Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Menumbuhkan Budaya Aman dan Nyaman di Sekolah, Dindik Pacitan Perkuat Pendampingan Satuan Pendidikan

Menumbuhkan Budaya Aman dan Nyaman di Sekolah, Dindik Pacitan Perkuat Pendampingan Satuan Pendidikan

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,JarrakPos.com- Sekolah bukan sekadar ruang untuk mengejar capaian akademik. Di balik deretan bangku, papan tulis, dan aktivitas belajar mengajar, ada kebutuhan yang tak kalah penting: memastikan setiap anak merasa aman, nyaman, dihargai, dan memiliki ruang untuk tumbuh.

Semangat itulah yang terus didorong Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan melalui pendampingan budaya aman dan nyaman di lingkungan satuan pendidikan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pacitan, Ririh Enggar Murwati, mengatakan bahwa terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman membutuhkan keterlibatan seluruh unsur di dalamnya. Tidak hanya guru dan tenaga kependidikan, tetapi juga peserta didik, orang tua, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan.

Menurut Ririh, budaya aman dan nyaman perlu dibangun sebagai sebuah kebiasaan bersama. Sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses pembelajaran, tetapi juga ruang yang mampu memberikan rasa terlindungi bagi anak.

“Budaya aman dan nyaman di sekolah tidak bisa dibangun hanya oleh satu pihak. Ini membutuhkan komitmen dan kepedulian bersama, sehingga sekolah benar-benar menjadi tempat yang ramah bagi anak untuk belajar, berkembang, dan berinteraksi,” ujar Ririh Enggar Murwati, Rabu (23/9).

Pendampingan yang dilakukan menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran satuan pendidikan mengenai pentingnya menciptakan iklim sekolah yang positif. Setiap persoalan yang muncul di lingkungan pendidikan diharapkan dapat dikenali lebih awal dan ditangani melalui pendekatan yang tepat.

Sebab, lingkungan belajar yang nyaman tidak selalu diukur dari kelengkapan fasilitas. Ada hal-hal yang lebih mendasar, seperti komunikasi yang sehat, penghargaan terhadap perbedaan, keteladanan orang dewasa, hingga kemampuan sekolah mendengarkan suara anak.

Ririh menekankan, pendampingan bukan semata-mata untuk mencari kekurangan di sekolah. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan agar satuan pendidikan dapat terus berbenah sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Dalam konteks tersebut, guru memiliki posisi penting. Guru bukan hanya penyampai pengetahuan, melainkan juga sosok yang setiap hari bersentuhan langsung dengan kehidupan anak di sekolah. Cara guru berkomunikasi, memberikan respons, menyelesaikan persoalan, dan membangun relasi dengan peserta didik turut menentukan suasana belajar.

Begitu pula dengan peran kepala sekolah. Kepemimpinan yang mampu membangun komunikasi terbuka dan budaya saling menghargai akan menjadi fondasi bagi terciptanya lingkungan sekolah yang positif.

“Yang paling penting adalah bagaimana seluruh warga sekolah memiliki kesadaran yang sama. Ketika semua merasa memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, maka budaya itu akan tumbuh dan menjadi bagian dari keseharian,” kata pejabat penyandang gelar doktoral ini.

Upaya membangun budaya tersebut pada akhirnya bermuara pada satu tujuan: memberikan ruang tumbuh yang sehat bagi anak-anak Pacitan.

Sekolah yang aman dan nyaman bukan hanya tentang tidak adanya persoalan. Ia juga tentang hadirnya rasa percaya, hubungan yang saling menghormati, serta kesempatan bagi setiap anak untuk belajar tanpa rasa takut.

Di sanalah pendidikan menemukan maknanya yang lebih luas. Bukan hanya mencetak anak yang mampu menjawab soal, tetapi juga membentuk generasi yang tumbuh dengan rasa percaya diri, menghargai sesama, dan memiliki pengalaman belajar yang positif.

Dengan pendampingan yang berkelanjutan, Dinas Pendidikan Pacitan berharap budaya aman dan nyaman tidak berhenti sebagai sebuah program, melainkan tumbuh menjadi karakter dalam kehidupan sekolah sehari-hari.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Banjir di Kawasan Palutungan, MPK Sampaikan 5 Tuntutan kepada Pemkab Kuningan

    Terkait Banjir di Kawasan Palutungan, MPK Sampaikan 5 Tuntutan kepada Pemkab Kuningan

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 137
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, U. Kusmana menerima audiensi dari Kelompok Masyarakat Peduli Kuningan (MPK) yang dipimpin langsung oleh Yusuf Dandi Asih, bertempat di Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan (KIC). Audiensi tersebut turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, di antaranya Kepala Dinas PUTR Ir. Putu Bagiasna, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir. […]

  • Bupati Dian Geram, Minta Pihak Biro Travel Segera Berangkatkan Jemaah Umroh yang Tertunda

    Bupati Dian Geram, Minta Pihak Biro Travel Segera Berangkatkan Jemaah Umroh yang Tertunda

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. menyikapi tertundanya keberangkatan 95 jemaah umrah asal Kabupaten Kuningan. Melalui sambungan video call, Bupati berdialog langsung dengan perwakilan keluarga jemaah, pihak biro travel, serta Kepala Kantor Haji dan Umrah untuk memperoleh informasi sekaligus memastikan hak-hak para jemaah dipenuhi oleh pihak penyelenggara perjalanan umrah, Minggu (2/8/2026). […]

  • Belanda vs Maroko, Bento: Siapa pun Lawannya Tetap Oranje

    Belanda vs Maroko, Bento: Siapa pun Lawannya Tetap Oranje

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Medan – Belanda berpeluang melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 saat menghadapi Maroko pada fase 32 besar di Monterrey Stadium, Selasa (30/6/2026) pukul 08.00 WIB. Duel dua tim dengan performa sama-sama impresif di fase grup ini diprediksi berlangsung sengit, tetapi Oranje sedikit lebih diunggulkan berkat produktivitas lini depan dan keunggulan dalam situasi bola […]

  • Eksepsi Tumbang, Korupsi Rp128,5 Miliar PT BDS Lanjut ke Tahap Pembuktian di PN Bandung

    Eksepsi Tumbang, Korupsi Rp128,5 Miliar PT BDS Lanjut ke Tahap Pembuktian di PN Bandung

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 154
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM – Upaya dua terdakwa dugaan korupsi proyek pengadaan daging senilai Rp128,5 miliar di PT Bandung Daya Sentosa (BDS) untuk menghentikan proses hukum melalui eksepsi akhirnya kandas. Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung secara tegas menolak seluruh keberatan yang diajukan, sekaligus memastikan perkara tersebut berlanjut ke tahap pembuktian dengan menghadirkan puluhan saksi. Putusan […]

  • Imigrasi Gandeng ITB Bangun “Pagar Digital” Jaga Perbatasan Indonesia

    Imigrasi Gandeng ITB Bangun “Pagar Digital” Jaga Perbatasan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Tude
    • visibility 117
    • 0Komentar

    JAKARTA, jarrakpos.com – Batas negara tidak lagi hanya dijaga dengan pos penjagaan dan patroli darat. Di tengah luasnya wilayah perbatasan Indonesia, teknologi mulai mengambil peran sebagai mata yang mampu mengawasi tanpa henti. Gagasan itulah yang kini diwujudkan Direktorat Jenderal Imigrasi melalui kolaborasi dengan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (FTMD ITB). Program bertajuk […]

  • Peringati Hakordia, BP Jamsostek Bengkulu Perkuat Komitmen Antikorupsi Bersama Para Mitra

    Peringati Hakordia, BP Jamsostek Bengkulu Perkuat Komitmen Antikorupsi Bersama Para Mitra

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Bengkulu , jarrakpos.com – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia), BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Bengkulu menggelar pertemuan bersama para mitra untuk menegaskan kembali pentingnya integritas dalam setiap proses kerja sama. Melalui agenda ini, BP Jamsostek berharap seluruh mitra dapat berperan aktif dalam mencegah praktik gratifikasi maupun tindakan korupsi lainnya. Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan […]

expand_less