Siang Hari di Weru, Rumah Tinggal Hangus Dilalap Api Akibat Dugaan Konsleting Listrik
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month 55 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM – Sebuah rumah tinggal di Perum Taman Weru Permai, Desa Weru Kidul, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, mengalami kebakaran pada Minggu (2/8/2026) siang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun sejumlah barang berharga dan dokumen penting hangus terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Evakuasi (PKPE) Kabupaten Cirebon, melalui Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan, dan Sarana Prasarana (Kabid PPSP), Eno Sujana, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Eno Sujana menjelaskan bahwa laporan pertama diterima oleh Sektor Weru pada pukul 15.03 WIB dari Bapak Hendra. Unit pemadam langsung bergerak lima menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 15.12 WIB.
“Saat tim tiba di lokasi, api masih menyala cukup besar. Kami segera melakukan gelar selang untuk pemadaman. Mengingat intensitas api yang tinggi, Sektor Weru juga meminta bantuan tambahan dari Sektor Sumber untuk memastikan ketersediaan stok air selama proses pemadaman,” ujar Eno Sujana.
Proses pemadaman baru dinyatakan selesai pada pukul 15.30 WIB, dilanjutkan dengan operasi pendinginan yang berakhir pada pukul 16.29 WIB.
Berdasarkan keterangan pemilik rumah, Ibu Merah, kebakaran diduga bermula dari konsleting listrik pada stop kontak televisi. Saat itu, listrik sempat padam saat Ibu Merah sedang menyalakan TV. Karena harus segera berangkat pengajian ke mushola, ia lupa mencabut stop kontak tersebut. Ketika listrik kembali menyala, terjadi konsleting yang memicu api merambat cepat ke atap plafon dan ruangan lainnya.
“Kebakaran ini mengakibatkan kerusakan pada area bangunan seluas kurang lebih 80 meter persegi dari total luas bangunan 148 meter persegi. Material yang terbakar meliputi televisi, kulkas, mesin cuci, kompor gas, kipas angin, lemari pakaian, serta dokumen-dokumen penting keluarga,” tambah Eno.
Dalam penanganannya, tim Damkar dipimpin oleh Kasi PPE Sukadi bersama Regu 2 Sektor Weru dan Regu 2 Sektor Sumber. Mereka juga berkoordinasi dengan Babinsa Koramil Weru, Bhabinkamtibmas Polsek Weru, perangkat desa, serta warga sekitar untuk mengamankan lokasi. Kendala utama yang dihadapi petugas adalah kondisi lalu lintas di akses jalan yang cukup ramai.
Himbauan Penting bagi Masyarakat
Menyikapi kejadian ini, Kabid PPSP Eno Sujana mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik:
1. Cabut Stop Kontak: Selalu cabut colokan peralatan elektronik dari sumber listrik jika tidak digunakan, atau pastikan menggunakan stabilizer/saklar yang aman. Jangan meninggalkan peralatan elektronik dalam keadaan tercolok saat meninggalkan rumah dalam waktu lama.
2. Cek Instalasi Listrik: Lakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi kabel dan instalasi listrik di rumah. Ganti segera jika ditemukan kabel yang mengelupas atau sudah tua.
3. Waspada Saat Listrik Padam-Nyala: Perhatikan peralatan elektronik saat terjadi pemadaman listrik bergilir. Pastikan semua saklar dalam posisi ‘OFF’ sebelum listrik menyala kembali untuk menghindari lonjakan arus (konsleting).
4. Sediakan Alat Pemadam Sederhana: Disarankan memiliki alat pemadam api ringan (APAR) atau setidaknya menyediakan pasir dan air di titik strategis rumah untuk antisipasi awal.
“Masyarakat dihimbau untuk selalu memprioritaskan keselamatan. Matikan sumber api dan listrik sebelum meninggalkan rumah. Jika terjadi kebakaran, segera hubungi Call Center Damkar Kabupaten Cirebon atau nomor darurat 112,” pungkas Eno Sujana.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar