Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OLAHRAGA » Piala AFF U-19: Ujian Sinergitas Pemerintah dan Ladang Kesejahteraan Warga Kota Medan

Piala AFF U-19: Ujian Sinergitas Pemerintah dan Ladang Kesejahteraan Warga Kota Medan

  • account_circle Syawal
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Medan – Menjadi tuan rumah bagi sebuah ajang internasional berskala besar dengan durasi panjang seperti kompetisi yang berlangsung selama kurang lebih 10 hari bukan sekadar tentang prestise di atas kertas.

Lebih dari itu, momentum ini merupakan stimulus kuat bagi roda perekonomian daerah, mulai dari sektor akar rumput hingga industri makro.

Di level akar rumput, dampak perputaran ekonomi langsung terasa secara instan. Lonjakan arus mobilitas menuju area venue pertandingan menjadi berkah tersendiri bagi para penyedia jasa transportasi lokal.

Sopir angkot trayek khusus, pengemudi ojek online maupun konvensional, hingga penarik becak mengalami peningkatan pendapatan yang signifikan berkat padatnya penumpang.

Tidak hanya sektor transportasi, geliat ekonomi juga dinikmati oleh para pelaku UMKM kreatif, seperti perajin konveksi jersey dan syal musiman yang panen orderan selama ajang berlangsung.

Sementara itu di sektor hulu, industri perhotelan dan akomodasi mencatat lonjakan tajam pada tingkat okupansi (occupancy rate). Tingginya angka hunian ini secara otomatis memicu rantai pasok baru, terutama melonjaknya permintaan bahan pangan dan logistik untuk kebutuhan operasional hotel.

Di luar keuntungan materiil yang terukur, kesuksesan gelaran ini membawa dampak jangka panjang berupa branding positif bagi kota penyelenggara.

Keberhasilan dalam mengelola arus massa dan logistik internasional secara otomatis mendongkrak reputasi daerah di mata publik, yang sekaligus menjadi rapor hijau bagi kepemimpinan kepala daerah yang menjabat.

Selain sektor utama, perhelatan internasional juga menciptakan dampak ekonomi tidak langsung (indirect impact) yang efek dominonya kerap baru terasa bahkan setelah seluruh rangkaian acara resmi ditutup.

Melihat besarnya potensi yang ada, keberhasilan ini tidak dapat bergerak organik begitu saja. Diperlukan sinergitas yang solid antara jajaran pemerintah daerah dan pihak penyelenggara agar tercipta hubungan kerja sama yang saling menguntungkan (mutualisme).

Pengamat kebijakan publik Rafriandi Nasution menilai, di sinilah visi seorang pemimpin daerah diuji. Pemimpin yang baik seyogianya mampu melihat peluang dari pihak luar, kemudian meramunya menjadi kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas.

“Menjadikan kota Medan sebagai panggung dunia adalah satu hal, namun memastikan seluruh lapisan warganya ikut merasakan dampak kesejahteraan adalah esensi utama dari sebuah kepemimpinan yang berhasil.”, sebut nya

  • Penulis: Syawal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Artotel Leguna, Hotel Baru di Magelang Resmi Dibuka Tawarkan Promo Trial Opening hingga Maret 2026

    Artotel Leguna, Hotel Baru di Magelang Resmi Dibuka Tawarkan Promo Trial Opening hingga Maret 2026

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 413
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Artotel Leguna Magelang kini hadir di pusat Kota Magelang, dengan membawa konsep nuansa candi, arsitektur bangunan ini terlihat eye catching, dengan tone warna yang soft namun megah. Hotel lifestyles ini memberikan pengalaman baru menginap di hotel dengan view gunung dan city light yang dapat memanjakan mata. ARTOTEL LEGUNA Magelang kini menawarkan promo yang […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi akan Tetapkan Upah Minimum Provinsi ( UMP)

    Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi akan Tetapkan Upah Minimum Provinsi ( UMP)

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 230
    • 0Komentar

    SEMARANG,JARRAKPOS.COM – Penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) serta Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di Jawa Tengah tahun 2026, akan dilakukan secara serentak pada 24 Desember 2025. Penetapan itu akan dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan […]

  • Banjir Bandang Tolang Jae Tidak Akan Terjadi Jika Polres Tapsel Proses Dumas Perambahan Hutan 2 Tahun Lalu?

    Banjir Bandang Tolang Jae Tidak Akan Terjadi Jika Polres Tapsel Proses Dumas Perambahan Hutan 2 Tahun Lalu?

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 416
    • 0Komentar

    TAPSEL, JARRAKPOS I Seandainya Pengaduan Masyarakat (Dumas) tentang “Pengrusakan Hutan” oleh oknum kades Tolang Jae berinisial AS di desa Tolang Kec. Sayurmatinggi Kab. Tapanuli Selatan – Sumut yang dilaporkan oleh DPD LIRA Tabagsel 2 tahun lalu diproses secara cepat oleh Polres Tapsel, dimungkinkan Banjir Bandang di Tolang Jae tidak akan terjadi seperti saat ini. Karena, […]

  • Medan Selayang Juara Umum Sepatu Roda Porkot XV

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 646
    • 0Komentar

    Medan, – Kontingen Kecamatan Medan Selayang berhasil menjadi jauara umum pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan XV tahun 2025 Cabang Olahraga (Cabor) Sepatu Roda yang berlangsung digelar di Lapangan Sepatu Roda Taman Cadika, Sabtu – Minggu (11-12/10/2025). Medan Selayang menjadi nomor satu di Pekan Olahraga Kota (Porkot) XV tahun 2025 Cabor Sepatu Roda setelah berhasil […]

  • Sejumlah Jabatan Strategis di Pemko Batam Kosong

    Sejumlah Jabatan Strategis di Pemko Batam Kosong

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Habil
    • visibility 192
    • 0Komentar

    BATAM, Jarrakpos.com | Sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemko) Batam saat ini kosong. Posisi yang kosong tersebut mencakup Kepala Dinas Bina Marga dan SDA, Kepala Dinas Perpustakaan, dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang akan memasuki masa purnatugas. Wali Kota Batam, Amsyakar Achmad, memastikan kekosongan jabatan tersebut tidak akan berlangsung lama. Ia menambahkan […]

  • Pemkab Cirebon Ubah Strategi Sampah, Targetkan Pengelolaan Tuntas di Tingkat Desa

    Pemkab Cirebon Ubah Strategi Sampah, Targetkan Pengelolaan Tuntas di Tingkat Desa

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 86
    • 0Komentar

    CiREBON, JARRAKPOS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon resmi mengubah strategi penanganan sampah. Pola lama “angkut-buang” kini ditinggalkan dan beralih ke pengelolaan mandiri berbasis desa. Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap tingginya volume timbunan sampah harian di Kabupaten Cirebon yang mencapai 1.261 ton. Sayangnya, kapasitas penanganan saat ini masih jauh dari angka tersebut. Dalam Rapat […]

expand_less