Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » ICMI Pacitan Dikukuhkan, Pemkab Ajak Cendekiawan Jadi Motor Gagasan Pembangunan

ICMI Pacitan Dikukuhkan, Pemkab Ajak Cendekiawan Jadi Motor Gagasan Pembangunan

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,Jarrakpos.com-Pengukuhan Pengurus Organisasi Daerah Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Kabupaten Pacitan periode 2026–2031 menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara kalangan cendekiawan dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan.

Pengurus ICMI Orda Pacitan periode 2026–2031 resmi dikukuhkan dan dilantik dalam acara yang digelar di Gedung Karya Dharma Pacitan, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kerja Sama sebagai langkah awal memperkuat sinergi lintas sektor.

Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Prayitno, hadir mewakili Bupati Pacitan sekaligus menyampaikan sambutan.

Pemkab Pacitan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus ICMI yang baru dikukuhkan. Lebih dari sekadar seremoni organisasi, pengukuhan tersebut dinilai sebagai awal dari amanah untuk menghadirkan gagasan dan pengabdian yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Momentum ini bukan sekadar pergantian atau pengukuhan kepengurusan, tetapi merupakan awal dari sebuah amanah dan tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Pacitan,” demikian pesan Bupati Pacitan yang disampaikan dalam sambutannya.

Cendekiawan Didorong Hadir dengan Gagasan

Pemerintah daerah menilai ICMI memiliki posisi strategis dalam mempertemukan kekuatan keilmuan, keislaman, dan pengabdian kepada masyarakat.

Para cendekiawan diharapkan tidak hanya menjadi pengamat pembangunan, tetapi turut hadir sebagai sumber gagasan, pemberi rekomendasi, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan daerah.

Nilai tersebut selaras dengan pesan Al-Qur’an dalam QS. Al-Mujadilah ayat 11 tentang kemuliaan orang-orang beriman dan berilmu. Ilmu, dalam konteks pembangunan daerah, diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi diterjemahkan menjadi kerja nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Dari semangat itulah, ICMI Pacitan diharapkan mampu mengambil peran lebih luas dalam ikut membangun peradaban sekaligus memperkuat fondasi kesejahteraan masyarakat Pacitan.

Ekonomi Daerah Butuh Kolaborasi

Dalam kesempatan tersebut, Prayitno juga memaparkan sejumlah sektor yang menjadi tumpuan penguatan ekonomi daerah.

Pertanian, perkebunan, peternakan, dan kehutanan masih menjadi fondasi penting perekonomian Pacitan. Sektor tersebut memberikan kontribusi sebesar 26,88 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Pengembangan kawasan agropolitan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah sektor tersebut, sehingga potensi yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang lebih produktif.

Di sektor lain, pariwisata dinilai memiliki daya ungkit yang besar. Pariwisata bukan semata soal penerimaan dari retribusi objek wisata, melainkan sebuah ekosistem ekonomi yang dapat menghidupkan banyak sektor sekaligus.

“Wisata tidak hanya menghasilkan untuk retribusi obyek wisata, namun juga bisa menghidupkan petani, UMKM, pengrajin, hotel, transportasi, rumah makan, dan perdagangan,” tuturnya.

Karena itu, pemerintah daerah menempatkan pariwisata sebagai salah satu lokomotif perekonomian Pacitan. Pengembangan destinasi, peningkatan akses menuju objek wisata, penyusunan paket wisata, hingga upaya memperpanjang lama tinggal wisatawan menjadi bagian dari strategi yang terus didorong.

Potensi perikanan dan kelautan juga menjadi perhatian.

Pengembangan budidaya ikan, pengolahan hasil laut, cold storage, industri makanan, hingga wisata bahari dipandang memiliki peluang besar untuk menciptakan nilai tambah sekaligus membuka lapangan ekonomi baru.

Sementara itu, UMKM diharapkan terus menjadi tulang punggung peningkatan pendapatan masyarakat.

Beragam potensi lokal seperti kuliner, jajanan, kakao, kelapa, kopi, biofarmaka, dan produk olahan hasil laut memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk unggulan yang memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Penguatan perdagangan, transportasi, dan logistik pun menjadi bagian yang tak terpisahkan. Sebab, produk yang baik membutuhkan akses distribusi dan pasar yang memadai agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Infrastruktur dan SDM Jadi Kunci. Pembangunan ekonomi, menurut Prayitno tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan infrastruktur dan konektivitas yang baik.

Akses transportasi yang memadai diperlukan untuk mempermudah wisatawan mencapai destinasi, memperlancar distribusi barang, sekaligus membuka akses pemasaran bagi produk-produk UMKM.

Peningkatan konektivitas mencakup jalan nasional, jalan provinsi, jalan antarkecamatan, jalan menuju kawasan wisata, hingga dukungan terhadap pengembangan infrastruktur transportasi dan program Inpres Jalan Daerah, termasuk ruas Sedeng, Jatimalang, dan Karanggede.

Namun, pembangunan tidak hanya berbicara tentang jalan dan infrastruktur fisik. Kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi yang tidak kalah penting.

Pendidikan, keterampilan pengolahan makanan, kemampuan di bidang pariwisata, digital marketing, serta kewirausahaan perlu terus diperkuat agar masyarakat tidak sekadar menjadi penonton dari pertumbuhan ekonomi, tetapi mampu menjadi pelaku utama.

Dalam kesempatan yang sama juga disampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Pacitan mencapai 6,35 persen, sementara PDRB per kapita berada di angka Rp38,24 juta per tahun.

Angka tersebut menjadi modal sekaligus tantangan agar pertumbuhan ekonomi dapat terus dijaga dan manfaatnya semakin dirasakan secara merata oleh masyarakat.

ICMI Diminta Tak Berhenti di Atas Kertas
Di tengah berbagai peluang dan tantangan tersebut, Pemkab Pacitan berharap ICMI Orda Pacitan dapat mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah.

ICMI didorong untuk menghadirkan masukan dan rekomendasi berbasis kajian, sekaligus melahirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Peran tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pengembangan ekonomi masyarakat, pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan generasi muda, hingga pengembangan potensi daerah di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Penandatanganan Nota Kerja Sama yang dilakukan dalam rangkaian acara pengukuhan menjadi salah satu langkah konkret menuju kolaborasi tersebut.

Pemerintah daerah menyambut baik kerja sama antara ICMI dengan instansi terkait, dunia pendidikan, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat. Namun, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen seremonial.

Lebih dari sekadar tanda tangan di atas kertas, kerja sama itu diharapkan diterjemahkan menjadi program yang nyata, terukur, berkelanjutan, dan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Mari kita bangun Pacitan dengan semangat gotong royong, kolaborasi dan kebersamaan. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Dibutuhkan kontribusi seluruh elemen masyarakat, termasuk para cendekiawan, akademisi, tokoh agama, generasi muda, pelaku usaha, dan organisasi kemasyarakatan,” pesan Bupati Pacitan yang disampaikan Prayitno.

Pengukuhan ICMI Orda Pacitan periode 2026–2031 pun diharapkan menjadi awal dari perjalanan lima tahun yang tidak hanya menguatkan organisasi, tetapi juga memperluas jejak pengabdian.

Sebab, pembangunan daerah membutuhkan lebih dari sekadar kebijakan. Ia membutuhkan gagasan yang jernih, ilmu yang membumi, kolaborasi yang kuat, serta keberanian untuk menerjemahkan setiap potensi menjadi kemajuan.

Dengan sinergi antara pemerintah, cendekiawan, akademisi, tokoh agama, dunia usaha, generasi muda, dan masyarakat, Pacitan diharapkan tumbuh bukan hanya secara fisik dan ekonomi, tetapi juga menjadi daerah dengan masyarakat yang cerdas, berakhlak, mandiri, produktif, dan sejahtera.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Kuningan Gelar Panen Raya Jagung Serentak

    Polres Kuningan Gelar Panen Raya Jagung Serentak

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 279
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Kuningan melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak  yang digelar di sembilan titik lokasi lahan pertanian, Kamis (8/1/2026). Panen raya dihadiri Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, Wakapolres KOMPOL Deny Rahmanto, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kuningan  Wahyu Hidayah, Kepala BPS Kuningan Urip Sugeng Santoso, perwakilan Bulog […]

  • PWI Jabar Kupas Dampak KUHP Baru terhadap Kemerdekaan Pers

    PWI Jabar Kupas Dampak KUHP Baru terhadap Kemerdekaan Pers

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 244
    • 0Komentar

    BANDUNG, Jarrakpos.com — Dalam rangka memeringati Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Provinsi Jabar, Peratuan Wartawan Indonesia (PWI) Jabar menggelar diskusi bertajuk dampak Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru terhadap kemerdekaan pers di Aula PWI Jabar, Kota Bandung, Senin (23/2/2026). Kegiatan yang dihadiri perwakilan PWI se Jabar itu, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman insan media terhadap regulasi hukum […]

  • LAMR Kota Dumai Gelar Pasar Murah  1000 Paket Sembako Dari PT Pertamina RU II Ringankan Beban Masyarakat Pra sejahtera

    LAMR Kota Dumai Gelar Pasar Murah 1000 Paket Sembako Dari PT Pertamina RU II Ringankan Beban Masyarakat Pra sejahtera

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Jarrakpos. Com Dumai – Kegiatan pasar murah ini merupakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) /CSR PT Pertamina(Persero) yang dilaksanakan sebagai bentuk komitmen perusahaan mendukung kesejahteraan masyarakat khususnya bagi masyarakat pra sejahtera di wilayah operasional Pertamina Grup. Kegiatan yang berlangsung di Gedung LAMR Dumai ini merupakan hasil kerja sama antara LAMR, PT Pertamina Patra […]

  • Fatufeto Terima Pengguliran Dana PEM 2025, Wali Kota Kupang Dorong Penguatan UKM melalui Dinas Koperasi dan UKM Rp180 Juta

    Fatufeto Terima Pengguliran Dana PEM 2025, Wali Kota Kupang Dorong Penguatan UKM melalui Dinas Koperasi dan UKM Rp180 Juta

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 419
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Kota Kupang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui Pengguliran Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM) Tahun 2025. Kali ini, program tersebut menyasar Kelurahan Fatufeto, Kecamatan Alak, dengan total bantuan sebesar Rp180.000.000 yang disalurkan kepada 20 pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM), pada 8 Desember 2025. Penyerahan dana PEM tersebut dilakukan oleh […]

  • Pemkab Cirebon Terus Upayakan Penanganan Dampak Banjir

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 544
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com — Pemerintah Kabupaten Cirebon terus mengintensifkan upaya penanganan pascabanjir yang menggenangi enam kecamatan dan 15 desa, yang berdampak terhadap 2.921 rumah, lima fasilitas pendidikan, sembilan tempat ibadah, empat jembatan, serta 357 hektare lahan persawahan. Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menjelaskan bahwa banjir tersebut berdampak pada 3.125 kepala keluarga (KK) dengan total 10.820 […]

  • Dari Car Free Day, Teuku Reyza Dan Andi Champay Serukan Perlindungan Anak dan Jaga Marwah Riau

    Dari Car Free Day, Teuku Reyza Dan Andi Champay Serukan Perlindungan Anak dan Jaga Marwah Riau

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 78
    • 0Komentar

    PEKANBARU,Jarrakpos.com – 23 Agustus 2026 — Car Free Day (CFD) Pekanbaru menjadi ruang untuk menyuarakan kepedulian terhadap masa depan generasi muda. GERMAS PPA Riau bersama Yayasan Tanjak Bertuah Riau mengajak masyarakat memperkuat perlindungan anak sekaligus menjaga nilai, adab dan marwah masyarakat Riau. Seruan tersebut disampaikan Ketua GERMAS PPA Riau Teuku Reyza bersama Ketua Yayasan Tanjak […]

expand_less