Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI Jakarta » Kejari Jakpus Terima Berkas Tahap II Kasus Gratifikasi Terpidana Ronald Tannur

Kejari Jakpus Terima Berkas Tahap II Kasus Gratifikasi Terpidana Ronald Tannur

  • account_circle Jumri
  • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jarrakpos.com Jakarta – Tim Penuntut Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus), Rabu (8/1/2025) telah menerima pelimmpahan berkas perkara dua tersangka dan barang bukti (Tahap II) dari penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Pidsus Kejagung) dalam kasus suap atau gratifikasi penanganan perkara terpidana Ronald Tannur.

Kedua tersangka itu Meirizka Widjaja (MW) adalah ibu Ronald Tannur, sementara Lisa Rachmat (LR) selaku penasihat hukum yang mendampingi anak MW, dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Harli Siregar dalam keteranganya, (9/1) mengatakan, Pelimpahan serah terima, tanggung jawab itu kedua berkas tersangka dan barang bukti (Tahap II) berinisial MW dan LR dilaksanakan, (8/1) di Kejari Jakarta Pusat.

Harli Siregar mengungkapkan kasus posisi kedua tersangka MW dan LR:

Pada tanggal 6 oktober 2023, tersangka MW dengan ditemani oleh saksi Fabrizio Revan Tannur menemui Tersangka LR di kantor Lisa Associate yang beralamat di Jalan Kendal Sari Raya No 51-52 Surabaya. Pertemuan tersebut membahas hal-hal apa saja yang perlu dibiayai oleh Tersangka MW dalam pengurusan perkara dan langkah-langkah yang akan ditempuh.

Bahwa untuk keperluan pengurusan perkara Gregorius Ronald Tannur, atas permintaan tersangka LR, tersangka MW dalam kurun waktu Oktober 2024 sampai Agustus 2024 menyerahkan uang kepada tersangka LR sebesar kurang lebih Rp1.500.000.000,-

Sekitar bulan Januari 2024 pada saat penanganan perkara masih tahap penyidikan, tersangka LR menghubungi saksi ZR melalui pesan Whatsapp dan meminta saksi ZR untuk memperkenalkan dan membuat janji bertemu Ketua Pengadilan Negeri Surabaya.

Tersangka LR datang ke Pengadilan Negeri Surabaya untuk bertemu dengan Ketua Pengadilan Negeri Surabaya untuk meminta dan menanyakan majelis hakim yang akan menangani perkara Gregorius Ronald Tannur dan dijawab oleh Ketua Pengadilan Negeri Surabaya bahwa hakim yang akan menyidangkan perkara Gregorius Ronald Tannur adalah saksi Erintuah Damanik, saksi Mangapul dan saksi Heru Hanindyo.

Bahwa selanjutnya sekira tanggal 01 Juni 2024, bertempat di Gerai Dunkin’ Donuts Bandara Ahmad Yani Semarang, Tersangka LR menyerahkan sebuah amplop yang berisi uang dollar singapura sejumlah 140.000 SGD dengan pecahan 1.000 dolar singapura kepada saksi Erintuah Damanik.

Setelah dua minggu saksi Erintuah Damanik menyerahkan dan membagi uang tersebut kepada saksi Mangapul dan saksi Heru Hanindyo di ruangan saksi Mangapul dengan masing-masing mendapatkan uang sebesar 38.000 SGD untuk saksi Erintuah Damanik, sebesar 36.000 SGD untuk saksi Mangapul dan sebesar 36.000 SGD saksi Heru Hanindyo.

Selanjutnya selain untuk para hakim yang menangani perkara, sejumlah 20.000 SGD untuk Ketua Pengadilan Negeri Surabaya dan 10.000 SGD untuk saksi Siswanto selaku paniteranya akan tetapi uang sejumlah 20.000 SGD untuk Ketua Pengadilan Negeri Surabaya dan 10.000 SGD untuk saksi Siswanto selaku panitera belum diserahkan kepada yang bersangkutan dan masih dipegang oleh saksi Erintuah Damanik.

Bahwa pada hari Sabtu tanggal 29 Juni 2024, Tersangka LR bertemu dengan saksi Erintuah Damanik di Bandara Ahmad Yani Semarang tepatnya di merchant Dunkin’ Donuts dan saat itu Tersangka LR menyerahkan uang kepada saksi Erintuah Damanik sebesar 48.000 SGD.

Kemudian saksi Erintuah Damanik merumuskan redaksional untuk putusan bebas terdakwa Gregorius Ronald Tannur lalu dilakukan revisi oleh saksi Heru Hanindyo.

Tanggal 24 Juli 2024, Majelis Hakim yang terdiri dari saksi Erintuah Damanik, saksi Mangapul dan saksi Heru Hanindyo membacakan putusan perkara Gregorius Ronald Tannur dengan amar putusan bebas terhadap terdakwa Gregorius Ronald Tannur.

Bahwa berdasarkan sidang Pleno Komisi Yudisial pada hari Senin tanggal 26 Agustus 2024 dengan keputusan bahwa ketiga hakim terlapor yang mengadili perkara pidana atas nama terdakwa Gregorius Ronald Tannur telah terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik dan/atau Pedoman Perilaku Hakim (KE-PPH) dan mengusulkan agar Para Hakim Terlapor dijatuhi sanksi berat berupa pemberhentian tetap dengan hak pensiun dan mengusulkan agar Para Terlapor diajukan kepada Mejelis Kehormatan Hakim (MKH).

Menindaklanjuti keputusan yang telah dijatuhkan oleh majelis sidang pleno, selanjutnya Komisi Yudisial menyampaikan surat usul penjatuhan sanksi kepada Ketua Mahkamah Agung Nomor: 2013/PIM/LM. 05/08/2024 tanggal 27 Agustus 2024 dengan melampirkan Putusan Sidang Pleno (PSP) yang merupakan produk dari putusan majelis sidang pleno Komisi Yudisial.

Pasal yang disangkakan terhadap tersangka LR yaitu: Kesatu Pasal 6 Ayat (1) huruf a Jo. Pasal 15 Jo.Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 Ayat (1) KUHP.

Kedua Pasal 5 Ayat (1) huruf a Jo. Pasal 15 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 Ayat (1) KUHP.

Sedangkan tersangka MW disangkakan melanggar pasal: Primair Pasal 6 Ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Subsidiair Pasal 5 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Selanjutnya setelah dilakukan Tahap II, tim Jaksa Penuntut Umum akan segera mempersiapkan Surat Dakwaan untuk pelimpahan berkas perkara a quo ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, tandasnya.

  • Penulis: Jumri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN di Magelang Lakuka Korupsi terkait Pungli PPG PAI Daljab Tahun 2024

    ASN di Magelang Lakuka Korupsi terkait Pungli PPG PAI Daljab Tahun 2024

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Magelang, Jumwaniyah dan Hakiki Yusani, didakwa melakukan tindak pidana korupsi terkait pungutan liar (pungli) di pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Jabatan (PPG PAI Daljab) tahun 2024. Terdakwa meminta peserta membayar Rp 8,5 juta untuk mengikuti program tersebut. Dakwaan terhadap Jumwaniyah dan Hakiki Yusani dibacakan Jaksa […]

  • Gen Z Bengkulu, Ayo Bangkit! Dispora Ajak Tinggalkan Zona Nyaman dan Raih Masa Depan Gemilang

    Gen Z Bengkulu, Ayo Bangkit! Dispora Ajak Tinggalkan Zona Nyaman dan Raih Masa Depan Gemilang

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.050
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Generasi Z (Gen Z) di Bengkulu diajak untuk keluar dari zona nyaman dan meninggalkan gaya hidup pasif yang menghambat potensi mereka. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu menginisiasi berbagai program untuk mendorong pemuda agar lebih aktif, produktif, dan berdaya saing. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu Ika Joni Ikhwan, menyoroti […]

  • BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair Asia 2026

    BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair Asia 2026

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BATAM, Jarrakpos.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat promosi investasi sektor kesehatan melalui partisipasinya dalam Medical Fair Asia 2026, salah satu pameran dagang internasional terkemuka di Asia Tenggara yang mempertemukan pelaku industri medis, teknologi kesehatan, serta penyedia layanan kesehatan dari berbagai negara. Diselenggarakan oleh Messe Düsseldorf Asia Pte. Ltd., Medical Fair Asia 2026 berlangsung pada […]

  • Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menetapkan 12 proyek strategis untuk tahun anggaran 2025

    Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menetapkan 12 proyek strategis untuk tahun anggaran 2025

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Jarrakpos. Com ROKAN HULU — Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menetapkan 12 proyek strategis untuk tahun anggaran 2025. Penetapan tersebut tertuang didalam Keputusan Bupati Rokan Hulu Nomor Kpts. 100.3.3.2/BAPPEDA/169/2025, tanggal 25 Maret 2025. Penetapan tersebut menyebutkan bahwa proyek-proyek strategis dirancang untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur dasar serta meningkatkan kualitas layanan public. Pembangunan diprioritaskan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi […]

  • Safari Ramadhan, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Serahkan Santunan

    Safari Ramadhan, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Serahkan Santunan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 399
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com– BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) cabang Bengkulu kembali menyerahkan santunan jaminan kematian (JKM). Kali ini santunan diberikan kepada ahli waris Edi Hartono sebesar total Rp 307 Juta, termasuk beasiswa untuk 2 orang anak sejumlah Rp 120 juta. Asisten II Provinsi Bengkulu Raden Ahmad Denni secara simbolis menyerahkan santunan kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam kegiatan […]

  • Babinsa yang Tuduh Penjual es Gabus Akhirnya Ditahan

    Babinsa yang Tuduh Penjual es Gabus Akhirnya Ditahan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 321
    • 0Komentar

    BOGOR,JARRAKPOS.COM – Komando Distrik Militer 0501/Jakarta Pusat resmi menahan Serda Heri, Babinsa Kelurahan Utan Kayu, usai menjalani sidang hukuman disiplin militer terkait kasus dugaan kekerasan terhadap Suderajat (49), pedagang es gabus yang sebelumnya dituduh berjualan menggunakan bahan spons. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Donny Pramono) menyampaikan bahwa sidang disiplin digelar pada Kamis (29/1/2026) dan memutuskan […]

expand_less