Kepuasan Publik Tembus 80%, Wali Kota Kupang: “Ini Kemenangan Warga, Bukan Saya”
- account_circle Mario
- calendar_month Jumat, 12 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Kota Kupang kembali mencuri perhatian setelah hasil survei FISIP Undana menunjukkan tingkat kepuasan publik mencapai 80,1 persen terhadap kinerja Wali Kota Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena Francis.
Menanggapi temuan tersebut, Christian tampil dengan sikap rendah hati, menegaskan bahwa capaian tinggi itu merupakan buah kerja bersama seluruh warga kota.
Christian mengungkapkan bahwa ia baru mengetahui hasil survei itu setelah menerima kiriman dari rekan-rekannya di Undana.
Ia langsung menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi mendalam kepada masyarakat.
“Saya puji Tuhan, bersyukur kalau memang masyarakat menilai seperti ini. Ini bukan hebat saya, tapi karena izin Tuhan dan dukungan masyarakat. Kalau masyarakat puas kita gas tambah,” ujar Christian.
Ia menegaskan, kinerja pemerintah kota hanya akan efektif jika masyarakat terlibat aktif. Menurutnya, warga Kupang kini semakin sadar, kritis, dan proaktif dalam mendukung berbagai kebijakan pemerintah.
Contohnya, penanganan sampah yang kini semakin membaik berkat partisipasi warga.
“Warga sendiri bilang ‘jangan buang sampah sembarang’. Ada roadmap sampah, tempat sampah, dan mereka saling mengingatkan,” jelasnya.
Christian menambahkan, perubahan kasat mata yang terjadi di kota turut memperkuat tingkat kepuasan publik meski masa kepemimpinannya baru berjalan delapan bulan.
“Biasanya orang nilai puas setelah tiga tahun. Tapi ini baru delapan bulan mereka sudah mau nyatakan puas. Itu luar biasa,” ujarnya.
Ia juga menyoroti respons positif masyarakat terkait kebijakan pembatasan musik hingga larut malam. Menurutnya, banyak warga justru membantu menjelaskan manfaat kebijakan itu kepada sesama.
“Mereka berdiskusi sendiri. Bahkan wartawan juga bantu menjelaskan bahwa ini untuk menghindari kriminalitas dan kecelakaan,” katanya.
Christian menyampaikan terima kasih kepada seluruh OPD yang dinilainya telah bekerja dengan kompak meski pemerintah kota menghadapi keterbatasan anggaran.
“Di tengah keterbatasan luar biasa, kalau kita bisa memberikan kepuasan publik 80 persen, itu luar biasa. OPD-OPD sudah mendukung full,” tegasnya.
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa pemerintah tidak boleh berpuas diri. Evaluasi kinerja tetap dilakukan setiap bulan untuk memastikan perbaikan pelayanan publik terus berjalan.
“Saya masih merasa banyak kekurangan. Masih ada yang harus diperbaiki. Jadi ini apresiasi, tapi kita harus tetap segar,” tandasnya.
Menurut Christian, survei FISIP Undana menjadi instrumen penting untuk memperkuat kebijakan berbasis data. Ia menyampaikan apresiasi kepada para akademisi Undana yang melakukan survei secara independen.
“Terima kasih untuk Undana FISIP, untuk para akademisi dan para doktor yang sudah memberikan nilai positif ini,” katanya.
Christian menutup dengan ajakan agar seluruh warga menjaga Kota Kupang sebagai rumah bersama: aman, nyaman, dan membanggakan.
Sebelumnya, survei yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara FISIP Undana menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Christian–Serena mencapai 80,10 persen—angka yang dinilai di atas rata-rata kota setara.
Hasil survei ini dipaparkan dalam diskusi publik bertajuk Kepemimpinan Transformasi Kepala Daerah: Refleksi Kepuasan dan Harapan Masyarakat di Subasuka Resto, Sabtu (6/12/2025).
Dalam paparan tersebut, para akademisi menilai tingginya kepuasan publik menjadi modal penting untuk percepatan pembangunan.
Namun sejumlah catatan tetap perlu diperhatikan, di antaranya pemerataan layanan ke wilayah pinggiran, penanganan sampah, serta pemenuhan air minum.
Akhirnya, hasil survei ini tidak hanya menjadi cermin keberhasilan awal, tetapi juga menjadi arah baru bagi pemerintah kota untuk memperkuat transformasi tata kelola dan memastikan pembangunan Kota Kupang berlangsung merata, inklusif, dan berkelanjutan.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar