ICMI Cirebon Lantik Pengurus Baru, Gagaskan “Desa Cendekia” untuk Percepat Pembangunan Daerah
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month Senin, 31 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM – Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (ORDA) Kabupaten Cirebon resmi melantik pengurus Majelis Pimpinan Daerah (MPD) masa bakti 2026–2031 di Ruang Nyimas Gandasari Setda Kabupaten Cirebon, Sabtu (29/8/2026). Pelantikan ini menandai komitmen baru para cendekiawan Muslim untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama.
Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Bupati Cirebon, Sukana, yang mewakili Bupati Imron, menekankan bahwa kehadiran ICMI tidak boleh sekadar menjadi wadah seremonial. Ia mengharapkan organisasi ini mampu menghasilkan gagasan strategis yang dapat diaplikasikan langsung dalam program prioritas pemerintah daerah.
“Kami berharap pengurus MPD ICMI Orda Kabupaten Cirebon yang baru dapat bersinergi secara aktif dengan pemerintah daerah. Gagasan dan pemikiran strategis dari para cendekiawan harus berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Sukana dalam sambutannya.
Dalam diskusi panel bertema “Arah Kebijakan Daerah Mewujudkan Ketahanan Pangan, Energi Terbarukan, dan Lingkungan Hidup yang Teratur, Bersih, dan Maju”, Ketua KORWIL ICMI Jawa Barat, Sutarman, menawarkan konsep inovatif sebagai penggerak pembangunan. Ia mengusulkan pembentukan “Desa Cendekia” di setiap kecamatan sebagai pilot project percepatan target pembangunan daerah.
“Satu kecamatan, satu Desa Cendekia dapat menjadi prime mover untuk melakukan percepatan dalam mencapai target-target pembangunan Kabupaten Cirebon,” jelas Sutarman. Ia optimistis kepengurusan periode 2026–2031 akan mampu memperluas peran ICMI sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat luas.
Senada dengan hal tersebut, Ketua ICMI ORDA Kabupaten Cirebon, Asad, mengajak seluruh pengurus baru untuk mengkolaborasikan ilmu pengetahuan, nilai agama, dan sumber daya yang tersedia demi kemajuan Cirebon. “Mari kita niatkan untuk berkontribusi nyata, mengamalkan ilmu, dan berkolaborasi menuju Cirebon yang lebih baik dan maju,” tegas Asad.
Pelantikan dan diskusi panel ini diharapkan menjadi langkah awal yang solid bagi ICMI Cirebon dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam mendukung isu-isu krusial seperti ketahanan pangan, transisi energi terbarukan, dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar