Respon Keluhan Warga, Bupati Bandung Barat Langsung Tergetkan Perbaikan Akses Penghubung Cihampelas-Cililin
- account_circle Derry Rachman
- calendar_month 51 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

JARRAKPOS.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mulai mempercepat pembenahan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Jalan Mukapayung–Kidangpananjung–Tanjungwangi, yang menghubungkan Kecamatan Cihampelas dan Kecamatan Cililin.
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail turun langsung meninjau kondisi ruas jalan tersebut pada Rabu (16/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi aktual di lapangan sekaligus memastikan titik-titik jalan yang mengalami kerusakan berat mendapat penanganan.
Ruas Jalan Mukapayung–Kidangpananjung–Tanjungwangi memiliki panjang sekitar 9,7 kilometer. Jalan tersebut menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas sosial dan kegiatan ekonomi.
Berdasarkan data kondisi jalan pada akhir 2025, dari total panjang 9,7 kilometer, hanya sekitar 1,6 kilometer yang tercatat dalam kondisi baik.
Sementara itu, sekitar 8,1 kilometer atau 83,5 persen ruas jalan tersebut mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda-beda. Kondisi itu membuat ruas tersebut masuk dalam daftar infrastruktur yang mendapatkan penanganan pada 2026.
Namun, perbaikan tahun ini belum mencakup seluruh panjang jalan. Pemkab Bandung Barat mengalokasikan penanganan sepanjang 3,7 kilometer dengan memprioritaskan bagian yang mengalami kerusakan paling parah.
Jeje mengatakan, penanganan ruas tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mempercepat pembenahan infrastruktur sekaligus memberikan akses jalan yang lebih layak bagi masyarakat.
“Jalan ini setiap hari digunakan masyarakat untuk beraktivitas. Kita sudah menerima laporan kondisinya, dan hari ini saya datang langsung untuk melihat bagaimana kondisinya,” kata Jeje saat meninjau lokasi.
Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah harus menerapkan skala prioritas dalam melakukan perbaikan. Titik-titik dengan tingkat kerusakan paling berat menjadi bagian yang didahulukan agar hasil pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat.
“Kita prioritaskan bagian yang kondisinya paling parah. Dari total 9,7 kilometer, tahun ini kita tangani 3,7 kilometer. Mudah-mudahan secara bertahap bagian lainnya juga bisa kita lanjutkan,” ujarnya.
Jeje juga menyoroti kondisi ruas jalan tersebut saat musim penghujan. Ia mengaku telah menerima rekaman video dari masyarakat yang memperlihatkan kondisi jalan ketika diguyur hujan.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian tersendiri karena ruas jalan digunakan masyarakat setiap hari sehingga kualitas dan daya tahan jalan perlu menjadi pertimbangan dalam proses penanganannya.
“Sekarang kita melihat kondisinya saat musim kemarau. Saya juga sudah melihat video dari warga ketika musim penghujan. Tentu ini harus menjadi perhatian kita, karena masyarakat menggunakan jalan ini setiap hari,” ucapnya.
Secara keseluruhan, Pemkab Bandung Barat pada 2026 melakukan penanganan terhadap 34 ruas jalan. Selain Jalan Mukapayung–Kidangpananjung–Tanjungwangi, terdapat dua ruas baru yang masuk dalam program penanganan, yakni Jalan Kertamukti–Sarimukti dan Jalan Cipeundeuy–Ciroyom.
Pemkab Bandung Barat juga melanjutkan pekerjaan pada tujuh ruas jalan yang sebelumnya telah mulai ditangani.
Jeje menegaskan, pembenahan infrastruktur jalan tidak dapat dilakukan sekaligus karena masih banyak ruas lain yang membutuhkan perbaikan. Oleh sebab itu, penanganan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan, kebutuhan masyarakat, serta kemampuan anggaran daerah.
“Memang masih banyak ruas jalan yang membutuhkan perhatian. Karena itu, kita terus melakukan percepatan. Kita kerjakan secara bertahap, kita prioritaskan yang paling dibutuhkan masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap peningkatan kualitas jalan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di wilayah yang terhubung dengan ruas tersebut.
“Dengan segala daya dan upaya, kami akan terus mempercepat perbaikan infrastruktur secara merata di Bandung Barat,” pungkasnya.***
- Penulis: Derry Rachman




Saat ini belum ada komentar