Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Ketua DPRD Sophi Zulfiah Tekankan Penguatan Perlindungan Sosial bagi Pekerja Rentan

Ketua DPRD Sophi Zulfiah Tekankan Penguatan Perlindungan Sosial bagi Pekerja Rentan

  • account_circle Hadi Supangat
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

CIREBON,JARRAKPOS.COM — Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Dr. Sophi Zulfia, SH,M.H, proaktif turun ke bawah mendalami situasi dan kondisi masyarakat yang ada di Kabupaten Cirebon. Kali ini ia mendatangi salah seorang warga yang sedang berduka untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya seorang tukang becak yang meninggal dunia saat sedang menjalankan profesi kesehariannya sebagai tukang becak, Selasa (28/4/2026).

Peristiwa tersebut menjadi perhatian serius Ketua DPRD sebagai wakil Rakyat, sekaligus menjadi pengingat bahwa masih terdapat kelompok pekerja sektor informal yang belum sepenuhnya mendapatkan perlindungan oleh sistem jaminan sosial.

Dalam keterangannya, Sophi Zulfiah yang akrab disapa Sophi menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak hanya dimaknai sebagai musibah, tetapi juga sebagai refleksi atas pentingnya penguatan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat rentan.

Tukang Becak adalah termasuk pekerja sektor informal yang kerap menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan, jaminan keselamatan kerja, maupun perlindungan sosial lainnya.

“DPRD Kabupaten Cirebon memandang bahwa perlindungan terhadap pekerja rentan harus menjadi prioritas bersama. Negara harus hadir melalui kebijakan yang konkret, terukur, dan berkelanjutan, sehingga masyarakat yang berada pada lapisan paling rentan dapat merasakan kehadiran pemerintah secara nyata,” tegasnya.

Lebih lanjut Sophi mengatakan, DPRD akan terus mendorong optimalisasi program jaminan sosial, termasuk penguatan regulasi daerah yang mendukung perluasan cakupan perlindungan bagi pekerja sektor informal.

Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, serta pemangku kepentingan lainnya dinilai menjadi kunci dalam memastikan efektivitas pelaksanaan program.

Menurut Sophi, akurasi data menjadi aspek yang sangat krusial dalam penyelenggaraan setiap program perlindungan sosial. Oleh karenanya, DPRD mendorong adanya pembaruan dan pemutakhiran data masyarakat secara berkala, khususnya bagi kelompok rentan, agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi para pekerja di lapisan bawah.

“Kami berharap ada upaya pendataan yang lebih komprehensif yang dapat diwujudkan dari mulai tingkat desa. Dengan data yang akurat, intervensi kebijakan akan lebih efektif, dan tidak ada lagi masyarakat yang terlewat dari perhatian pemerintah, ” pungkasnya.

Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Cirebon melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Rita Herawati, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah penanganan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah terhadap peristiwa tersebut.

Langkah pertama yang dilakukan adalah asesmen sosial untuk menelusuri identitas, kondisi keluarga, serta situasi sosial ekonomi almarhum.

Hal tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh hak almarhum dan keluarganya dapat dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, Dinas Sosial akan menyalurkan bantuan darurat kepada keluarga yang ditinggalkan. Bantuan tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan dasar serta dukungan lainnya yang dibutuhkan dalam situasi yang darurat untuk meringankan beban keluarga.

Selain itu, Dinas Sosial juga menekankan pentingnya peran aktif pemerintah desa dalam melakukan pendataan masyarakat secara lebih akurat dan berkelanjutan.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat basis data kesejahteraan sosial serta menjadi landasan dalam perumusan kebijakan dan program yang lebih responsif.

Melalui kolaborasi yang erat antara DPRD, pemerintah daerah, dan pemerintah desa, diharapkan sistem perlindungan sosial di Kabupaten Cirebon dapat semakin kuat, adaptif, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi rentan secara ekonomi dan perlindungan sosial.

 

  • Penulis: Hadi Supangat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Popsivo Polwan Buka Asa Lolos Final Four

    Popsivo Polwan Buka Asa Lolos Final Four

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 266
    • 0Komentar

    BOJONEGORO – Jakarta Popsivo Polwan membuka asa lolos ke babak final four usai menumbangkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor 3-2 (19-25, 25-15, 25-18, 16-25, 16-14) di GOR Utama, Bojonegoro, dalam lanjutan putaran kedua Proliga 2026, Jumat (13/2/2026) malam. Pertarungan sengit sempat tersaji antara kedua tim itu pada laga penutup hari kedua seri ketiga selama […]

  • Publik Pertanyakan Izin Penjualan Miras dan Jam Operasional Foodcourt 168 Seraya Batam

    Publik Pertanyakan Izin Penjualan Miras dan Jam Operasional Foodcourt 168 Seraya Batam

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 121
    • 0Komentar

    BATAM, Jarrakpos.com –  Publik mempertanyakan kelengkapan izin terkait penjualan minuman beralkohol beragam merk dan ketentuan jam buka-tutup operasional, serta kegiatan pemutaran musik band di Foodcourt 168,Seraya ,Kecamatan Batu Ampar,Kota Batam,Provinsi Kepulauan Riau.mengingat letak food court 168 berdekatan dengan pemukiman warga. Aturan Penjualan Miras dan Izin Wajib Dilengkapi. Penjualan minuman beralkohol di Kota Batam diatur secara […]

  • Hebohkan Warga, Pesawat Hercules Terbang Rendah di Langit Cirebon

    Hebohkan Warga, Pesawat Hercules Terbang Rendah di Langit Cirebon

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 105
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Suara gemuruh pesawat Hercules milik TNI AU yang terbang rendah di langit Cirebon belakangan ini hebohkan warga. Aktivitas penerbangan yang berlangsung sejak pertengahan September 2026 ini terutama terdengar di wilayah Suranenggala hingga Sindanglaut. Warga melaporkan pesawat dengan kode panggilan *Raja 1* dan *Raja 2* tersebut kerap terbang berputar-putar pada ketinggian sekitar 541 […]

  • PLN UPK Timor Tebar Kepedulian, Santuni Anak Panti Asuhan Al Hikmah di Momen Pembentukan UIK Dwipantara

    PLN UPK Timor Tebar Kepedulian, Santuni Anak Panti Asuhan Al Hikmah di Momen Pembentukan UIK Dwipantara

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 185
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai momentum pembentukan baru Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, PLN Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Timor menyalurkan bantuan dan santunan kepada anak-anak di Panti Asuhan Al Hikmah, Nun Baun Sabu pada Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Manager UPK Timor, Ismanta, […]

  • Bank Bengkulu Kian Bersinar, Sabet Dua Kategori Bergengsi di BI Award 2025

    Bank Bengkulu Kian Bersinar, Sabet Dua Kategori Bergengsi di BI Award 2025

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 338
    • 0Komentar

    BENGKULU, Jarrakpos.com – Rekam jejak Bank Bengkulu dalam meningkatkan kinerja dan layanan kembali mendapatkan apresiasi tingkat nasional. Pada gelaran BI Award 2025, bank kebanggaan masyarakat Provinsi Bengkulu itu sukses meraih dua penghargaan penting yang mempertegas perannya dalam menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia. Penghargaan pertama diberikan kepada Bank Bengkulu sebagai Bank Peserta Terbaik di Sistem BI-RTGS, […]

  • Pemprov NTT Dorong Upaya Percepat Pengakuan Hutan Adat Boti oleh Kementerian

    Pemprov NTT Dorong Upaya Percepat Pengakuan Hutan Adat Boti oleh Kementerian

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 282
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendorong percepatan pengakuan Hutan Adat Boti di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) agar segera mendapat legitimasi dari pemerintah pusat. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan perlindungan hutan sekaligus penguatan hak masyarakat adat. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT, Sulastri H. I. Rasyid, menjelaskan bahwa […]

expand_less