Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Kadis Ambros Kodo Apresiasi Upaya ChildFund Internasional dan Cita Madani Integrasi Soft Skill: “Ayo Bangun NTT dari Sekolah”

Kadis Ambros Kodo Apresiasi Upaya ChildFund Internasional dan Cita Madani Integrasi Soft Skill: “Ayo Bangun NTT dari Sekolah”

  • account_circle Mario
  • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- ChildFund Internasional bersama Yayasan Cita Madani menggelar kegiatan Workshop Penyusunan Tools Monitoring dan Evaluasi Implementasi Integrasi Soft Skill ke Dalam Kurikulum SMK di Nusa Tenggara Timur.

Acara bermartabat ini dilaksanakan di Hotel Sasando, Kota Kupang pada 25 dan 26 Februari 2025.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Ambrosius Kodo, S.Sos,.MM dalam sambutannya saat membuka kegiatan, mengatakan bahwa upaya peningkatan soft skill merupakan bagian dari cita-cita besar Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan Johny Asadoma (Melki-Johny).

“Jadi dalam dasa cita itu menekankan soal kesejahteraan, dan ini bisa dicapai melalui pendapatan, kalau bekerja punya keterampilan soft skill yang baik, tentu akan memiliki pendapatan yang baik dan tentu menjawab kesejahteraan,”

“Ayo Bangun NTT dari Sekolah, dalam upaya untuk membangun NTT, kita ingin NTT lebih baik dari waktu ke waktu. Kita harus meringankan beban yang Provinsi ini pikul, agar bisa keluar dari stigma-stigma negatif yang melekat,” ucap Ambrosius Kodo.

Kadis Pendidikan NTT, Ambrosius Kodo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada ChildFund Internasional bersama Yayasan Cita Madani yang telah menggagas kegiatan ini.

“Zaman sekarang hard skill saja tidak cukup tetapi haris soft skill,” tegas Ambros.

“Saya berharap teman-teman Korwas dan Pengawas bisa menguraikan ini dan dilanjutkan ke Kepala Sekolah lalu ke peserta didik,” pungkas Kadis Ambros.

Direktur Yayasan Cita Madani, Silvester Seno mengatakan bahwa dengan kegiatan ini kita ingin para Pengawas serta kita sebagai mitra dapat memiliki pemahaman yang sama tentang pentingnya tools monitoring dan evaluasi untu mengukur capaian kegiatan impelemntasi dan integrasi soft skill ke dalam pembelajaran di Sekolah.

“Sejak 19 tahun lalu kita sudah mulai berfokus untuk anak-anak, orang muda, keluarga dan masyarakat melalui pendekatan community develompment, kita akan terus bergerak tentang hal positif,” jelas Sil Seno.

Sementara itu, Partnership Portfolio Officer-ChildFund International, Itha Kale menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan panduan dan memperkuat pemahaman kita dalam menyusun alat-alat yang diperlukan untuk memonitor dan mengevaluasi integrasi soft skill dalam proses pembelajaran di SMK agar komitment kaloborasi yang telah dibangun bisa berkelanjutan.

“Kami berharap seluruh peserta dapat berkolaborasi, berdiskusi, dan berbagi pengalaman dalam rangka menciptakan sistem monitoring dan evaluasi yang lebih baik dan lebih relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan dan dunia industri,”

“Saya sangat mengapresiasi partisipasi semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini, dan saya yakin melalui workshop ini kita akan mendapatkan hasil yang bermanfaat untuk pengembangan SMK yang lebih baik,” pungkas Itha Kale.

Selain itu Specialist Senior Program-ChildFund International di Indonesia, Meinrad Indra Cahya menekankan, soft skill merupakan komponen pembelajaran yang tidak boleh dianggap remeh, terutama dalam pendidikan SMK, karena kemampuan ini tidak hanya mendukung kesiapan siswa memasuki dunia kerja tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan sosial yang penting.

“Oleh karena itu, soft skill harus terintegrasi secara menyeluruh dalam kurikulum pembelajaran SMK untuk memastikan pembiasaan dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), ”

“Selain itu, keefektifan integrasi soft skill perlu diukur secara berkala agar dapat dievaluasi dan ditingkatkan kualitas pelayanannya, sehingga ekosistem pembelajaran di sekolah mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja dengan kemampuan interpersonal, komunikasi, dan kolaborasi yang mumpuni,” pungkas Meinrad.

Diketahui peserta dalam kegiatan ini adalah Korwas dan Pengawas SMK/SMA dari Semua Kabupaten Kota di Pulau Timor, Kab Sikka, Ende dan Sumba Barat Daya. ***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Tim 6 Besar Liga 4 Sumut 2026

    Ini Tim 6 Besar Liga 4 Sumut 2026

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Medan – Persaingan di Liga 4 Zona Sumatera Utara (Sumut) tahun 2026 semakin ketat setelah fase grup penyisihan awal berakhir. Sebanyak enam tim terbaik kini telah memastikan tempat di babak 6 besar, yang terbagi ke dalam dua grup, yaitu Grup D dan Grup E. Tim-tim ini akan bertarung memperebutkan tiket ke babak selanjutnya dalam kompetisi […]

  • Wabup Kuningan Tinjau Langsung Daerah yang Terkena Bencana Banjir

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 1.398
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, SH., M.kn, didampingi oleh Kalak BPBD, Ka.Disperkimtan, melakukan kunjungan ke Desa Cimahi Kec. Cimahi Kabupaten Kuningan pada Selasa (25/02/2025) dalam rangka meninjau daerah terkena dampak bencana banjir tepatnya di Dusun 1 dan Dusun 2 Desa Cimahi. Banjir terjadi pada Hari Senin, 24 Februari 2025 Pukul 15.00 WIB. […]

  • Gelombang Dukungan Untuk Arya Sinulingga Pimpin PSSI Sumut Terus Mengalir

    Gelombang Dukungan Untuk Arya Sinulingga Pimpin PSSI Sumut Terus Mengalir

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Ketum asprov bersama KT/Sekretaris Askab pssi Padang lawas.. ini aja buat photonya bg.. Medan — Gelombang dukungan terhadap Arya Mahendra Sinulingga untuk maju sebagai nakhodai PSSI Sumatra Utara pada Kongres Biasa’ Pemilihan Maret 2026 semakin deras mengalir. Ini setelah menyatakan kesiapan Arya Sinulingga untuk meneruskan kinerjanya menahkodai PSSI Sumut periode 2026-2030. Klub dan Askab/Askot SE Sumatera […]

  • Saldo Hutang Pemko Subulussalam Turun Rp.43,6 Miliar Per 31 Desember 2025

    Saldo Hutang Pemko Subulussalam Turun Rp.43,6 Miliar Per 31 Desember 2025

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Subulussalam, Jarrakpos.com – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Subulussalam melaporkan adanya penurunan saldo hutang Pemerintah Kota Subulussalam per 31 Desember 2025. Berdasarkan data yang dirilis BPKAD, saldo hutang Pemko Subulussalam per 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp258.999.595.993. Sementara itu, per 31 Desember 2025, saldo hutang turun menjadi Rp215.386.819.146. Dengan demikian, terjadi penurunan […]

  • Ketua DPD Sikat Perisih Kabupaten Bengkalis Prayetno Siap Tegakkan Hukum Dan Jalankan Tugas Dengan konsisten

    Ketua DPD Sikat Perisih Kabupaten Bengkalis Prayetno Siap Tegakkan Hukum Dan Jalankan Tugas Dengan konsisten

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Dumai,JARRAKPOS. COM -Tasyakuran dan pengukuhan DPP Dan DPD Lembaga Sikat Perisih yang di gelar di gedung Sri Bunga tanjung jalan Putri Tujuh Kecamatan Dumai Timur. Kata sambutan H Armidi SH mewakili Dewan Pembina DPP Sikat Perisih menyampaikan terima kasih kepada semua undangan yang . Kita sebagai anggota lembaga harus tegak lurus dalam menyikapi permasalahan hukum […]

  • Izin PBG Mengajukan Pembangunan Green Mosque (Masjid Ramah Lingkungan) Kajene Forest Ironis Tidak Memiliki Izin AMDAL

    Izin PBG Mengajukan Pembangunan Green Mosque (Masjid Ramah Lingkungan) Kajene Forest Ironis Tidak Memiliki Izin AMDAL

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 37
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Maraknya pembangunan di Kabupaten Kuningan seharusnya dikendalikan, khususnya pembangunan industri besar yang cenderung menyimpang dari tujuan pembangunan di dalam Blueprint yang sudah disepakati bersama bahwa Kabupaten Kuningan sebagai kabupaten konservasi berbasis pertanian dan pariwisata yang berdaya saing seperti tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Kuningan nomor 26 tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah […]

expand_less