Idul Adha di Masjid Darul Hijrah Kolhua, Semangat Berbagi dan Keikhlasan Terus Menggema
- account_circle Mario
- calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Suasana penuh kebersamaan dan semangat berbagi menyelimuti pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 H / 2026 M di Masjid Darul Hijrah Kolhua, Kota Kupang.
Momentum suci ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Sejak pagi hari, jamaah dan panitia tampak bergotong royong mempersiapkan proses penyembelihan hewan qurban hingga pendistribusian daging kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kehangatan dan rasa persaudaraan terlihat begitu kuat dalam pelaksanaan Idul Adha tahun ini.
Ketua Panitia Qurban, Muhammad Kasim, mengungkapkan bahwa total hewan qurban yang diterima panitia pada tahun ini mencapai 57 ekor, terdiri dari 33 ekor sapi dan 24 ekor kambing.
“Alhamdulillah, tahun ini total hewan qurban yang diterima sebanyak 57 ekor, terdiri dari 33 ekor sapi dan 24 ekor kambing. Jumlah sapi sama seperti tahun lalu, sedangkan jumlah kambing sedikit menurun,” ujar Muhammad Kasim, (27/5/2027).
Ia menjelaskan, hewan qurban tersebut berasal dari berbagai pihak yang turut berpartisipasi dalam semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha.
Sebanyak 18 ekor berasal dari jamaah haji, kemudian dari BPOM sebanyak 4 ekor, Pemerintah Kota Kupang 1 ekor, serta bantuan dari Yayasan Turki sebanyak 10 ekor.
Menurutnya, makna utama Idul Adha bukan terletak pada jumlah hewan qurban, tetapi pada ketulusan hati untuk berbagi dan rela berkorban demi sesama.
“Semangat berbagi dan semangat berkurban itulah yang paling penting. Poinnya adalah kita rela berkorban, rela membantu sesama, dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Darul Hijrah Madani, Priyo Santoso, mengatakan bahwa Idul Adha merupakan momentum untuk memperkuat nilai keikhlasan dan kebersamaan dalam kehidupan sosial maupun spiritual.
“Idul Adha mengajarkan kita untuk memiliki hati yang ikhlas dan semangat berbagi kepada sesama. Walaupun jumlah kambing sedikit menurun, tetapi semangat berkurban dan kepedulian umat tetap luar biasa. Inilah makna utama Idul Adha, yaitu bagaimana kita rela berkorban demi kebaikan bersama,” ungkap Priyo Santoso.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, jamaah, para donatur, dan semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan qurban di Masjid Darul Hijrah Kolhua sehingga kegiatan dapat berjalan lancar, tertib, dan penuh keberkahan.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar