Festival Musim Dingin 2025 di TTS: Wali Kota Kupang Dorong Kolaborasi Budaya dan Ekonomi Kreatif NTT
- account_circle Mario
- calendar_month Senin, 6 Okt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com– Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya, menghadiri pembukaan Festival Musim Dingin 2025 di Fatukolen, Desa Tunua, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Jumat (5/9).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT, Ketua DPRD Provinsi NTT, serta Bupati TTS bersama jajaran pemerintah daerah.
Dalam kesempatannya, Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan festival yang dinilai berhasil mengangkat kekayaan alam dan budaya TTS sebagai daya tarik wisata.
Ia menegaskan bahwa festival berbasis budaya seperti ini merupakan instrumen penting dalam menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat identitas daerah.
“Festival Musim Dingin tidak hanya menampilkan keindahan alam Mollo, tetapi juga menegaskan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat TTS. Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa pariwisata berbasis budaya dapat menjadi lokomotif pembangunan dan penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antar kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur dalam membangun sektor pariwisata yang terintegrasi.
Menurutnya, kolaborasi lintas wilayah akan memperkuat posisi NTT sebagai destinasi unggulan yang tidak hanya menawarkan panorama alam, tetapi juga kekayaan budaya yang beragam.
“Festival ini menjadi momentum memperkuat jejaring budaya antarwilayah. Jika semua daerah bergerak bersama, NTT akan memiliki posisi strategis di tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya.
Usai pembukaan, Wali Kota bersama Ketua TP PKK meninjau sejumlah stan UMKM dan ekonomi kreatif yang memamerkan hasil kerajinan tangan, tenun ikat, serta kuliner tradisional khas Timor.
Mereka memberikan apresiasi atas kreativitas pelaku usaha lokal yang dinilai mampu menjaga warisan budaya sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru bagi daerah.
Festival Musim Dingin 2025 yang berlangsung pada 4–6 September menghadirkan berbagai kegiatan budaya dan lingkungan, antara lain pentas seni tradisional, pameran UMKM, wisata camping, konser musik lokal, serta kampanye penghijauan melalui penanaman pohon.
Sebanyak 46 pelaku UMKM dan pegiat seni dari berbagai wilayah di TTS ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Melalui festival ini, Pemerintah Kabupaten TTS berupaya meneguhkan pariwisata berbasis budaya sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
Kehadiran Wali Kota Kupang dan para pejabat provinsi menandai semangat kebersamaan dalam memajukan sektor budaya dan ekonomi kreatif di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar