328 Siswa Ikuti Uji Sertifikasi Profesi LSP di SMK Negeri 6 Kupang, Siap Bersaing di Dunia Kerja
- account_circle Mario
- calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Sebanyak 328 siswa mengikuti Uji Sertifikasi Profesi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) SMK yang dipusatkan di SMK Negeri 6 Kupang pada 7 hingga 11 April 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, menandai dimulainya rangkaian uji kompetensi yang diikuti oleh siswa kelas XII tahun ajaran 2025/2026.
Dari total peserta, 309 siswa berasal dari SMK Negeri 6 Kupang, 14 siswa dari SMK Negeri 1 Amarasi Barat, dan 5 siswa dari SMKS Surya Permata Eban.
Kepala SMK Negeri 6 Kupang, Asa Manason Lahtang, dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan uji sertifikasi profesi ini merupakan tahun kedua dan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas lulusan.
“Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat, dunia kerja, dan perguruan tinggi bahwa lulusan SMK Negeri 6 Kupang memiliki kualitas dan kompetensi yang siap bersaing,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) selama ini telah memberikan dampak positif, terutama dalam menyelaraskan kebutuhan industri dengan kompetensi yang diajarkan di sekolah.
“Banyak perusahaan telah merekrut lulusan kami dan memberikan apresiasi. Ini menjadi kebanggaan karena membuktikan bahwa lulusan SMK Negeri 6 Kupang mampu bekerja dengan baik,” tambahnya.
Uji sertifikasi ini mencakup berbagai skema berbasis KKNI Level II, antara lain kompetensi Akuntansi dan Keuangan Lembaga, Office Administrative, Junior Technical Support, Pemrogram Junior, serta Junior Operator Desain Grafis. Proses penilaian dilakukan oleh 10 asesor yang merupakan guru SMK Negeri 6 Kupang.
Kegiatan ini juga melibatkan berbagai mitra industri, di antaranya Stikom Artha Buana, Ilmu Komputer Undana, Ramayana, Hypermart, Injeksi Creative Center, Filosi, Bank Tabungan Negara, PT Arsenet Global Solution (AGS), PLN Icon Plus, serta Telkom Akses.
Perwakilan mitra industri, Region Manager PT Arsenet Global Solution (AGS), Timmy Therik, menilai sertifikasi profesi menjadi indikator penting dalam melihat kesiapan lulusan SMK memasuki dunia kerja.
“Sertifikasi ini memastikan siswa memiliki standar kompetensi yang dibutuhkan industri. Ini sangat membantu perusahaan dalam proses rekrutmen,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Amarasi Barat, Maher S. H. B. Kaseh, berharap kolaborasi antara sekolah dan dunia industri terus terjaga.
“Kami berharap kerja sama ini terus berjalan dengan baik agar siswa semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ujarnya.
Ketua LSP SMK Negeri 6 Kupang, Syufyanto Minggele, S.Kom., M.Sos., menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga mutu dan kredibilitas sertifikasi, termasuk memastikan sertifikat yang diterbitkan diakui secara nasional melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
“Kami berkomitmen menjaga kualitas sertifikasi agar benar-benar kredibel dan diakui di dunia kerja. Sertifikat BNSP menjadi bukti kompetensi siswa,” jelasnya.
Kegiatan ini didukung oleh Dana BOS serta sumbangan orang tua siswa. Para peserta yang dinyatakan kompeten dijadwalkan akan dilepas secara resmi pada 6 Mei 2026 sebagai lulusan siap kerja yang telah memiliki sertifikasi profesi.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar