Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Program FAPE-PS Salurkan Miliaran Rupiah ke NTT, Usman Husin: Masyarakat Bentuk Kelompok, Saya Siap Bantu

Program FAPE-PS Salurkan Miliaran Rupiah ke NTT, Usman Husin: Masyarakat Bentuk Kelompok, Saya Siap Bantu

  • account_circle Mario
  • calendar_month 32 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, mengajak masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) memanfaatkan Program Fasilitasi Agroforestri Pangan dan Energi Perhutanan Sosial (FAPE-PS) sebagai peluang meningkatkan kesejahteraan keluarga. Menurutnya, masyarakat tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus aktif membentuk kelompok dan mengusulkan program agar mendapat dukungan pemerintah.

“Saya mengajak Bapak dan Mama segera membentuk kelompok dan mengajukan usulan. Kalau kelompoknya sudah siap, sampaikan kepada saya. Saya akan bantu perjuangkan agar program ini bisa masuk ke wilayah Bapak dan Mama. Jangan sampai kesempatan ini lewat begitu saja,” kata Usman, Kamis (30/7/2026).

Usman menegaskan, FAPE-PS merupakan salah satu program strategis pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan di NTT. Melalui program tersebut, masyarakat yang mengelola kawasan perhutanan sosial tidak hanya memperoleh akses legal terhadap lahan, tetapi juga mendapatkan dukungan berupa bibit tanaman berkualitas, sarana produksi, pendampingan, hingga akses pasar agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Program FAPE-PS ini merupakan salah satu ikhtiar pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan di NTT. Negara hadir memberikan program kepada masyarakat agar lahan yang mereka kelola menjadi sumber penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Usman menjelaskan, pemerintah mengalokasikan bantuan sekitar Rp5,6 juta per hektare dalam bentuk sarana produksi, bukan uang tunai. Bantuan tersebut meliputi bibit tanaman kayu berkualitas, bibit tanaman pangan seperti jagung, padi maupun pangan lokal sesuai karakteristik daerah, alat penunjang kegiatan, biaya pembersihan lahan, hingga pendampingan kepada kelompok masyarakat.

Pada tahun 2026, program FAPE-PS di NTT menargetkan pengembangan lahan seluas 1.336 hektare yang dikelola sekitar 40 kelompok perhutanan sosial. Dengan luasan tersebut, nilai program yang dikucurkan pemerintah mencapai miliaran rupiah.

“Ini bukan angka yang kecil. Yang paling penting adalah masyarakat benar-benar memanfaatkan program ini agar lahannya produktif dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga,” katanya.

Menurut Usman, ukuran keberhasilan program tidak hanya dilihat dari luas lahan yang ditanami, tetapi juga dari meningkatnya pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau kelompok berhasil mengelola lahannya dengan baik, hasil panennya meningkat, pendapatannya naik, maka tujuan utama program ini tercapai. Kita ingin masyarakat semakin mandiri dan kemiskinan di NTT terus berkurang,” ujarnya.

Sebagai Anggota Komisi IV DPR RI, Usman menegaskan akan terus mengawal agar semakin banyak program pemerintah pusat hadir di NTT.

“Tugas kami di DPR RI adalah memastikan program pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat. Saya akan terus memperjuangkan agar semakin banyak kelompok perhutanan sosial di NTT mendapatkan manfaat dari program seperti FAPE-PS,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Perhutanan Sosial Kupang, Erwin, mengatakan FAPE-PS dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, mengoptimalkan pemanfaatan kawasan perhutanan sosial, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, kelompok masyarakat hingga mitra usaha sebagai offtaker yang siap menampung hasil produksi masyarakat.

“Pendampingan dilakukan sejak awal pelaksanaan program hingga proses pengembangan usaha masyarakat. Kami juga melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala agar bantuan benar-benar dimanfaatkan sesuai tujuan,” katanya.

Erwin menambahkan, komoditas prioritas dalam FAPE-PS di NTT meliputi tanaman Multi Purpose Tree Species (MPTS) seperti mete, kakao, dan komoditas kehutanan lainnya, serta tanaman pangan, terutama jagung, yang sesuai dengan karakteristik lahan di NTT.

Untuk menghadapi tantangan perubahan iklim dan keterbatasan air, Balai Perhutanan Sosial Kupang juga berkoordinasi dengan BMKG dalam menentukan waktu tanam yang tepat sehingga peluang keberhasilan program semakin besar.

Ia optimistis peluang perluasan program pada tahun-tahun mendatang masih terbuka apabila pelaksanaan tahun ini menunjukkan hasil yang baik.

“Target kami bukan hanya bertambahnya tutupan lahan, tetapi juga meningkatnya produksi tanaman, terjaganya kelestarian lingkungan, dan yang paling utama meningkatnya kesejahteraan masyarakat yang mengelola kawasan perhutanan sosial,” pungkasnya.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Plan Indonesia dan Bayan Group Hadirkan Akses Air Bersih Berkelanjutan di TTS

    Kolaborasi Plan Indonesia dan Bayan Group Hadirkan Akses Air Bersih Berkelanjutan di TTS

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 248
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Perjalanan menuju Desa Pisan dimulai dari Kupang pada sore 18 November 2025. Matahari meredup, menyisakan langit jingga yang memantul di atas perbukitan Timor. Malam disambut di Kota Soe yang dingin, sebelum keesokan harinya perjalanan dilanjutkan menembus jalan berkelok sepanjang dua jam lebih menuju Kecamatan Amanuban Timur. Di ujung perjalanan itu, Desa Pisan tengah […]

  • Undana dan Bank NTT Perkuat Arah Digitalisasi Kampus, Siapkan Sistem Pembayaran Modern dan Dorong Literasi Keuangan 30 Ribu Mahasiswa

    Undana dan Bank NTT Perkuat Arah Digitalisasi Kampus, Siapkan Sistem Pembayaran Modern dan Dorong Literasi Keuangan 30 Ribu Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 49
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Upaya mempercepat transformasi digital di dunia pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur kembali menguat. Universitas Nusa Cendana Universitas Nusa Cendana menjajaki kemitraan strategis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur Bank NTT untuk membangun sistem digitalisasi kampus, memperluas literasi keuangan mahasiswa, sekaligus memperkuat dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) […]

  • Jelang Lebaran 4 Kasus Narkoba Dibongkar Polisi, 5 Tersangka Diamankan

    Jelang Lebaran 4 Kasus Narkoba Dibongkar Polisi, 5 Tersangka Diamankan

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 221
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Satresnarkoba Polres Kuningan Jawabarat kembali membongkar sindikat narkoba, selama bulan Februari 2026 ini berhasil mengungkap empat (4) kasus peredaran narkoba. Dari pengungkapan kasus tersebut kepolisian mengamankan lima (5) tersangka beserta barang bukti sejumlah barang haram diantaranya 7.4 gram Sabu, 260 butir psikotropika, serta 2.811 butir obat keras/bebas terbatas. Dalam keterangannya Kasat Narkoba […]

  • Refleksi Damai Natal dan Penuh Makna di Akademi Militer

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 475
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Gubernur Akademi Militer, Mayjen TNI Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, bersama ibu Dessy Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, memimpin Perayaan Natal Bersama Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Moch Lily Rochli Akademi Militer. Kegiatan ini dihadiri oleh Taruna, organik, dan keluarga Kristiani sebagai bentuk perwujudan nilai kebersamaan dan toleransi. Perayaan Natal dimulai dengan doa pembuka […]

  • Polsek Bukit Kapur Pantau Tiga SPBU Di Wilayahnya Menjaga Kondusifitas Dan Ketersediaan BBM

    Polsek Bukit Kapur Pantau Tiga SPBU Di Wilayahnya Menjaga Kondusifitas Dan Ketersediaan BBM

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 27
    • 0Komentar

        DUMAI, Jarrakpos.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Kapur melaksanakan kegiatan pengecekan ketersediaan serta harga bahan bakar minyak (BBM) di tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kecamatan Bukit Kapur pada hari Rabu (15/07/2026). Kapolsek Bukit Kapur Akp. Boy Setiawan. S.A.P., M. Si., perintahkan anggota Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran distribusi […]

  • Tumbang kan Choil Sol-gyu/Goh V Shem, Indra/N Joaquin Raih Gelar Pertama di Depan Publik Sendiri

    Tumbang kan Choil Sol-gyu/Goh V Shem, Indra/N Joaquin Raih Gelar Pertama di Depan Publik Sendiri

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Medan – Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, berhasil menjadi juara Indonesia Masters II 2025 setelah menang dramatis atas pasangan veteran. Raymond/Joaquin menampilkan aksi luar biasa hingga mampu mengalahkan Choil Sol-gyu/Goh V Shem 21-18-17-21-24-22 di GOR Pancing PBSi, Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (26/10/2025). Pertarungan melawan pasangan gado-gado Korea Selatan/Malaysia itu tidak berjalan mudah. Di gim pertama, Raymond/Joaquin […]

expand_less