Bupati Bandung Barat Rotasi Pejabat dan Kepsek Percepat Pengisian Jabatan Kosong
- account_circle Derry Rachman
- calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

JARRAKPOS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat kembali melakukan penyegaran organisasi melalui pelantikan puluhan pejabat di lingkungan pemerintahan daerah, Senin (27/4/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kinerja aparatur dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, dan mencakup Pejabat Tinggi Pratama (PTP), pejabat administrator, pejabat fungsional, hingga kepala sekolah.
Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menjelaskan bahwa pelantikan kali ini terdiri dari dua pejabat administrator, 17 pejabat fungsional, 26 CPNS yang resmi diangkat menjadi PNS, serta 23 kepala sekolah.
Menurutnya, rotasi dan pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Bandung Barat dalam memperkuat kualitas birokrasi serta menjaga pelayanan publik tetap berjalan optimal.
“Dengan pelantikan ini, kami berharap seluruh pejabat dapat menjalankan tugas sesuai tupoksi masing-masing. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu, koordinasi dan adaptasi harus segera dilakukan,” ujar Asep Ismail didampingi Kepala BKPSDM Rega Wiguna dan Ketua Komisi I DPRD KBB Sandi Supyandi.
Di sisi lain, Pemkab Bandung Barat masih menghadapi kekosongan lima jabatan kepala dinas setingkat eselon II. Posisi yang belum terisi meliputi Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Bapenda, Dinas Pendidikan, serta DPMPTSP.
Namun, jabatan Kepala DPMPTSP kini telah diisi oleh Hendra Trismayadi yang sebelumnya menjabat di Disdukcapil. Pergeseran tersebut membuat posisi Kepala Inspektorat menjadi kosong.
“Untuk DPMPTSP sudah terisi, tetapi jumlah dinas yang kosong tetap lima karena Kepala Inspektorat digeser menjadi Kepala Disdukcapil,” jelasnya.
Untuk mengatasi kekosongan jabatan strategis tersebut, Pemkab Bandung Barat akan segera menggelar seleksi terbuka atau open bidding melalui BKPSDM sesuai arahan bupati dan prosedur yang berlaku.
Asep menargetkan seluruh posisi kosong dapat terisi dalam waktu maksimal tiga bulan.
“Kami dorong BKPSDM agar segera memproses open bidding sesuai SOP. Mudah-mudahan dalam waktu tiga bulan ke depan sudah ada hasil,” katanya.
Selain jabatan eselon II, sejumlah posisi eselon III dan IV juga masih kosong, termasuk beberapa kepala seksi. Pemkab Bandung Barat memastikan proses pengisian akan dilakukan secara selektif agar pejabat yang terpilih memiliki kompetensi dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Saat ini tahapan open bidding masih berada pada proses administrasi dan koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
Pemkab Bandung Barat berharap seluruh struktur organisasi segera terisi lengkap sehingga pelayanan publik di berbagai sektor dapat berjalan lebih efektif dan optimal.(Diskominfotik KBB). ***
- Penulis: Derry Rachman




Saat ini belum ada komentar