Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OLAHRAGA » Prancis vs Maroko, Fidel Ganis Siregar: Duel Dua Filosofi Berbeda

Prancis vs Maroko, Fidel Ganis Siregar: Duel Dua Filosofi Berbeda

  • account_circle Syawal
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Medan – Prancis vs Maroko pada babak perempat final Piala Dunia 2026 menjadi salah satu pertandingan menarik yang layak dinantikan. Les Bleus kembali berhadapan dengan Singa Atlas dalam laga hidup mati setelah kedua negara sebelumnya bertemu di semifinal Piala Dunia 2022.

Pertandingan Prancis vs Maroko dijadwalkan berlangsung di Boston Stadium, Foxborough, Amerika Serikat, Jumat (10/7/2026) pukul 03.00 WIB.

Pemenang pertandingan ini akan melaju ke semifinal dan menghadapi pemenang duel Spanyol vs Belgia.

Mantan Wakil ketua PSSI Sumut Fidel Ganis Siregar mengatakan, pertandingan Prancis versus Maroko adalah pertemuan dua filosofi permainan sepakbola yang sangat berbeda.

Prancis sebuah tim yang dibangun di atas kualitas individu kelas dunia, kedalaman skuad, dan kemampuan menyerang yang hampir tidak memiliki kelemahan.

Sedangkan Maroko adalah tim yang dalam beberapa tahun terakhir telah mengubah cara dunia memandang sepak bola Afrika, dengan organisasi pertahanan yang luar biasa, disiplin taktik yang tinggi, serta mental bertanding yang mampu menumbangkan tim-tim unggulan.

Secara statistik dan kekuatan skuad, Prancis masih menjadi favorit juara. Namun, Maroko terus dipandang sebagai “giant killer” yang paling berbahaya di turnamen ini setelah kembali menembus fase akhir kompetisi dunia.

“Jika kita membandingkan satu demi satu pemain dari kedua tim, terlihat bahwa Prancis memiliki keunggulan hampir di seluruh lini. Di bawah mistar, Mike Maignan adalah penjaga gawang modern yang tidak hanya piawai menyelamatkan tembakan, tetapi juga menjadi titik awal pembangunan serangan.

Kemampuan distribusi bolanya memungkinkan Prancis keluar dari tekanan tanpa harus memainkan bola panjang. Di lini belakang, kombinasi William Saliba dan Ibrahima Konaté menawarkan perpaduan yang sangat langka.

Saliba mungkin merupakan bek dengan positioning terbaik di dunia saat ini. Ia hampir tidak pernah terpancing keluar dari posisinya. Konaté melengkapi dengan kekuatan fisik, duel udara, dan recovery speed yang luar biasa.

Mereka menjadi fondasi yang membuat Prancis hanya sangat sedikit memberikan peluang bersih kepada lawan, “katanya dalam pesan wasthap nya, Selasa (7/7)

Namun kekuatan terbesar Prancis jelas nya, justru berada di lini tengah. Aurélien Tchouaméni adalah “jantung” permainan Prancis. Dalam analisis modern, pemain seperti Tchouaméni sering disebut sebagai balance player. Pemain seperti ini tidak selalu terlihat mencolok, jarang mencetak gol, jarang memberi assist. Tetapi hampir seluruh ritme permainan bergantung kepadanya.

Ia mengetahui kapan harus mempercepat tempo, kapan harus memperlambat, kapan harus melakukan tactical foul, kapan harus turun di antara dua bek tengah.

Pemain seperti inilah yang membuat struktur permainan tetap stabil. Di depan, kualitas Prancis menjadi semakin mengerikan. Kylian Mbappé tetap merupakan pemain paling menentukan dalam sepak bola dunia saat ini. Yang membuat Mbappé berbeda bukan hanya kecepatannya tetapi kemampuannya mengambil keputusan dalam sepersekian detik. Bek lawan sering mengetahui apa yang akan dilakukan Mbappé.

” Masalahnya adalah mereka tetap tidak mampu menghentikannya.
Ketika Mbappé bergerak dari kiri menuju half-space, ia memaksa dua bahkan tiga pemain bertahan bergeser. Pergerakan tanpa bola inilah yang membuka ruang bagi Dembélé maupun pemain lini kedua. Inilah mengapa ancaman Prancis tidak pernah hanya berasal dari satu pemain. Ia berasal dari struktur permainan yang sangat matang”, sebut pria yang juga berprofesi sebagai dokter ini.

Menurut nya, menganggap Maroko sebagai under dog adalah kekeliruan besar. Maroko telah membuktikan selama beberapa tahun terakhir bahwa mereka kini bukan lagi kejutan tetapi merupakan kekuatan sepak bola dunia. Yang membuat Maroko berbeda adalah kolektivitas.

Banyak negara memiliki pemain hebat tetapi sedikit yang memiliki organisasi permainan sebaik Maroko. Ketika kehilangan bola, seluruh pemain bergerak hampir bersamaan. Jarak antar lini hanya sekitar 10 meter.
Akibatnya lawan hampir tidak pernah memperoleh ruang di area sentral. Inilah sebabnya mengapa tim-tim besar sering dipaksa bermain melebar saat menghadapi Maroko. Semakin banyak crossing yang dilepaskan lawan, justru semakin nyaman pertahanan Maroko.

Sepak bola modern memang dipenuhi angka xG, PPDA, Progressive pass, Packing rate. Namun pertandingan besar sering ditentukan oleh sesuatu yang tidak muncul dalam statistik.
Maroko memiliki sesuatu yang sangat berbahaya : Kepercayaan diri. Mereka tidak lagi merasa inferior menghadapi negara besar. Mereka telah mengalahkan tim-tim besar. Mereka pernah mencapai semifinal Piala Dunia 2022. Kini mereka kembali berada di babak delapan besar. Mental seperti ini sulit diukur dengan angka..

Sebaliknya Prancis memiliki pengalaman bermain pada fase-fase penentuan turnamen besar. Pemain seperti Mbappé, Dembélé, Maignan, Saliba, maupun Rabiot memahami bagaimana mengendalikan emosi ketika pertandingan berjalan ketat.
Perbedaan pengalaman inilah yang sering menjadi pembeda pada menit-menit akhir.

“Jika saya menjadi Didier Deschamps, saya tidak akan memaksa menyerang terlalu cepat. Justru saya akan menghindari kehilangan bola di area tengah. Saya akan meminta Theo Hernandez dan Koundé naik bergantian. Bukan bersamaan. Karena dua full-back yang naik bersamaan memberi ruang bagi transisi cepat Maroko.”

“Saya juga akan meminta Dembélé lebih sering berpindah sisi. Hal ini akan memaksa Hakimi berpikir dua kali sebelum melakukan overlap”.

“Jika saya menjadi Walid Regragui maka saya akan membiarkan Prancis menguasai bola hingga 65%. Tidak masalah. Target saya bukan possession. Target saya adalah memancing frustrasi. Saya akan mempersempit ruang di depan kotak penalti. Kemudian menunggu satu kesalahan umpan Tchouaméni atau Rabiot. Begitu bola direbut, transisi harus selesai dalam tiga hingga lima detik. Inilah cara terbaik melukai Prancis”, papar nya

Untuk peluang Prancis lolos adalah sekitar 74–78%, sedangkan Maroko sekitar 22–26%. Secara objektif, Prancis adalah tim yang lebih lengkap yang menjadikan mereka favorit yang layak.

Namun, Maroko telah membangun reputasi sebagai tim yang mampu membuat lawan kehilangan kesabaran. Bila mereka berhasil mempertahankan skor tetap imbang hingga memasuki 20 menit terakhir, tekanan psikologis akan mulai berpindah ke kubu Prancis, dan peluang kejutan meningkat secara nyata.

Karena itu, prediksi saya adalah Prancis menang 2–1, tetapi melalui pertandingan yang jauh lebih rumit daripada yang diperkirakan banyak orang. Bila Prancis unggul lebih dahulu, peluang mereka untuk lolos meningkat tajam.

Sebaliknya, jika Maroko mampu menjaga kedudukan tetap imbang hingga akhir waktu normal, mereka memiliki peluang yang jauh lebih besar untuk memaksakan perpanjangan waktu bahkan mengulang kisah sebagai penakluk raksasa di panggung Piala Dunia.

  • Penulis: Syawal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pura-Pura Pinjam Motor, Akhirnya Motor Teman Sendiri Dijual

    Pura-Pura Pinjam Motor, Akhirnya Motor Teman Sendiri Dijual

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 279
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Diakhir tahun 2025 jajaran polres kuningan Jawabarat kembali meringkus pelaku tindak kejahatan Curanmor. Ketiga pelaku kini diamankan di sel tahanan polres kuningan. Menurut keterangan Kapolres AKBP M Ali Akbar dalam rilis di Mapolres Kuningan mengatakan bahwa pada tanggal 5 Desember 2025 telah terjadi tindak pidana curanmor yang terjadi di kostan komplek Siaga Indah […]

  • Mahasiswa Baru Universitas Kuningan Ikuti Technical Meeting PKKMB 2026 “UNIKU RAHAYU”

    Mahasiswa Baru Universitas Kuningan Ikuti Technical Meeting PKKMB 2026 “UNIKU RAHAYU”

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Bertempat di Gedung Student Center Iman Hidayat Kampus I, Sabtu (12/9/2026), Universitas Kuningan (Uniku) resmi menggelar kegiatan technical meeting (TM) pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru atau yang dikenal dengan nama “PKKMB”. Kegiatan tersebut, dihadiri oleh Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, Wakil Rektor IV, Dosen Pendamping, Ketua BEM bersama Jajaran Pengurus, Panitia PKKMB […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Spooting Calon Prajurit TNI

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 619
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonarmed 11 Kostrad menggelar kegiatan spooting bagi calon rekrutmen TNI di Markas Komando Taktis Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, yang berlokasi di Jalan Fatahilah, Kecamatan Nunukan Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para calon prajurit dengan berbagai materi penting, termasuk bimbingan belajar psikologi dan mental […]

  • Dari Posko Karhutla Pulau Jumat, Pangdam XIX/TT Bersama Rombongan Memohon Turunnya Hujan

    Dari Posko Karhutla Pulau Jumat, Pangdam XIX/TT Bersama Rombongan Memohon Turunnya Hujan

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 37
    • 0Komentar

      INHU.Jarrakpos.com – Di tengah upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP bersama rombongan melaksanakan Salat Istisqa di Posko 1 Karhutla, Desa Pulau Jumat, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu (16/9/2026). Salat Istisqa dilaksanakan sekitar pukul 14.00 WIB setelah Pangdam bersama […]

  • BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Ingatkan Bahaya Calo JHT, Klaim Resmi Dipastikan Gratis

    BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Ingatkan Bahaya Calo JHT, Klaim Resmi Dipastikan Gratis

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Bengkulu, Jarrakpos.com – Meningkatnya praktik percaloan dalam pengurusan pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Menanggapi hal tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu menegaskan bahwa seluruh proses klaim dilakukan tanpa biaya dan dapat diakses langsung oleh peserta melalui saluran resmi. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu, Ferama Putri, menekankan bahwa penggunaan jasa perantara atau […]

  • Bhabinkamtibmas Bagan Keladi Bersama Petani Tinjau Langsung Perkembangan Tanaman Pekarangan Pangn Bergizi

    Bhabinkamtibmas Bagan Keladi Bersama Petani Tinjau Langsung Perkembangan Tanaman Pekarangan Pangn Bergizi

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Dumai, JARRAKPOS.COM – Personil Bhabinkamtibmas Kelurahan Bagan Keladi Polsek Dumai Barat Aiptu Riche Tarigan bersama Bapak Nani melakukan giat pengecekan Pakarangan Pangan Bergizi. Giat ini dilaksanakan pada Selasa 26 Mei 2026 sekira pukul 09.00 wib yang berlokasi di jalan Karya Bakti Rt 06 Kelurahan Bagan Keladi Kecamatan Dumai Barat Kota Dumai Adapun pekarangan bergizi yang […]

expand_less