Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Kesehatan Jadi Fondasi Pembangunan NTT, Melki Laka Lena Tekankan Percepatan Penurunan Stunting

Kesehatan Jadi Fondasi Pembangunan NTT, Melki Laka Lena Tekankan Percepatan Penurunan Stunting

  • account_circle Mario
  • calendar_month 1 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat sektor kesehatan sebagai salah satu fondasi utama pembangunan daerah. Percepatan penurunan stunting, penguatan layanan kesehatan dasar, hingga pengendalian penyakit menular menjadi perhatian dalam arah pembangunan NTT.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat menyampaikan Pidato Pembangunan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Sabtu (15/8/2026).

Melki mengatakan pembangunan kesehatan harus dilakukan secara menyeluruh untuk mewujudkan masyarakat NTT yang sehat, produktif, sejahtera, dan memiliki daya saing.

Menurutnya, penanganan stunting tidak dapat hanya mengandalkan sektor kesehatan. Intervensi harus dilakukan sejak masa remaja, kehamilan, persalinan hingga anak berusia lima tahun.

Upaya tersebut dilakukan melalui pemberian tablet tambah darah, pendampingan ibu hamil, dukungan menyusui, penanganan balita dengan masalah gizi, penyediaan pangan bergizi, serta edukasi kepada keluarga.

“Penurunan stunting bukan hanya tugas sektor kesehatan, tetapi kerja bersama dalam pelayanan ibu dan anak, air bersih dan sanitasi, perlindungan anak, pendidikan keluarga, serta pemenuhan pangan bergizi,” tegas Melki.

Melki menyebutkan berdasarkan data ePPGBM, prevalensi stunting di NTT tercatat 21,1 persen pada 2024, kemudian menurun menjadi 20,2 persen pada 2025.

Namun, hingga Mei 2026, angka tersebut tercatat 22,8 persen.

Menurut Melki, kondisi tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk terus memperbaiki kualitas pemantauan sekaligus memperkuat intervensi langsung di lapangan.

Pemprov NTT juga memperkuat Program Orang Tua Asuh serta meningkatkan kapasitas kader Posyandu melalui 25 kompetensi dasar Integrasi Layanan Primer.

Kolaborasi dengan perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan lembaga keagamaan juga terus diperluas agar upaya penanganan stunting dapat dilakukan secara bersama-sama.

Selain stunting, pemerintah juga mencatat perkembangan dalam pengendalian sejumlah penyakit menular.

Kasus malaria, misalnya, turun dari sekitar 8.900 kasus pada 2024 menjadi 4.300 kasus pada 2025, dan sekitar 1.200 kasus hingga pertengahan 2026.

Sebanyak 11 kabupaten/kota di NTT telah memperoleh sertifikasi eliminasi malaria.

Penanganan demam berdarah dengue (DBD) juga menunjukkan perkembangan. Kasus DBD turun dari hampir 4.000 kasus dengan 29 kematian pada 2024 menjadi sekitar 2.100 kasus dengan delapan kematian pada 2025..

Sementara itu, pengendalian rabies terus diperkuat melalui vaksinasi, penyediaan serum antirabies, pusat pelayanan rabies di Puskesmas dan rumah sakit, serta pendekatan One Health.

Kematian akibat rabies turun dari 46 jiwa pada 2024 menjadi 30 jiwa pada 2025, dan tercatat delapan jiwa hingga pertengahan 2026.

Untuk memperluas akses pelayanan kesehatan, Pemprov NTT juga terus meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan.

Pada 2026 terdapat 70 rumah sakit di NTT, dengan 64 rumah sakit telah terakreditasi.

Sementara itu, dari 446 Puskesmas yang ada, sebanyak 440 Puskesmas telah terakreditasi.

Pengembangan telemedisin juga terus dilakukan, terutama untuk menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah yang sulit mendapatkan akses pelayanan kesehatan.

Pelayanan kesehatan ibu dan anak turut diperkuat melalui peningkatan kapasitas dokter dan bidan, pendampingan dokter spesialis, audit kematian, imunisasi, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Melki menegaskan pembangunan kesehatan tidak dapat dipisahkan dari perlindungan anak.

Karena itu, Pemprov NTT terus memperkuat Kabupaten/Kota Layak Anak, Forum Anak, Sekolah dan Rumah Ibadah Ramah Anak, serta PAUD Holistik Integratif.

Perlindungan anak juga diarahkan untuk mencegah kekerasan, eksploitasi, perdagangan orang, hingga berbagai ancaman di ruang digital.

Di sisi lain, pemenuhan gizi keluarga diperkuat melalui bantuan Ayam KUB di tiga kabupaten prioritas stunting serta program GEMARIKAN untuk meningkatkan konsumsi ikan.

Program tersebut juga dipadukan dengan pelatihan pengolahan hasil perikanan bagi 40 kelompok di 10 kabupaten/kota.

Selain meningkatkan kualitas gizi keluarga, program tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Melki menegaskan pembangunan kesehatan pada akhirnya harus bermuara pada lahirnya generasi NTT yang sehat dan berkualitas.

“Dengan Posyandu yang tangguh, fasilitas kesehatan yang siap, anak-anak yang terlindungi, dan keluarga yang memperoleh pangan bergizi, kita membangun generasi NTT yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas,” pungkasnya.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Enam Lokasi yang Dikunjungi Gubernur NTT Selama Kunker di Kabupaten Belu

    Enam Lokasi yang Dikunjungi Gubernur NTT Selama Kunker di Kabupaten Belu

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 1.173
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya, Gubernur NTT beserta rombongan menuju ke Kabupaten Belu, setelah sebelumnya kunker di Kabupaten Malaka pada Sabtu (29/3/2025). Turut mendampingi Gubernur NTT, yakni Plt. Kadis PUPR Provinsi NTT, Benyamin Nahak dan Plt. Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Oemboe Wanda dan Kepala Satuan Kerja Bendung I BWS NT […]

  • Kapolres, PA Dan Institusi Lainnya Diharapkan Pakai Nurani Soal Rencana Eksekusi Rumah dr. Badjora

    Kapolres, PA Dan Institusi Lainnya Diharapkan Pakai Nurani Soal Rencana Eksekusi Rumah dr. Badjora

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Ali imran
    • visibility 477
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN, (JARRAKPOS) – Hanya mengandalkan secarik surat Putusan Pengadilan Agama, Polisi, Satpol dan Institusi Lainnya akan menjalankan tugas sesuai perintah secarik putusan dalam mengeksekusi sebuah rumah di Jl. Kenanga kota Padangsidimpuan. Secara garis hukum, mungkin perjalanan tugas polisi dan institusi lainnya dalam menerima perintah Pengadilan dianggap sudah benar . Namun secara sosial , tindakan eksekusi […]

  • Wikimedia Akhirnya Patuhi Kewajiban Platform di Indonesia

    Wikimedia Akhirnya Patuhi Kewajiban Platform di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 134
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM – Meutya Hafid mengumumkan bahwa Wikimedia Foundation telah memulai proses pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) setelah menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah. Meutya menyatakan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Wikimedia dalam mematuhi regulasi yang berlaku di Indonesia, sekaligus memperkuat tata kelola ruang digital nasional. “Sejak 23 April 2026, sudah ada pertemuan dengan Wikimedia Foundation. […]

  • Belgia Ditahan Iran

    Belgia Ditahan Iran

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Medan – Iran kembali mengamankan satu poin Piala Dunia 2026 usai menahan Belgia dengan skor tanpa gol di Stadion SoFi, Inglewood, Minggu (21/6) atau Senin (22/6) WIB. Sejak awal pertandingan Belgia mendominasi permainan. Mengenakan seragam merah hitam, Belgia menguasai lapangan tengah, yang membuat Iran dominan bertahan. Kendati demikian bukan berarti Iran sama sekali tidak bisa menekan. […]

  • Wakil Wali Kota Kupang: Pentas Seni NCIPS Wujud Nyata Pendidikan Karakter Lewat Budaya

    Wakil Wali Kota Kupang: Pentas Seni NCIPS Wujud Nyata Pendidikan Karakter Lewat Budaya

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 464
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., memberikan apresiasi tinggi pada kegiatan Pentas Seni TK dan SD NCIPS Kupang yang berlangsung meriah di Aula El Tari, Sabtu (24/5). Acara tahunan ini mengangkat tema “Melestarikan Kearifan Lokal untuk Generasi Masa Depan”, sebuah pesan kuat tentang pentingnya pendidikan karakter yang berpijak pada budaya. […]

  • Dispora  Ajak Pemuda Bengkulu Isi Ramadhan dengan Kegiatan Bermanfaat

    Dispora Ajak Pemuda Bengkulu Isi Ramadhan dengan Kegiatan Bermanfaat

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 379
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Bulan Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga momen untuk meningkatkan kualitas diri. Menyadari hal ini, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu mendorong para pemuda untuk mengisi bulan suci dengan kegiatan positif, seperti mengikuti pesantren kilat, latihan pencak silat, hingga berbagai aktivitas sosial. Kepala Dispora Provinsi Bengkulu, Ika Joni […]

expand_less