Menang Vs Kamboja Sudah Oke , Ardi Nursi: Ujian Sesungguhnya Indonesia Lawan Vietnam
- account_circle Syawal
- calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Medan – Timnas Indonesia membuka perjalanan di Piala AFF 2026 dengan hasil meyakinkan ketika menghadapi Timnas Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27-7-2026) malam WIB.
Lima gol Timnas Indonesia dicetak Mitchell Bakker melalui hattrick pada menit keenam, ke-15, dan ke-56, Sandy Walsh pada menit ke-24, serta Jens Raven pada menit ke-86.
Pelatih lisensi B AFC, Prof. Dr. Ardi Nusri, M.Kes dalam pesan wasthap nya, Selasa (28/7) menyatakan belum melihat level sebenarnya timnas Indonesia usai mencatatkan kemenangan perdana di turnamen ini.
Pelatih yang pernah menangani klub liga di tanah air ini menakar bahwa pasukan Garuda baru akan terlihat level sebenarnya saat bisa mengalahkan Vietnam maupun Thailand
“Ya, pertandingan awal, saya rasa pertandingan melawan Vietnam itu yang bisa menjadi kunci bagaimana tim kita di AFF ini melihat leveling-nya ya,” kata Ardi Nursi pada wartawan mengomentari laga timnas Indonesia mengalahkan Kamboja 5-1
“Bukan berarti menganggap remeh juga nanti pertandingan berikutnya, Timor Leste ataupun dengan Singapura.”
“Tapi ya, kemenangan lawan Kamboja saya rasa cukup bagus buat pertandingan pertama,” tambahnya.
Timnas Indonesia memulai kiprah Piala AFF 2026 dengan mulus. Rizky Ridho dkk. menghajar Kamboja dengan skor telak 5-1 di Stadion Pakansari dalam laga pertama Grup A, Senin (27-7-2026).
Striker debutan, Mitchell Baker, membuat hattrick di laga ini. Gol lainnya disumbangkan Sandy Walsh dan Jens Raven, sedangkan satu gol Kamboja tercipta dari bunuh diri kiper Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata.
Timnas Indonesia tancap gas sejak menit awal. Skuad Garuda mengurung pertahanan Kamboja dengan serangan bertubi-tubi. Permainan cepat Indonesia dengan satu dua sentuhan membuat Kamboja keteteran.
Jenderal lini tengah Indonesia, Tom Haye, tampil luar biasa dengan umpan-umpan akuratnya. Pemain asal Persib Bandung itu selalu membuat pertahanan lawan dalam bahaya ketika menguasai bola. Dalam laga ini, Tom membuat tiga assist.
Selain itu, permainan Indonesia sangat cair. Beberapa pemain seringkali bertukar posisi untuk membuat lawan kesulitan menghentikan permainan Indonesia.
Hanya, setelah unggul tiga gol, permainan Indonesia sedikit menurun sehingga gawang yang dikawal Nadeo Argawinata kecolongan gol di awal babak kedua.
Secara keseluruhan, Timnas Indonesia memperlihatkan kualitas permainan mereka diatas Kamboja. Etos kerja skuad Garuda juga patut diapresiasi lantaran mereka tidak memandang lawan dengan sebelah mata. Justru, sejak menit awal mereka tampil serius untuk menggempur pertahanan lawan.
Ini sekaligus memperlihatkan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sukses meramu tim yang tangguh. Karakter permainannya juga terlihat dengan umpan-umpan yang akurat. Wajar Indonesia jadi satu di antara favorit juara di Piala AFF 2026
“Cara bermain untuk menjaga puncak permainan sudah lumayan baik. Tantangan adalah mencapai peaking (penampilan )di final” sebut nya
Menurut Ardi Nursi, kekurangan timnas Ini selama ini adalah mengatur puncak penampilan (peaking). Pasalnya tim yang akan memenangkan suatu turnamen adalah yang pandai mengatur puncak penampilan di final
” Ya, ini modal (kemenangan lawan Kamboja). Hanya dengan bermain enjoy tetapi efektif, tim menang dgn skor cukup besar Kalau dulu tim bermain dgn mengerahkan seluruh tenaga dari babak penyisihan. Sehingga kehabisan besin di final
Ada istilah dalam militer Bang: Biar kalah dalam pertempuran, namun menang dalam peperangan
Dalam suatu turnamen, tambah nya banyak pertandingan (match). Suatu tim bisa saja seri atau kalah di awal, namun bisa juara diakhir turnamen.
Contohnya, tim Spanyol tahun 2010 dan 2026 ini. Ada lagi Italia di penyisihan grup cuma seri semua. Namun juara di akhir piala dunia.
- Penulis: Syawal




Saat ini belum ada komentar