Bank Kuningan Sabet Penghargaan OJK sebagai BPR Paling Masif dalam Literasi dan Inklusi Keuangan se-Ciayumajakuning 2026
- account_circle Ghana
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com — PT Perseroda BPR Kuningan (Bank Kuningan) kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat regional. Badan usaha milik Pemerintah Kabupaten Kuningan tersebut sukses meraih penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai BPR Termasif dalam Mendukung Program Literasi dan Inklusi Keuangan se-Ciayumajakuning Tahun 2026.
Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Direktur Utama Bank Kuningan, H. Dodo Warda, S.E., M.M., dalam Opening Ceremony Financial Expo (FinExpo) 2026 sekaligus peringatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang dihelat oleh OJK Cirebon di Grage Mall, Kota Cirebon, Sabtu (31/10/2026).
Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi OJK atas konsistensi Bank Kuningan dalam memperluas akses layanan keuangan formal serta menggenjot pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang bijak dan bertanggung jawab.
Fokus pada Literasi Sejak Dini Lewat Program Simpel
Ditemui seusai menerima penghargaan, Dodo Warda menegaskan bahwa edukasi keuangan tidak hanya sebatas mengenalkan produk perbankan, melainkan membentuk kebiasaan finansial yang sehat sejak dini, seperti menabung secara konsisten.
Salah satu fokus utama Bank Kuningan saat ini adalah menyukseskan program Simpanan Pelajar (SimPel) dengan mendatangi langsung sekolah-sekolah mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Upaya masif ini membuahkan hasil signifikan, salah satunya di MTs Negeri 3 Kuningan yang mencatatkan pembukaan sekitar 600 rekening pelajar hanya dalam waktu satu hari.
“Peluang ke depan tentunya, kami selama ini masif di setiap sekolah kita adakan edukasi literasi. Termasuk kemarin saya juga coba di MTs 3 Kuningan, dalam satu hari 600 siswa yang buka rekening. Itu luar biasa capaiannya,” ungkap Dodo.
Melalui investasi pendidikan finansial sejak dini, Dodo berharap para pelajar sudah memiliki kesiapan mental dan modal awal untuk berwirausaha ketika lulus nanti. Kendati demikian, ia mengakui masih ada tantangan berupa belum meratanya pengelolaan tabungan anak sekolah di sejumlah lembaga pendidikan. Untuk mengatasinya, Bank Kuningan terus menggencarkan komunikasi dan berkolaborasi erat dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan serta Dinas Pendidikan.
Sasar UMKM hingga Komunitas Produktif
Selain sektor pendidikan, Bank Kuningan juga aktif memperluas jangkauan inklusi keuangan kepada masyarakat umum, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kelompok tani, kelompok wanita tani (KWT), hingga komunitas perempuan di Kabupaten Kuningan agar lebih melek pembiayaan formal.
Prestasi ini kian istimewa karena diraih bersamaan dengan penghargaan yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan sebagai Pemerintah Daerah Teraktif dalam Mendukung Program Simpanan Pelajar se-Ciayumajakuning Tahun 2026, yang diterima langsung oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, di acara yang sama.
Bupati Dian menilai, sinergi antara pemda, perbankan, dan sektor pendidikan ini menjadi pendorong kuat dalam membangun kesadaran finansial generasi muda sekaligus memperkuat Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Dengan diraihnya penghargaan dari OJK ini, Bank Kuningan berkomitmen untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperluas jangkauan edukasi hingga ke tingkat desa demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kuningan. (Agh@N)
- Penulis: Ghana





Saat ini belum ada komentar