Daya Naik, Layanan Naik: PLN dan RSPP Betun Bersinergi Hadirkan Layanan Kesehatan Modern di Malaka
- account_circle Mario
- calendar_month Senin, 24 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Malaka memasuki babak baru. PLN UP3 Kupang resmi mendukung permohonan peningkatan daya listrik Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun dari 197 kVA menjadi 555 kVA, sebuah langkah strategis yang menjadi fondasi bagi hadirnya peralatan medis modern di rumah sakit kebanggaan masyarakat perbatasan tersebut.
Mewakili Direktur RSPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie menjelaskan bahwa rencana ini sesungguhnya sudah ia siapkan sejak bertahun-tahun lalu.
“Untuk meningkatkan daya ini sebenarnya sudah dalam tahap perencanaan saya di lima tahun lalu. Tetapi karena saya baru kembali lagi di rumah sakit, saya baru menata kembali. Settingan saya dulu, waktu menjabat direktur tahun 2018 sampai 2021, seharusnya tahun 2025 rumah sakit ini sudah punya alat-alat canggih,” ujarnya (18/11/2025).
Peralatan medis modern seperti CT Scan, kateterisasi lab, X-ray, hingga hemodialisa membutuhkan pasokan listrik yang besar dan stabil, sesuatu yang belum dapat dipenuhi daya 197 kVA yang ada saat ini.
Bahkan, beberapa alat yang akan datang segera seperti mamografi bantuan Kementerian Kesehatan juga mensyaratkan daya yang lebih besar.
“CT Scan butuh 200 kVA, kateterisasi lab juga 200 kVA, dan mamografi sendiri 50 kVA. Sehingga dari semua itu kami harus naik jadi 555 kVA,” jelas dr. Oktelin.
Ia bersyukur karena pemerintah daerah sangat mendukung penuh peningkatan fasilitas rumah sakit.
“Puji Tuhan Pak Bupati Malaka, Pak Stefanus Bria Seran, sangat care dengan pelayanan kesehatan. Meski dana yang dibutuhkan cukup besar, beliau selalu bilang untuk pelayanan masyarakat tidak ada kata mahal,” tuturnya.
RSPP Betun bahkan mulai merancang langkah lebih jauh dengan konsep hospital tourism, sebuah gagasan yang menjadikan rumah sakit sebagai etalase Indonesia di perbatasan.
“Tahun depan rencananya saya akan membuat hospital tourism atau pariwisata rumah sakit. Kita akan membidik pasien dari luar negeri, dari Timor Leste, untuk datang berobat ke Indonesia. Ini kesempatan besar untuk kita bisa maju di dunia internasional,” tambahnya.
Ia menutup dengan apresiasi hangat: “Terima kasih untuk perhatian sejauh ini. PLN sudah sangat membantu kami. Semoga tetap jaya di masa-masa yang akan datang.”
Menanggapi rencana besar tersebut, Manager PLN UP3 Kupang, Nikolas Denis Adrian, menyatakan bahwa PLN siap mendukung RSPP Betun menuju transformasi layanan kesehatan yang lebih lengkap dan modern.
“Kesehatan adalah layanan vital. Ketika rumah sakit menyiapkan alat-alat medis berteknologi tinggi, tugas kami adalah memastikan listriknya andal, stabil, dan cukup,” katanya.
Nikolas menegaskan bahwa peningkatan daya bukan sekadar soal teknis, tetapi bagian dari tanggung jawab PLN untuk mendukung peningkatan layanan publik.
“Peningkatan daya ke 555 kVA ini kami pandang sebagai investasi bagi masyarakat Malaka. Ketika layanan kesehatan naik kelas, kualitas hidup masyarakat juga meningkat. PLN tentu ingin menjadi bagian dari kemajuan itu,” ujarnya.
Dengan kolaborasi yang semakin erat antara RSPP Betun dan PLN UP3 Kupang, Malaka kini melangkah menuju era baru layanan kesehatan: lebih modern, lebih lengkap, dan lebih siap menyambut pasien dari dalam maupun luar negeri. Energi kuat, pelayanan kuat.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar