Pemkot Kupang Alokasikan Bansos PBI/KIS Gratis bagi 38.337 Warga Miskin Sepanjang 2025
- account_circle Mario
- calendar_month Kamis, 11 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Kota Kupang kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu.
Sepanjang tahun 2025, Pemkot Kupang mengalokasikan bantuan sosial berupa Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional atau KIS Gratis yang menyasar 38.337 jiwa masyarakat miskin, dengan pendanaan bersumber dari APBD Kota Kupang.
Program ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah untuk memastikan seluruh warga, khususnya kelompok rentan, memperoleh akses layanan kesehatan yang layak tanpa terbebani biaya.
Melalui skema PBI/KIS Gratis, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Johanes Assan, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin hak dasar masyarakat.
“Pemerintah Kota Kupang ingin memastikan bahwa setiap warga miskin tetap terlindungi secara sosial dan mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang memadai,”
“Program PBI/KIS Gratis ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya (10/12/2025).
Ia juga menegaskan bahwa seluruh upaya tersebut berjalan sejalan dengan arahan pimpinan daerah.
Menurutnya, kebijakan perlindungan sosial ini merupakan bagian dari visi besar pembangunan Kota Kupang yang berkelanjutan.
“Semua langkah ini merupakan arahan langsung dari Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, yang menempatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama,” tambah Johanes.
Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo bersama Wakil Wali Kota Serena Francis terus mendorong percepatan pembangunan yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pembangunan tidak hanya difokuskan pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan layanan dasar, termasuk kesehatan dan perlindungan sosial.
Dengan sinergi antara pembangunan infrastruktur dan jaminan sosial, Pemerintah Kota Kupang optimistis dapat mewujudkan kota yang semakin tertata, layak huni, serta mampu mendukung aktivitas masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.*** (Mario Langun/ADV)
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar