Momen Harkopnas ke-79, Insan Koperasi di NTT Berbagi Kasih ke Tiga Panti Asuhan
- account_circle Mario
- calendar_month 58 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak sekadar menjadi momentum untuk memperkuat gerakan koperasi dan meningkatkan kapasitas para pengurusnya. Semangat kebersamaan juga diwujudkan melalui aksi sosial dengan mengunjungi tiga panti asuhan di Kota Kupang.
Aksi tersebut berlangsung usai kegiatan gerak jalan sehat yang diikuti sekitar 500 peserta pada Kamis (13/8/2026) pagi. Rombongan insan koperasi kemudian menyambangi tiga panti asuhan, yakni Panti Asuhan Kasih di Kelapa Lima, Panti Asuhan Santa Helena atau Guardian Holy Angel di Kampung Baru, serta Panti Asuhan Putra Aisyiyah.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan berupa sembako dan alat tulis kepada anak-anak di masing-masing panti asuhan. Bantuan ini menjadi bagian dari semangat berbagi yang dihadirkan dalam rangkaian Harkopnas ke-79.
Ketua Dekopinwil NTT, Paulus Rante Tadun, mengatakan peringatan Harkopnas harus memiliki makna yang lebih luas. Menurutnya, koperasi bukan hanya berbicara mengenai aktivitas ekonomi, tetapi juga tentang kebersamaan, kepedulian dan semangat gotong royong.
“Semangat koperasi adalah kebersamaan. Karena itu, peringatan Hari Koperasi juga harus menyentuh masyarakat, termasuk anak-anak di panti asuhan yang membutuhkan perhatian dan kepedulian kita bersama,” ujarnya.

Ketua Dekopinda Kota Kupang, Nyoman Radjendra, mengatakan kunjungan ke panti asuhan menjadi salah satu bentuk kepedulian insan koperasi sekaligus cara berbagi kebahagiaan dalam momentum Harkopnas.
“Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak. Yang paling penting adalah bagaimana kita terus membangun kepedulian dan semangat berbagi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Harkopnas ke-79 Tingkat Provinsi NTT dan Kota Kupang, Dominikus Ancis, menjelaskan kegiatan sosial tersebut sengaja menjadi bagian dari rangkaian peringatan Harkopnas.
“Peringatan Hari Koperasi bukan hanya tentang koperasi dan kegiatan ekonomi. Ada nilai kebersamaan dan gotong royong yang harus kita hidupkan. Karena itu, kami ingin perayaan ini juga dirasakan oleh saudara-saudara kita di panti asuhan,” jelasnya.

Menurut Dominikus, kunjungan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberadaan koperasi di tengah masyarakat harus mampu memberikan dampak, bukan hanya secara ekonomi, tetapi juga secara sosial.
Rangkaian Harkopnas ke-79 kemudian dilanjutkan dengan pendidikan dan pelatihan perkoperasian bagi para pengurus koperasi tingkat Provinsi NTT dan Kota Kupang.
Dr. Made Susilawati, S.E., M.M., membawakan materi mengenai laporan keuangan, sementara Dominikus Ancis menyampaikan materi tentang tata kelola koperasi.
Rangkaian kegiatan selanjutnya ditutup dengan acara puncak peringatan Harkopnas ke-79 yang dihadiri unsur Forkopimda sekitar pukul 18.00 WITA.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar