Dini Hari, Masjid Al Barokah di Cirebon Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month 32 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM – Kebakaran melanda Masjid Al Barokah yang berlokasi di Jalan Kyai Amsor, Blok Pamijen, Desa Cikeduk, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, pada Rabu dini hari (23/9/2026). Si jago merah diduga dipicu oleh arus pendek atau korsleting listrik.
Berdasarkan laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Cirebon, insiden ini pertama kali dilaporkan pada pukul 04.53 WIB. Sebelum petugas damkar tiba, warga sekitar dan pengurus masjid sempat mencoba memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun api terus membesar dan merambat.
Mendapati api tidak kunjung padam, Mandor Desa Cikeduk segera menghubungi Damkar Sektor Sumber untuk meminta bantuan pemadaman.
“Menanggapi laporan tersebut, Regu 1 Damkar Sektor Sumber langsung meluncur ke lokasi. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pengecekan dan menemukan titik api berasal dari ruang ATK dan kamar marbot, lalu merambat ke atas mengenai pengeras suara (toa) masjid,” ujar Danru Regu 1 Damkar Sektor Sumber dalam rilis resminya, Rabu (23/9/2026).
Berkat kerja cepat petugas yang tiba di lokasi pada pukul 04.58 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 05.25 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan (cooling down) hingga pukul 06.00 WIB untuk mencegah api kembali menyala.
Adapun material yang hangus terbakar meliputi sistem tata suara (amplifier dan speaker), peralatan alat tulis kantor (ATK) masjid, serta pengeras suara masjid. Api berhasil menghanguskan area seluas kurang lebih 50 meter persegi. Beruntung, berkat upaya pemadaman yang sigap, sekitar 490 meter persegi bangunan utama masjid berhasil diselamatkan.
“Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta. Penyebab kebakaran diduga kuat akibat arus pendek atau korsleting listrik di ruang ATK marbot,” tambahnya.
Meski menghanguskan sebagian fasilitas masjid, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini (nihil). Proses pemadaman dan pendinginan berjalan dengan koordinasi yang baik antara petugas damkar, pengurus masjid, serta warga sekitar.
Setelah kondisi dipastikan aman dan terkendali, petugas Damkar Sektor Sumber kemudian menyerahkan lokasi kepada pengurus masjid dan kembali ke pos untuk bersiaga.
Pihak Damkar Kabupaten Cirebon kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengurus tempat ibadah untuk senantiasa mengecek instalasi listrik secara berkala, serta memastikan ketersediaan dan kelayakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di lingkungan masing-masing guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar