Connect with us

DAERAH

UNHI Sosialisasikan Prodi Ilmu Filsafat dan Hukum Agama Hindu di Kukuh

Redaksi Jarrakpos

Published

on

Foto : Perbekel Desa Kukuh (baju putih sedang membaca) saat menerima tim sosialisasikan Prodi Ilmu Filsafat dan Hukum Agama Hindu UNHI.


TABANAN, JARRAK POS – Dekan Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Dr. I Wayan Subrata, M.Ag, menggelar sosialisasi Program Studi (Prodi) Ilmu Filsafat Hindu dan Prodi Hukum Agama Hindu di kantor Desa Kukuh, Marga, Tabanan, Kamis (25/1). Turut mendampingi Wayan Subrata yakni Wakil Dekan Dr. Drs. I Wayan Watra S.Ag, M.Si, Kepala Prodi Ilmu Filsafat Hindu Dr. Drs. I Wayan Martha, M.Si, dan Kaprodi Hukum Agama Hindu Drs. I Putu Sarjana, M.Si. Rombongan UNHI diterima Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto dan perangkat desa setempat.

Dekan Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan UNHI, Wayan Subrata menyampaikan, fakultasnya ini buka pendaftaran untuk jalur umum mulai 5 Maret 2018 sampai dengan 3 Agustus 2018. Pendaftaran mahasiswa baru dibuka tiga gelombang. Sementara testing gelombang pertama pada 12 Mei 2018, gelombang kedua 14 Juli 2018, dan gelombang ketiga 4 Agustus 2018. Waktu testing dari pukul 09.00 Wita hingga 12.00 Wita. Kami dapat tugas untuk sosiliasikan kampus dan program beasiswa, ungkap Wayan Subrata.

Subrata mengatakan, beasiswa yang dikucurkan ke UNHI sering lebih banyak dari jumlah mahasiswanya. Sehingga hampir setiap tahun kembalikan beasiswa ke Kementerian Keagamaan. Jenis beasiswa yang ada di UNHI yakni beasiswa bebas SPP, beasiswa PPA dan BP-PPA dari Dikti, beasiswa bidikmisi dari Dikti, beasiswa miskin dan prestasi akademik dari Kementerian Agama, dan beasiswa miskin dan berprestasi dari bank.

Advertisement

Ditambahkan, UNHI juga telah bekerjasama dengan kampus di luar negeri yakni PRIF HSPK Frankfrut Jerman, dua kampus di India, dan kampus di Thailand. Sementara kampus di Indonesia salah satunya ISI Yogyakarta.

Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto, berterima kasih atas kedatangan tim UNHI yang telah penuhi undangan agar sosialisasi di Desa Kukuh. Sugianto mengaku punya visi Maha Mantera (Maju, Harmonis, Aman, Sejahtera) dalam membangun desa kelahirannya tersebut. Visinya itu bertujuan agar Kukuh bisa maju dan pendidikan menjadi prioritas utama.

Sugianto menjelaskan, pada tahun 2018, pihaknya merencanakan pembangunan gedung PAUD/TK untuk pembentukan karakter anak-anak berbasis Hindu. Gedung tersebut dibangun dengan tujuan pondasi masyarakat tentang pendidikan kehinduan semakin kuat. Dengan sosialisasi ini masyarakat diharapkan tergugah meneruskan pendidikan, tidak hanya puas tamat SMA/SMK saja,” pungkasnya. han/ama

Advertisement
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply