TPP ASN Pacitan 2027 Masih Abu-Abu, Alokasi Sekitar Rp40 Miliar Menunggu Evaluasi Gubernur
- account_circle Yuniardi Sutondo
- calendar_month 5 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pacitan, Deni Cahyantoro, SH, Msi.
Pacitan,JarrakPos-Nasib pemberian Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan pada 2027 masih belum sepenuhnya menemui kepastian.
Meski anggarannya telah masuk dalam rancangan Peraturan Daerah (Perda) APBD 2027, realisasi kebijakan tersebut masih menunggu hasil evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Hingga kini, belum diketahui apakah hasil evaluasi gubernur nantinya akan berdampak pada perubahan alokasi anggaran TPP atau tidak. Pemerintah daerah pun belum dapat memastikan apakah kebijakan pemberian tambahan penghasilan bagi ASN tersebut akan berjalan sesuai perencanaan awal.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pacitan, Deni Cahyantoro, mengaku belum menerima informasi mengenai hasil evaluasi Perda APBD 2027 dari pemerintah provinsi.
“Belum tahu hasil provinsi gimana,” kata Deni saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Ahad (1/11) petang.
Meski demikian, Deni memastikan bahwa anggaran untuk TPP ASN sejatinya telah dimasukkan dalam Raperda APBD 2027. Hanya saja, besaran final maupun kepastian pelaksanaannya masih menunggu proses evaluasi tersebut.
Ia memperkirakan, alokasi anggaran TPP dalam APBD 2027 berada di kisaran Rp40 miliar. Namun, Deni mengaku tidak hafal secara pasti nominal anggaran yang disiapkan.
Di sisi lain, kepastian TPP juga berkaitan dengan kebijakan relaksasi penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD).
Deni yang juga menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Pemerintahan Umum Sekretaris Daerah Pacitan itu menyebut, hingga saat ini belum ada aturan tertulis dari pemerintah pusat mengenai relaksasi penerapan regulasi tersebut.
“Aturan relaksasi sampai saat ini belum turun. Kalau soal TPP saya enggak hafal ya berapa alokasinya, mungkin sekitar Rp40-an miliar,” ungkapnya.
Dengan belum turunnya ketentuan relaksasi dari pemerintah pusat dan belum rampungnya evaluasi APBD di tingkat provinsi, kepastian pemberian TPP ASN Pacitan pada 2027 masih harus menunggu perkembangan lebih lanjut.
Alokasi anggaran yang telah disiapkan dalam rancangan APBD memang menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah masih merencanakan pemberian tambahan penghasilan tersebut.
Namun, apakah alokasi itu akan tetap utuh atau mengalami penyesuaian, sepenuhnya masih bergantung pada hasil evaluasi dan ketentuan yang berlaku.(Red/yun).
- Penulis: Yuniardi Sutondo





Saat ini belum ada komentar