Warga Kauman Pondok Makmur Gelar Peringatan Maulid Nabi di Mushola Nurul Huda
- account_circle admin
- calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

BENGKULU, jarrakpos.com – Masyarakat kelompok Kauman, yang berada di ujung Desa Pondok Makmur/Sido Makmur, kembali menunjukkan kekompakan mereka dengan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushola Nurul Huda, Jumat (12/9/2025). Walaupun tanpa kehadiran Kepala Desa Pondok Makmur maupun Kepala Desa Sido Makmur, acara berlangsung meriah, khidmat, dan penuh antusiasme dari warga setempat.
Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) ini mengangkat tema “Mengikuti Jejak dan Mencontoh Akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai Tuntunan Umat Islam.” Tema tersebut dipilih sebagai refleksi agar masyarakat senantiasa menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai pedoman hidup sehari-hari, baik dalam bermasyarakat maupun beribadah.
Sejak sore, warga Kauman berbondong-bondong datang ke Mushola Nurul Huda. Laki-laki, perempuan, hingga anak-anak tampak memenuhi area mushola. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan adanya gotong royong mempersiapkan segala kebutuhan acara, mulai dari dekorasi sederhana, konsumsi, hingga penyambutan tamu.
Tradisi memperingati Maulid Nabi sudah lama dijaga masyarakat Kauman. Bagi mereka, kegiatan ini bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, sekaligus mengajarkan nilai kebersamaan kepada generasi muda.
Acara inti diisi dengan tausiyah agama oleh KH Toyip dari Silaut, Pesisir Selatan. Dalam ceramahnya, KH Toyip menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
“Rasulullah adalah suri teladan yang sempurna. Jika kita ingin bahagia dunia dan akhirat, jadikan akhlak beliau sebagai pegangan. Mulai dari kejujuran, keadilan, kesabaran, hingga kepedulian terhadap sesama,” ujar KH Toyip.
Beliau juga mengingatkan generasi muda agar tidak hanya memahami peringatan Maulid sebagai seremonial tahunan, melainkan sebagai pengingat untuk meneguhkan iman dan memperbaiki perilaku.
Salah satu tokoh pemuda setempat, Dedi atau akrab disapa Dudung, mengungkapkan bahwa masyarakat Kauman selalu kompak dalam kegiatan apa pun, baik keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.
“Masyarakat Kauman akan selalu kompak dan rukun dalam kegiatan apa pun demi majunya kelompok lingkungan Kauman. Inilah kekuatan kami, kebersamaan dan silaturahmi,” tegasnya.
Menurut Dudung, kekompakan tersebut menjadi modal sosial yang sangat berharga. Ia berharap tradisi baik ini terus dijaga oleh generasi muda, sehingga lingkungan Kauman tetap menjadi contoh kebersamaan di wilayah Desa Pondok Makmur/Sido Makmur.
Meski kedua kepala desa tidak sempat hadir, hal itu sama sekali tidak mengurangi semangat masyarakat. Justru, warga menunjukkan bahwa semangat kebersamaan lahir dari inisiatif mereka sendiri. Peringatan Maulid menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Kauman mampu menjaga solidaritas tanpa bergantung pada pihak tertentu. (Kusnanto)
- Penulis: admin




Saat ini belum ada komentar