Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Kepala BPK RI Lampung Respon Laporan DPP KAMPUD: 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah Lamtim Akan Diperiksa

Kepala BPK RI Lampung Respon Laporan DPP KAMPUD: 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah Lamtim Akan Diperiksa

  • account_circle Habil
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Kota Bandar Lampung, Jarrakpos.com | Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Lampung menjawab permohonan pemeriksaan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda untuk Demokrasi (KAMPUD) untuk 13 proyek pengadaan alat kesehatan (Alkes) dan 1 paket pengadaan electric generating set tahun anggaran 2026 karena diduga telah terjadi praktik kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN) dengan modus operandi pengkondisian perusahaan penyedia oleh Plt Direktur RSUD KH. Ahmad Hanafiah kemudian memasukan unsur mark-up harga untuk memperoleh penerimaan cash back.

Tanggapan BPK RI secara langsung disampaikan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nugroho Heru Wibowo, S.E., M.Comm., CSFA, ACPA, CA, Ak, CFrA pada Kamis (10/9/2026) melalui keterangan resminya.

“Untuk itu, informasi yang telah diberikan terkait pelaksanaan kegiatan pengadaan alat kedokteran di RSUD KH. Ahmad Hanafiah Lampung Timur tahun anggaran 2026 akan Kami jadikan sebagai bahan dalam pelaksanaan pemeriksaan atas LKPD tahun anggaran 2026 nanti”, jelas Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nugroho Heru Wibowo.

Sebelumnya diberitakan, dalam keterangan persnya pada Kamis (10/9/2026), Seno Aji, S. Sos, S.H, M.H selaku Ketua Umum DPP KAMPUD didampingi Agung Triyono, Amd Sekretaris Umum dan Fitri Andi merupakan Ketua DPD KAMPUD Kabupaten Lampung Timur menyampaikan bahwa BPK RI secara khusus berwenang menerima laporan dari masyarakat perihal permintaan pemeriksaan adanya dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) atas dasar kewenangan tersebut DPP KAMPUD mendaftarkan permohonan pemeriksaan yang ditujukan kepada Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung.

“Kita telah secara resmi mengirimkan surat permohonan pemeriksaan (audit) kepada Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung tepatnya pada Senin (31/8/2026) terkait terlaksananya 13 paket pengadaan proyek alat kesehatan (Alkes) dan 1 paket pengadaan electric generating set tahun anggaran 2026 yang diduga telah terjadi praktik kolusi, korupsi dan nepotisme, harapannya Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung di bawah komando Bapak Nugroho Heru Wibowo, S.E., M.Comm., CSFA, ACPA, CA, Ak, CFrA dapat menindaklanjutinya dengan proses pemeriksaan (audit) dugaan penyimpangan keuangan negara/daerah demi rasa keadilan dan kepatutan di dalam masyarakat, kondisi ini tentunya didasari karena terungkapnya modus operandi atas dugaan pengkondisian dan pengaturan pembagian paket-paket proyek alkes tahun 2026 kepada 6 perusahaan penyedia sebagaimana keterangan dan bukti petunjuk yang terungkap dan berhasil diinvestigasi oleh tim DPP KAMPUD, baik keterangan dari pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) maupun keterangan dari Bupati Lampung Timur yang membuka skema dugaan modus pengaturan proyek-proyek alkes oleh Plt Direktur RSUD KH. Ahmad Hanafiah”, pungkas Seno Aji merinci pernyataan PPTK kegiatan dan keterangan dari Bupati Lampung Timur yang berhasil diinvestigasi oleh tim DPP KAMPUD.

Selain dugaan pengaturan dan pengkondisian pembagian 14 paket proyek oleh Plt. Direktur RSUD KH. Ahmad Hanafiah, Eva Susanti, S.KM, M.M yang merangkap sebagai Pejabat pembuat komitmen (PPK) kegiatan tersebut, Seno Aji juga menjelaskan bahwa dugaan pengkondisian 14 paket proyek pengadaan tersebut tahun 2026 tentunya disinyalir kuat karena adanya janji dan/atau komitmen tertentu yang mengarah kepada cash back hasil dari mark-up harga kegiatan.

“Didasarkan pada keterangan dan bukti petunjuk dari PPTK disinyalir pengkondisian tersebut karena adanya komitmen tertentu yang mengarah kepada mark-up harga kegiatan, yang kemudian melalui praktik mark-up tersebut dimasukan unsur pemberian cash back/rabat/potongan harga yang akan diberikan oleh penyedia kepada pengguna anggaran/PPK setelah transaksi pengadaan alkes selesai dilaksanakan, adapun data awal sebagai lampiran permohonan pemeriksaan oleh BPK RI telah kita sajikan baik dalam bentuk lampiran rekam percakapan, lampiran dokumen hasil survei pada distributor alkes sebagai harga pembanding sehingga ditemukan unsur mark-up 20%, lampiran dokumen undangan pemaparan spesifikasi teknis, dan lampiran dokumen pendukung lainnya baik dokumen perencanaan sampai dengan dokumen pemilihan penyedia melalui metode e-purchasing”, jelas Seno Aji.

Senada juga disampaikan oleh Agung Triyono yang menambahkan proses pengadaan oleh PPK diduga ada penyelundupan paket proyek pengadaan alkes dengan skema tumpang tindih anggaran kegiatan (overlaping).

“Kita tinjau dari rencana pengadaan, kemudian meneliti atas deskripsi kegiatan, dan meninjau riwayat proses pemilihan penyedia melalui e-katalog, nampak terindikasi adanya penyelundupan paket kegiatan yaitu pada belanja alat kedokteran bedah yang dikerjakan oleh penyedia Endo Indonesia, karena paket tersebut tidak tercatat dalam sistem perencanaan pengadaan namun kemudian proyek tersebut tiba-tiba diluncurkan dan langsung ditunjuk penyedia Endo Indonesia sebagai pelaksana, sehingga berpotensi tumpang tindih dengan belanja alat kedokteran eletrocauther 2 set dengan spesifikasi power monopolar cutting, monopolar coalgulas yang dikerjakan oleh perusahaan yang sama yaitu Endo Indonesia namun dengan nilai anggaran yang berbeda”, pungkas Agung Triyono.

Adapun 14 proyek tersebut diantaranya :

1. Alat kedokteran Endoscopy senilai Rp. 2,5 milyar dikerjakan Endo Indonesia

2. Alat kedokteran Hysteroscopy set operatif senilai Rp. 2,3 milyar dikerjakan Endo Indonesia

3. Alat kedokteran treadmill jantung senilai 890 juta dikerjakan oleh Endo Indonesia

4. Alat kedokteran electrocauther 2 set senilai Rp. 184 juta dikerjakan oleh Endo Indonesia

5. Alat kedokteran bedah electrocauther 2 set senilai Rp. 153 juta dikerjakan oleh Endo Indonesia

6. Alat kedokteran lampu operasi 2 unit senilai Rp. 1,2 milyar dikerjakan oleh Bina Equipment Sejahtera

7. Alat kedokteran suction pump 1 unit senilai Rp. 74 juta dikerjakan oleh Bina Equipment Sejahtera

8. Alat kedokteran USG 2 dimensi 1 unit senilai Rp. 126 juta dikerjakan oleh Aritek Karya Mandiri

9. Alat kedokteran syringe pump 10 unit senilai Rp. 312 juta dikerjakan oleh Aritek Karya Mandiri

10. Alat kedokteran patient monitor 4 unit senilai Rp. 215 juta dikerjakan oleh Aritek Karya Mandiri

11. Alat kedokteran bed elektrik 3 crank 10 unit senilai Rp. 396 juta dikerjakan oleh Medivindo Sarana Medica

12. Alat kedokteran mesin anestesi 2 unit senilai Rp. 1,5 milyar dikerjakan oleh Ge Operations Indonesia

13. Alat kedokteran meja operasi 2 unit senilai Rp. 260 juta dikerjakan oleh Pana Indo Alkestama

14. Electric generating set 1 unit senilai Rp. 2,4 milyar dikerjakan oleh Mira Sarana Langgeng Pratama. (Red)

  • Penulis: Habil

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Besar Rendam Delapan Kecamatan Di Kabupaten Cirebon

    Banjir Besar Rendam Delapan Kecamatan Di Kabupaten Cirebon

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 248
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM I Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon pada Selasa (23/12/2025) menyebabkan banjir di sejumlah titik. Luapan beberapa sungai yang tidak mampu menampung debit air merendam permukiman warga di delapan kecamatan dan berdampak pada belasan desa serta kelurahan. Merespons kondisi tersebut, Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, turun langsung ke lapangan […]

  • Peserta MAXi Yamaha Day Sumut Turut Berduka atas Tragedi Kecelakaan Maut di Sibolangit

    Peserta MAXi Yamaha Day Sumut Turut Berduka atas Tragedi Kecelakaan Maut di Sibolangit

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Medan – Suasana kebersamaan dalam kegiatan MAXi Yamaha Day di Sumatera Utara turut diwarnai rasa duka mendalam atas kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Kecelakaan maut yang melibatkan sembilan kendaraan tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan delapan lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa itu menjadi perhatian seluruh peserta yang […]

  • Jajaran Komisi C DPRD Ponorogo, Kunjungi Diskominfo Kuningan Bahas Mekanisme Pendirian LPPL

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 496
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan menerima kunjungan kerja dari Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (4/2/2025). Studi banding ini terkait mekanisme pendirian Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Komisi C DPRD Ponorogo, Widodo, disambut langsung oleh Kepala Diskominfo Kuningan Ucu […]

  • Dedy Wahyudi Pastikan Pengangkut Sampah Dapat Jaminan Kerja, Pemkot Bengkulu Tanggung Iuran BPJS

    Dedy Wahyudi Pastikan Pengangkut Sampah Dapat Jaminan Kerja, Pemkot Bengkulu Tanggung Iuran BPJS

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Bengkulu, jarrakpos.com – Pemerintah Kota Bengkulu kembali menegaskan keberpihakannya kepada pekerja sektor informal. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyatakan para pengangkut sampah akan segera mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui program BPJS Ketenagakerjaan yang pembiayaannya ditanggung oleh APBD. Hal tersebut disampaikan Dedy saat melakukan pertemuan dan dialog bersama para sopir serta petugas pengangkut sampah di […]

  • Pimpin Apel Gabungan, Ikramsyah : Pemkab Labuhanbatu Pantau Stok dan Harga Pangan Jelang Ramadhan

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 1.104
    • 0Komentar

    Labuhanbatu – Asisten II, Drs. Ikhramsyah Putra, memimpin apel gabungan kelompok I lingkungan Pemkab Labuhanbatu di Halaman BKPP, Komplek Kantor Bupati, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Senin (24/2). Kata Ikram, penyelenggaraan pemerintahan secara resmi akan dilaksanakan Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu, dr Hj. Maya Hasmita Sp.OG MKM dan H. Jamri ST setelah dilantik Presiden […]

  • Ketua Komisi II Apresiasi Respons Cepat Pemkot Kupang Perbaiki Jalan Oeleta Raya

    Ketua Komisi II Apresiasi Respons Cepat Pemkot Kupang Perbaiki Jalan Oeleta Raya

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 131
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang, Roy Ratu Riwu Kaho, memberikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Kota Kupang dalam menangani kerusakan ruas Jalan Oeleta Raya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Ia menilai respons tersebut sebagai bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap keluhan masyarakat. Sejumlah unit kendaraan dan peralatan telah diturunkan ke […]

expand_less