Sadranan kyai Demang
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

TEMANGGUNG,JARRAKPOS.COM – Di tengah hiruk-pukuk modernisasi, masyarakat Dusun Demangan, Desa Candimulyo, Kecamatan Kedu, Temanggung, tetap teguh menjaga denyut tradisi leluhur. Gelaran acara kebudayaan dan sosial yang dihelat baru-baru ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan manifestasi dari semangat swadaya dan solidaritas warga yang masih kental.
“Tradisi seperti ini adalah kebudayaan yang adi luhung. Melalui momen ini, orang tua hingga anak muda bisa duduk bersama, sejenak melepas kepenatan keseharian untuk bersyukur,” ujar Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Lingkungan Hidup, Edi Cahyadi di hadapan warga, Jumat (23/1/2026).
Edi menyoroti fenomena menarik terkait kemandirian ekonomi warga. Meski kondisi ekonomi global sering kali tidak menentu, ia mengaku kagum dengan antusiasme dan kemampuan swadaya masyarakat Dusun Demangan dalam menyelenggarakan acara sebesar ini.

Dok.jarrakpos/fri
Ketua Panitia Sadranan Kyai Demang, Wahyudi, menyatakan bahwa esensi dari kegiatan ini bukan sekadar berkumpul, melainkan wujud syukur kolektif atas segala berkah yang diterima warga, termasuk doa bagi ketenteraman keluarga besar para keturunan (putra-wayah_red) Kyai Demang.
Editor : Feri
- Penulis: Feri Taufiandi




Saat ini belum ada komentar