Sinkronisasi Data JKN Pertama di Indonesia, Walikota Dedy Wahyudi Raih Penghargaan Inovasi Sehati
- account_circle admin
- calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

BENGKULU, jarrakpos.com – Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menerima penghargaan atas Inovasi Sistem Evaluasi Harian Tindak Lanjut JKN, disingkat Sehati, pada Selasa (30/9) di ruang kerjanya. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Syafrudin Imam Negara.
Syafrudin menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan karena Kota Bengkulu dianggap yang pertama dan satu-satunya di Indonesia yang sukses menggulirkan inovasi untuk sinkronisasi data peserta JKN secara akurat.
Program Sehati adalah buah kolaborasi antara Bappeda, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan Dinas Dukcapil Kota Bengkulu. Inovasi ini berfokus pada sinkronisasi data Dukcapil dengan data BPJS, memastikan seluruh warga terdata secara akurat dan otomatis terjamin keikutsertaannya dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Nama programnya Sehati. Intinya, data Dukcapil dan data BPJS kita satukan agar tidak ada lagi ketidaksinkronan. Alhamdulillah, ini yang pertama dan satu-satunya di Indonesia,” jelas Walikota Dedy Wahyudi.
Di sela-sela penyerahan penghargaan, Dedy Wahyudi turut memperkenalkan inovasi pelayanan publik berikutnya, yaitu Baru Lahir Dapat Akta Diantar Walikota atau disingkat BALADEWA.
Melalui program BALADEWA, setiap bayi yang baru lahir akan langsung dibuatkan akta kelahiran dan dimasukkan ke dalam Kartu Keluarga (KK). Dokumen lengkap tersebut kemudian akan diantar langsung oleh Walikota kepada keluarga.
“Kalau sebelumnya akta kematian dibuat gratis dan diantar, ke depan akta kelahiran juga begitu. Ini insya allah yang pertama di Indonesia,” tegasnya, optimis.
Pemerintah Kota Bengkulu berharap, dengan adanya penghargaan atas inovasi Sehati, akan semakin banyak inovasi pelayanan publik yang lahir, sehingga warga benar-benar merasakan kemudahan di berbagai bidang.
- Penulis: admin




Saat ini belum ada komentar