Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Polemik Dugaan Korupsi Di Desa Wanasaba Kidul Berbuntut Panjang, Warga Kecewa Gagal Audensi Dengan BPD.

Polemik Dugaan Korupsi Di Desa Wanasaba Kidul Berbuntut Panjang, Warga Kecewa Gagal Audensi Dengan BPD.

  • account_circle Hadi Supangat
  • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Cirebon, Jarrakpos.com – Penyegelan Rumah milik Kuwu (Kepala Desa-Kades) Desa Wanasaba Kidul oleh warga terkait dugaan kasus proyek bersamaan dengan BLT yang belum di bayar  memunculkan ketidak percayaan warga kepada Pemerintah Desa Wabasaba Kidul.

Atas ketidak percayaan tersebut Warga masyarakat Desa Wanasaba Kidul sempat melakukan demo pada  sabtu 1 Pebruari 2025 dan menuntut Kades Desa Wanasaba Kidul Umayah untuk mundur dari jabatanya.

Demo warga terjadi karena Pemerintah Desa dianggap tidak transparan dalam mengelola keuangan desa yang bersumber dari PAD, dana bantuan Pemkab Cirebon, Banprov Jabar, dan bantuan Pusat (DD), serta Aset Desa.

Ketidak transparanan tersebut menimbulkan kemarahan warga setelah warga mendengar adanya penjualan mobil inventaris milik Desa tanpa menempuh SOP.

Ditambah adanya pekerjaan yang menggunakan anggaran Dana Desa tahun 2024 yang batas waktu pekerjaannya sudah ditetapkan 2024, namun pekerjaannya baru terealisasi di tahun 2025.

Dan dugaan penyalah gunaan anggara kepemudaan yang jumlahnya sangat fantastis, namun tidak ada kegiatan kepemudaan yang di laksanakan melalui karang taruna, sedangkan penyerapan anggaran kepemudaan terserap dalam jumlah besar.

Selain itu ada permasalahan yang ingin di tanyakan oleh warga terkait adanya seorang Ketua BPD yang diduga berlatar belakan ASN yang tidak menempuh prosedur UU ASN, sehingga dianggap Double job yang melanggar aturan.

Dengan berbagai polemik yang ada, maka warga ingin mengetahui lebih dalam persoalan tersebut dengan mengirimkan surat audensi kepada BPD yang di kirim oleh warga pada tanggal 6 Februari 2025.

Permintaan audensi bertujuan untuk mengetahui tentang proses tahapan pelaksanaan pembangunan dan penyerapan anggaran dana desa di desanya, apakah ada musrenbangdes atau tidak dan mekanismenya ditempuh atau tidak.

Namun saat ditemui oleh warga BPD palah terkesan menghindar tanpa memberikan penjelasan dan tidak menemui warga yang ingin mempertanyakan tentang banyaknya polemik yang terjadi.

Warga menduga BPD tidak menjalankan fungsinya yang di atur dalam Permendagri No 110 tahun 2016, sehingga berakibat adanya dugaan Kerugian keuangan Negara di tingkat desa.

Hal tersebut diaungkapkan oleh Rasna salah satu warga Wanasaba Kidul bersama perwakilan warga lainnya kepada awak Media , pada Sabtu 8/2/25.

” Hari Kamis,tanggal 6 Pebruari 2025 kami melayangkan surat kepada BPD untuk mengajak audensi di Desa, dan surat tersebut kami buat atas permintaan Ketua BPD.

” Karena sebelumnya ketua BPD sendiri yang meminta kami untuk bersurat kepada BPD terlebih dahulu, Kata Rasna.

” Akan tetapi, hari ini kami sangat kecewa, karena di Desa tak ada satupun BPD yang dapat di temui, dan malah kami terkesan dihadapkan dengan Babinsa di balai desa. Kami tidak ada permasalahan dengan Aparat di luar Pemerintahan Desa, ” tuturnya.

Menanggapi hal yang sedang terjadi di Desa Wanasaba Kidul, organisasi Media Paguyuban Wartawan Cirebon Raya (PWCR), melalui Juru Bicaranya Masto Angrianto mengatakan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam tugasnya diatur oleh Permendagri No.110/2016 yang fungsinya membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Desa, dan melakukan pengawasan terhadap kinerja Kepala Desa.

” Dengan adanya polemik tersebut, di duga Ketua BPD tidak mampu menjalankan fungsinya, bisa saja warga membuat Mosi tidak percaya untuk pemberhentian Ketua BPD yang dilayangkan ke Bupati .” Ujarnya.

” Saya juga berpendapat sebaiknya aparat di luar Pemerintahan Desa khususnya Babinsa, tidak melakukan hal yang memunculkan warga berpikir liar dan mengarah kepada warga merasa diinterogasi.

Menurut Masto, Babinsa harusnya hanya bersifat pengamanan dan memfasilitasi warga agar warga bisa bertemu dengan BPD, bukan palah mengintrogasi warga ” pungkasnya.

  • Penulis: Hadi Supangat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • JPE Kalahkan Electric PLN di GOR Ken Arok

    JPE Kalahkan Electric PLN di GOR Ken Arok

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 249
    • 0Komentar

    ​MALANG – Tuan rumah dan sekaligus juara bertahan, tim putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menunjukkan kelasnya pada putaran kedua Proliga 2026 setelah mengalahkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor telak 3-0 (25-13, 25-21, 25-17), GOR Ken Arok, Malang, Kamis (5/2/2026) malam. Kemenangan ini mempertegas dominasi JPE di papan atas klasemen, sekaligus menjadi pembuktian solidnya koordinasi […]

  • Dari Posyandu hingga PAUD, Program BPBL PLN Sentuh Fasilitas Umum di Cisantana, Rohkmat Ardiyan Tekankan Pemerataan Energi

    Dari Posyandu hingga PAUD, Program BPBL PLN Sentuh Fasilitas Umum di Cisantana, Rohkmat Ardiyan Tekankan Pemerataan Energi

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 266
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra H. Rokhmat Ardiyan, M.M., bersama PLN melaksanakan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus dukungan terhadap pemerataan akses energi dalam momentum bulan suci Ramadan, di Dusun Palutungan RT 04 RW 10 Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Selasa (24/2/2026). Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan […]

  • Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2026, Pj Bupati Cirebon: Fokus pada Isu Strategis

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos com — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam perencanaan pembangunan daerah. Hal ini disampaikan dalam forum konsultasi publik untuk rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Cirebon tahun 2026 yang digelar di Hotel Aston Cirebon, Kamis (16/1/2025). Turut hadir berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, […]

  • Pansus DPRD Kota Batam Bahas Insentif dan Raperda Perubahan Perda Pengelolaan Sampah

    Pansus DPRD Kota Batam Bahas Insentif dan Raperda Perubahan Perda Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Batam, Jarrakpos.com | Rapat pembahasan semakin mendalam panitia khusus (Pansus) DPRD Kota Batam membahas rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang perubahan peraturan daerah nomor 11 tahun 2013 tentang pengelolaan sampah kembali rapat intensif bersama tim pemerintah Kota Batam, Rabu (8/7/2026). Rapat dipimpin oleh Ketua pansus Muhammad Rudi didampingi oleh Wakil Ketua pansus Biyanto serta dihadiri sejumlah […]

  • Cirebon Katon Festival 2025 Tampilkan Ragam Ekspresi Budaya dan Dukung Pariwisata Daerah

    Cirebon Katon Festival 2025 Tampilkan Ragam Ekspresi Budaya dan Dukung Pariwisata Daerah

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 289
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM I Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Cirebon Katon Festival 2025 di Area Kantor Uji Kelayakan Kendaraan Bermotor (KIR) Desa Weru Lor, Kecamatan Weru, Sabtu (6/12/2025). Festival ini menampilkan berbagai ekspresi budaya tradisional sekaligus menjadi upaya memperkuat identitas dan pariwisata daerah. Plt Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon, Amin Mughni dalam […]

  • Kebakaran Los Angeles: Bencana Tak Kunjung Berakhir

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 844
    • 0Komentar

    LOS ANGELES,JARRAKPOS.COM – Kebakaran Los Angeles (LA) telah menewaskan 24 orang hingga hari Minggu waktu Amerika Serikat (AS). Pejabat pemadam kebakaran setempat mengatakan akhir dari bencana kebakaran ini belum dekat. Senin,(13/1/2025). Data korban tewas terbaru ini dikeluarkan pemeriksa medis LA, dengan para pejabat mengatakan sebelumnya bahwa setidaknya 16 orang lainnya masih hilang. Enam belas korban […]

expand_less