Kolaborasi Proton FC dan IMANE Thailand: Dorong Pengembangan Ekosistem Futsal Jabar Hingga Level Internasional
- account_circle Ghana
- calendar_month 21 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Kolaborasi Proton FC dengan IMANE Thailand memasuki babak baru. Kerja sama tersebut tak hanya menyentuh kebutuhan perlengkapan tim, tetapi diarahkan pada pengembangan ekosistem futsal secara menyeluruh, mulai dari pemain, pelatih, hingga tenaga pendukung seperti fisioterapis dan dokter olahraga.
Hal itu disampaikan Takkasit Tai Jittivanich, Owner Global Partnership & Sporting Director IMANE, saat mengunjungi dan menyaksikan langsung pertandingan Proton FC. Ia didampingi translator, Iqbal Maricar.
Takkasit mengaku memiliki kesan positif terhadap Proton FC. Menurutnya, suasana yang terbangun membuat dirinya merasa dekat dengan orang-orang di Proton layaknya sebuah keluarga.
Lebih dari itu, setelah menyaksikan pertandingan, pihak IMANE melihat adanya potensi besar yang dimiliki para pemain di Jawa Barat.
“Kita lihat potensinya tinggi sekali. Mudah-mudahan kita bisa berkembang bersama dan menaikkan standar pemain-pemain di sini,” ujarnya melalui penerjemah, Jum’at, (14/8/2026).
Dukungan IMANE untuk Proton FC pun akan diberikan dalam berbagai aspek. Salah satunya melalui penyediaan perlengkapan yang digunakan para pemain.
Namun, kerja sama tersebut tidak berhenti pada dukungan material. IMANE juga berencana membawa pengalaman dan pengetahuan yang telah mereka kembangkan selama bertahun-tahun di dunia futsal, termasuk melalui sistem akademi yang telah berkembang di Thailand dan memiliki koneksi internasional.
“Kita akan membawa ilmu yang kita punya dari IMANE untuk mengembangkan anak-anak yang ada di sini,” jelasnya.
Menariknya, peluang pengembangan sumber daya manusia Proton FC juga terbuka lebar. IMANE menyatakan siap memberikan pembinaan bukan hanya kepada pemain, tetapi juga pelatih hingga tenaga medis.
Bahkan, pemain maupun tim Proton FC berpeluang mendapatkan pengalaman belajar ke luar negeri. Jaringan IMANE di Thailand, Spanyol, sejumlah negara Eropa, hingga Jepang disebut dapat menjadi pintu bagi Proton FC untuk memperluas wawasan dan meningkatkan standar profesional.
“Bukan saja ke Thailand. IMANE juga punya koneksi di Spanyol, beberapa negara Eropa dan Jepang,” katanya.
Setelah melihat langsung pertandingan, Takkasit semakin optimistis terhadap potensi talenta futsal Jawa Barat. Ia menilai proses pengembangan memang membutuhkan waktu dan kerja sama yang konsisten.
Meski demikian, IMANE percaya diri potensi tersebut dapat berkembang melalui kolaborasi bersama Proton FC dan sosok di balik klub, Thony Indra Gunawan.
Takkasit menyebut kesamaan visi menjadi salah satu alasan utama. Menurutnya, Proton FC tidak hanya berorientasi membangun sebuah tim futsal, tetapi juga memiliki visi terhadap inovasi dan pengembangan berbagai aspek dalam olahraga tersebut.
“Kami merasa sangat cocok dengan Proton, dengan visinya, dengan Pak Toni, dan apa yang bisa IMANE bawa untuk tim. Itu alasan kami ingin bekerja sama,” ungkapnya.
Kerja sama dengan Proton FC juga menjadi bagian dari rekam jejak IMANE di Indonesia. Sebelumnya, IMANE telah memiliki hubungan dengan sejumlah klub, termasuk Black Steel, Vamos, dan tim asal Mimika.
Kini, Proton FC menjadi salah satu mitra baru IMANE di Indonesia. Kolaborasi tersebut pun membuka peluang baru bagi Proton FC untuk tidak hanya membangun kekuatan kompetitif di lapangan, tetapi juga meningkatkan kualitas pembinaan dan profesionalisme seluruh elemen tim. (Agh@N)
- Penulis: Ghana




Saat ini belum ada komentar