Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Membayangkan NTT 2045: Emas atau Was-was?

Membayangkan NTT 2045: Emas atau Was-was?

  • account_circle Mario
  • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com– Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri dan memberikan kuliah umum bertema “Membayangkan NTT 2045: Emas atau Was-was?” di Aula St. Hendrikus, Gedung Rektorat Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Kamis (1/5/2025).

Kuliah umum ini menjadi ruang refleksi bersama antara pemerintah daerah perguruan tinggi terkait arah dan masa depan pembangunan NTT menuju Indonesia Emas 2045.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Provinsi NTT, Leonardus Lelo, Kepala Dinas Sosial NTT Kanisius Mau, serta seluruh civitas akademika Unwira Kupang.

Rektor Unwira, Pater Philipus Tule, SVD, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur NTT dalam kegiatan kuliah umum tersebut.

“Bapak Gubernur selalu hadir dalam berbagai momen penting di kampus ini, bahkan sebelum menjabat. Beliau juga pernah terlibat langsung dalam pembangunan fisik kampus, mendukung dari berbagai aspek, baik secara finansial, moral, dan politik,” ungkap Rektor Unwira.

Ia menambahkan, dukungan nyata dari pemerintah provinsi terhadap pendidikan tinggi telah terwujud dalam berbagai bentuk. Salah satunya adalah pembangunan rumah susun mahasiswa (rusunawa) senilai Rp12 miliar yang dibiayai oleh pemerintah pusat dengan difasilitasi oleh Pemprov NTT.

“Atas nama civitas akademika Unwira, saya menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan konkret dari Bapak Gubernur dan seluruh jajaran pemerintah daerah,” ujarnya.

Pater Philip juga menegaskan komitmen Unwira untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di bumi Nusa Flobamorata.

“Kami mendukung program pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting melalui Kuliah Tematik Semester (KKNT) dan pengabdian masyarakat yang diarahkan secara khusus, misalnya di Kabupaten Manggarai Timur,” jelasnya.

Rektor menutup sambutannya dengan menyatakan kesiapan Unwira menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun generasi muda NTT menuju Indonesia Emas 2045. “Kita tidak ingin NTT 2045 hanya menjadi wacana emas yang penuh was-was. Kita ingin menjadikannya kenyataan bersama,” tegasnya.

Dalam kuliah umumnya, Gubernur NTT mengajak seluruh civitas akademika untuk berpikir kritis dan visioner serta pentingnya memahami dinamika global, termasuk tren urbanisasi, ketimpangan wilayah, perkembangan teknologi, hingga ketidakpastian geopolitik.

“Dunia sekarang sedang menghadapi ketidakpastian yang luar biasa. Dari perang ekonomi global, ketimpangan pembangunan antar wilayah, sampai tantangan perubahan iklim dan energi,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa pada 2045, sekitar 5% populasi dunia akan hidup di kawasan urban, sedangkan desa-desa mengalami pengurangan penduduk. Hal ini berdampak pada struktur ekonomi dan sosial, termasuk juga di NTT.

Gubernur juga menyoroti ketimpangan pembangunan sumber daya manusia dan ekonomi di NTT. Meski angka stunting masih tinggi (37,9%), namun ia mencatat ada peningkatan konsumsi dan investasi pemerintah.

Data Bank NTT menunjukkan defisit neraca perdagangan daerah sebesar Rp 51 triliun, dengan nilai impor Rp59 triliun dan ekspor hanya sekitar Rp 7 triliun. Potensi pariwisata juga menjadi perhatian, di mana dari 637 destinasi, hanya 18 yang memiliki sarana prasarana pendukung memadai.

“Labuan Bajo memang sudah mendunia, tapi destinasi lain seperti di Sumba Barat, Alor, dan Lembata belum optimal. Wisata mengejar paus biru di Lembata merupakan peluang langka yang perlu dikembangkan lagi.” katanya.

Sektor pertanian, peternakan, dan perikanan juga disebutnya masih belum produktif, dan pemanfaatan lahan tidur masih sangat terbatas. “Kita butuh untuk membuka lahan, membangun bendungan, dan mendorong investasi produktif,” ungkapnya.

Terkait energi, Gubernur menyoroti minimnya pemanfaatan potensi energi baru  terbarukan NTT, dimana wilayah seperti Pulau Sumba masih mengalami keterbatasan jaringan listrik dan masih ketergantungan pada energi fosil.

Ia pun mendorong sinergi antara kampus dan pemerintah dalam merancang pembangunan. “Penyesuaian program studi dengan potensi lokal seperti kelautan, pariwisata, dan energi baru terbarukan sangat penting untuk menyiapkan generasi emas NTT 2045,” tegasnya.

Kuliah umum ditutup dengan pertanyaan reflektif dari Gubernur Melki Laka Lena: “Apakah NTT menuju tahun emas 2045 dengan penuh harapan, atau justru dibayangi kekhawatiran?”. Semua tergantung pada bagaimana saat ini kita memetakan potensi, mengatasi tantangan, dan membangun kolaborasi lintas sektor.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Cirebon Larang Nobar dan Konvoi Suporter Jelang Pertandingan Persija vs Persib

    Polresta Cirebon Larang Nobar dan Konvoi Suporter Jelang Pertandingan Persija vs Persib

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 174
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Jelang laga klasik antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung, jajaran Polresta Cirebon mengambil langkah tegas dengan melarang segala bentuk kegiatan nonton bareng (nobar) hingga konvoi suporter di wilayah Kabupaten Cirebon. Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Kapolresta Cirebon, Imara Utama, sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Ia menegaskan, […]

  • Kunjungi Sejumlah Dapur SPPG, Walikota Magelang Pastikan Standar Higienitas dan Kualitas Produksi

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 632
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Pemerintah Kota Magelang memastikan seluruh dapur Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) di wilayah ini memenuhi standar operasional yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Hal ini ditandai dengan tinjauan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono ke enam lokasi SPPG pada Selasa (14/9/2025). Lokasi yang ditinjau yaitu SPPG di Jalan Gatot Soebroto, Jalan Pahlawan, […]

  • Aksi Nyata Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi Dukung Program Asta Cita Presiden Prabowo

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 1.236
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Acara tersebut dilakukan dengan membagikan makan siang kepada masyarakat sekitar. Untuk diketahui, sasaran pembagian MBG oleh Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi yaitu Masjid Al Hijrah dan lingkungan kantor. Tujuan kegiatan ini ialah dalam rangka mendukung program Asta Cita […]

  • Aliansi Masyarakat,Aktivis Dan Mahasiswa Gelar Aksi Damai,Desak DLH Pencemaran PKS PT KSM

    Aliansi Masyarakat,Aktivis Dan Mahasiswa Gelar Aksi Damai,Desak DLH Pencemaran PKS PT KSM

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 66
    • 0Komentar

      PASIR PENGARAIAN, ROKAN HULU ,Jarrakpos.com – Aliansi Masyarakat, Aktivis dan Mahasiswa Kabupaten Rokan Hulu menggelar aksi penyampaian pendapat di muka umum secara damai pada Rabu, 12 Agustus 2026. Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terkait persoalan lingkungan hidup serta mendesak Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas Pabrik Kelapa Sawit (PKS). […]

  • Warga Desa Sriwulan Bahagia Mendapat THR

    Warga Desa Sriwulan Bahagia Mendapat THR

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 209
    • 0Komentar

    ‎KENDAL JARRAKPOS.COM – Kabar bahagia menyelimuti warga Desa Sriwulan menjelang Idulfitri 2026. Pemerintah desa setempat membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp1.000.000 kepada setiap kepala keluarga (KK) sebagai bentuk kesejahteraan warga. ‎ ‎Sebanyak 225 KK di desa ini menerima langsung bantuan tunai tersebut. Selain itu, ada juga beberapa warga yang telah berdomisili di desa lebih […]

  • Terduga Pelaku Begal Bokong di Mertoyudan Magelang Berhasil Ditangkap

    Terduga Pelaku Begal Bokong di Mertoyudan Magelang Berhasil Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM –  Jajaran Satreskrim Polresta Magelang bersama Unit Reskrim Polsek Mertoyudan berhasil mengamankan terduga pelaku pelecehan seksual fisik atau yang sempat disebut warga sebagai “begal bokong” di wilayah Santan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Pelaku berinisial ETL (28), warga Kecamatan Mertoyudan, diamankan petugas pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di kawasan Jalan Soka masuk Dusun […]

expand_less