Terkait Pembukaan Lahan di Lereng Gunung Ciremai, Puspita Cipta Group Angkat Bicara
- account_circle Ghana
- calendar_month Selasa, 9 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Setelah beberapa pekan viral atas perbincangan hangat mengenai alat berat yang beroperasi di lahan lereng gunung Ciremai, maka dengan ini Management Puspita Cipta Group melakukan klarifikasi dengan insan pers dalam acara Jumpa Pres digelar di Minara House, Senin (08/12/2025). Pihak Puspita dalam hal ini menerangkan bahwa aktivitas yang selama ini berlangsung bukanlah pembangunan usaha, melainkan pembukaan kembali lahan yang telah lama terbengkalai.
Beberapa tahun kebelakang kami Perusahaan membeli lahan dari warga yang ada di wilayah Desa Cisantana Kecamatan Cigugur, ternyata lahan yang dibeli tersebut merupakan lahan yang tidak Produktif yang sulit air dan banyak ditumbuhi oleh gulma, termasuk pohon pohon liar Kaliandra yang sering mematikan pohon yang produktif seperti Alpukat dan Nangka. Untuk mengatasi hal ini kami dari pihak manajemen mencoba untuk membersihkan gulma dan menanam kembali bibit pohon yang kami ambil dari wilayah Jawa Tengah.
Menurut Heri Ruhiyat Taupik Manajer Agro Puspita Cipta Group kami mencoba membersihkan dengan sedikit sedikit membuka jalan untuk menyimpan bibit pohon, diantaranya pohon jati, pinus dan lain lain. Menurut Heri bibit pohon tersebut kami ambil dari JawaTengah.
Ditambahkan Heri awal dari pembersihan tersebut dilakukan dengan cara manual, namun dikarenakan medan yang terjal dan pertumbuhan gulma yang sangat cepat, akhirnya untuk mengefektifkan waktu kami menggunakan alat berat.
Ditempat yang sama Nuky Nuholis, S.P., selaku Korlap Agrowisata menerangkan bahwa penggunaan alat berat hanya sebatas untuk membersihkan gulma. Untuk jangka panjang kami berencana untuk membuat hutan tematik yang digunakan untuk kegiatan penelitian, edukasi dan rekreasi, tegas Nuky.
Sementara itu Ady Waggos, SH., MH selaku Kepala Bagian Hukum menepis kabar mengenai pembangunan sirkuit. Saya tegaskan kembali tidak ada pembangunan sirkuit, dan juga belum ada rencana untuk pembangunan usaha di lokasi tersebut, ucap Ady.
Ady menambahkan apabila kedepan ada pengembangan usaha, tentu kami akan memproses Amdal yang sesuai dengan Master Plan.
Dengan demikian kami pihak Puspita Cipta Group berharap banyak dengan niat baik untuk mengembalikan vegetasi lahan di lereng Gunung Ciremai untuk mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, sehingga tujuan kami untuk membangun kembali hutan yang bermanfaat bagi pendidikan dan lingkungan. (Agh@N)
- Penulis: Ghana




Saat ini belum ada komentar