Tak Berhenti di Rekor MURI, Bank NTT Cabang Rote Ndao Terus Genjot SimPel
- account_circle Mario
- calendar_month 2 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Meraih Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) bukan menjadi alasan bagi Bank NTT untuk berpuas diri. Setelah mencatat sejarah melalui pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) secara serentak terbanyak, Bank NTT Cabang Rote Ndao berkomitmen melanjutkan upaya membangun budaya menabung di kalangan pelajar.
Bagi Bank NTT, capaian rekor tersebut bukanlah garis akhir. Tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah rekening dibuka, yakni bagaimana mendorong para pelajar untuk terus menabung, menggunakan rekening secara aktif, dan mengenal pengelolaan keuangan sejak usia dini.
Kepala Bank NTT Cabang Rote Ndao, Ade Roni Oematan, mengatakan program SimPel telah dijalankan secara masif melalui kolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berbagai pemangku kepentingan.
Menurut Ade, Kabupaten Rote Ndao mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Agustus 2026. Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas kepemilikan rekening bagi pelajar di seluruh NTT.
“Kalau SimPel, programnya berjalan cukup masif. Pada Agustus kemarin, Rote Ndao ditunjuk sebagai tuan rumah kegiatan Rekor MURI melalui kerja sama dengan OJK. Saat itu, pembukaan rekening SimPel dilakukan secara serentak di seluruh NTT, dan Bank NTT mencatatkan rekor dengan jumlah pembukaan rekening terbanyak,” ujar Ade, (22/10/2026).
Berdasarkan catatan Museum Rekor Dunia Indonesia, Bank NTT meraih Rekor MURI melalui pembukaan rekening SimPel secara serentak sebanyak 220.194 rekening. Kegiatan tersebut berlangsung pada 19 Agustus 2026 di SMA Negeri 1 Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, dengan melibatkan 23 kantor cabang Bank NTT.
Pencapaian itu merupakan hasil kolaborasi Bank NTT, OJK Provinsi NTT, Pemerintah Provinsi NTT, pemerintah kabupaten/kota, satuan pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).
Namun, bagi Bank NTT Cabang Rote Ndao, keberhasilan tersebut tidak boleh hanya berhenti pada angka pembukaan rekening atau piagam penghargaan.
Ade menegaskan, program SimPel harus terus dilanjutkan agar semakin banyak pelajar mengenal layanan perbankan dan menjadikan kegiatan menabung sebagai kebiasaan sehari-hari.
Menurutnya, membuka rekening merupakan langkah awal. Manfaat program akan semakin terasa apabila para pelajar mulai menyisihkan uang secara rutin, belajar mengatur pengeluaran, serta memahami pentingnya mempersiapkan kebutuhan masa depan.
Bukan Sekadar Rekor, tetapi Membangun Kebiasaan
Program SimPel merupakan salah satu instrumen untuk mengenalkan layanan keuangan formal kepada pelajar. Melalui program ini, anak-anak diharapkan dapat belajar mengelola uang secara bijak, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membangun kedisiplinan dalam menabung.
Karena itu, keberlanjutan program membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari perbankan, sekolah, orang tua, hingga pemerintah. Dukungan tersebut penting agar rekening yang telah dibuka benar-benar dimanfaatkan dan tidak sekadar menjadi catatan administrasi
Semangat keberlanjutan ini juga sejalan dengan pesan yang mengemuka dalam peringatan Hari Indonesia Menabung di Rote Ndao. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menekankan bahwa rekor bukan tujuan akhir; rekening pelajar perlu tetap aktif dan diisi secara rutin agar kebiasaan menabung benar-benar terbentuk.
Bagi Bank NTT Cabang Rote Ndao, keberhasilan tersebut menjadi modal untuk melanjutkan edukasi keuangan kepada generasi muda, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan daerah.
Ade menegaskan, pencapaian Rekor MURI patut disyukuri, tetapi pekerjaan untuk membangun budaya menabung masih harus terus berjalan.
Dengan demikian, prestasi yang lahir dari Rote Ndao bukan hanya tentang jumlah rekening yang berhasil dibuka, melainkan juga tentang harapan agar semakin banyak pelajar NTT tumbuh menjadi generasi yang disiplin, cerdas mengelola keuangan, dan mampu mempersiapkan masa depan sejak dini.***
- Penulis: Mario





Saat ini belum ada komentar