Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Golkar Absen, Mayoritas Fraksi Desak Pimpinan DPRD Bali Paripurnakan Rekomendasi BTID

Golkar Absen, Mayoritas Fraksi Desak Pimpinan DPRD Bali Paripurnakan Rekomendasi BTID

  • account_circle Diana Ningsih
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

DENPASAR – Polemik tindak lanjut rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali terkait pengembangan kawasan yang dikelola PT Bali Turtle Island Development (BTID) semakin menghangat. Meski hasil kerja Pansus telah diserahkan dan disetujui dalam Rapat Pimpinan DPRD Bali pada 2 Juni 2026, hingga kini rekomendasi tersebut belum juga dijadwalkan untuk dibahas dalam rapat paripurna.

 

Kondisi tersebut memicu reaksi keras dari mayoritas anggota Pansus dan sejumlah pimpinan fraksi DPRD Bali. Dalam rapat koordinasi yang digelar secara daring, perwakilan Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi NasDem-Demokrat, dan Fraksi Gerindra-PSI menyatakan sikap yang sama, yakni mempertanyakan alasan pimpinan DPRD Bali belum membawa rekomendasi Pansus ke forum paripurna.

 

Rapat tersebut turut dihadiri Ketua Pansus TRAP I Made Supartha, Wakil Ketua Pansus Gede Harja Astawa, Sekretaris Pansus Dewa Rai, anggota Pansus I Nyoman Oka Antara, serta anggota Pansus Ketut Rochineng

 

Sementara itu, Fraksi Golkar disebut tidak hadir dalam rapat koordinasi tersebut.

 

Anggota Pansus TRAP DPRD Bali I Nyoman Oka Antara menegaskan, seluruh peserta rapat yang hadir selain Fraksi Golkar sepakat mempertanyakan belum diparipurnakannya laporan dan rekomendasi Pansus yang menurutnya telah melalui seluruh tahapan sesuai mekanisme.

 

“Semua yang hadir sepakat mempertanyakan kenapa hasil rekomendasi Pansus yang sudah melalui pendalaman, turun ke lapangan, rapat dengar pendapat (RDP), dan telah difinalisasi hingga disetujui dalam rapat pimpinan, justru belum diparipurnakan. Ada apa dengan pimpinan DPRD?” tegas Oka Antara.

 

Menurutnya, selama enam bulan masa kerja Pansus, setiap laporan yang telah selesai dibahas wajib dibawa ke rapat paripurna. Sedangkan pada akhir masa kerja Pansus, rapat paripurna hanya berfungsi menyampaikan seluruh laporan yang sebelumnya telah diparipurnakan.

 

“Kalau suatu laporan masih belum selesai tentu dilakukan pendalaman dan RDP. Tetapi kalau sudah final, mekanismenya jelas harus diparipurnakan. Sekarang sudah lebih dari dua minggu sejak rapat pimpinan, tetapi belum juga dijadwalkan. Ini yang menjadi pertanyaan besar,” ujarnya.

 

Oka Antara mengaku heran karena seluruh proses pembahasan telah dilakukan secara panjang dan mendalam. Pansus telah melakukan inspeksi lapangan sebanyak dua kali ke kawasan BTID, melakukan kunjungan ke Kabupaten Buleleng, Karangasem, dan Jembrana, serta menggelar sedikitnya tiga kali rapat dengar pendapat bersama para pihak terkait.

 

Karena itu, ia mempertanyakan munculnya pandangan berbeda dari pimpinan DPRD yang menurutnya tidak mengikuti secara langsung seluruh proses pembahasan di Pansus.

 

“Kami yang turun ke lapangan, kami yang melakukan pendalaman, kami yang mengikuti seluruh RDP. Pimpinan tidak ikut dalam proses itu. Bagaimana bisa tiba-tiba memiliki pendapat berbeda terhadap hasil kerja Pansus? Ini yang dipertanyakan teman-teman,” katanya.

 

Dalam rapat tersebut, Oka Antara juga mengusulkan agar para ketua fraksi mengevaluasi pimpinan DPRD Bali apabila terus menunda pelaksanaan rapat paripurna.

 

“Kalau memang pimpinan tidak menjalankan amanat undang-undang dan tata tertib DPRD, saya meminta seluruh ketua fraksi mengevaluasi pimpinan. Karena apabila tugas kelembagaan tidak dijalankan sebagaimana mestinya, tentu harus ada evaluasi,” ujarnya.

 

Senada dengan itu, Wakil Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Gede Harja Astawa menegaskan bahwa hasil kerja Pansus merupakan produk resmi lembaga yang disusun melalui proses pengawasan, kajian, pendalaman, kunjungan lapangan, hingga rapat dengar pendapat secara berulang.

 

Menurutnya, rekomendasi tersebut sudah memenuhi seluruh tahapan prosedural sehingga semestinya segera dibawa ke rapat paripurna untuk memperoleh keputusan kelembagaan DPRD Bali.

 

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi dari pimpinan DPRD Provinsi Bali mengenai alasan belum dijadwalkannya rapat paripurna atas rekomendasi Pansus TRAP tersebut.

 

Sementara itu, ketidakhadiran Fraksi Golkar dalam rapat koordinasi lintas fraksi menjadi salah satu catatan tersendiri. Namun, belum diketahui alasan ketidakhadiran fraksi tersebut maupun sikap resminya terhadap polemik penundaan rapat paripurna rekomendasi Pansus TRAP.

  • Penulis: Diana Ningsih

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Canguk Magelang Temukan Banyak Tulang, Hasil Pemeriksaan Benda Temuan itu bukan Tulang Manusia

    Warga Canguk Magelang Temukan Banyak Tulang, Hasil Pemeriksaan Benda Temuan itu bukan Tulang Manusia

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG, JARRAKPOS.COM  — Warga Kampung Canguk, RT.003 RW.021, Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, melaporkan penemuan benda terbungkus kain putih yang diduga berisi tulang dan bulu di lahan tebing penampungan tanah urug. Pemeriksaan medis telah dilakukan untuk memastikan asal-usul benda tersebut. Selasa (20/10/2026). Penemuan bermula saat Ibu Heriningsih hendak mengambil tanah di […]

  • Truk Kontainer Pengangkut 60 Sepeda Listrik Terbakar di Losari Cirebon, Diduga Korsleting Baterai

    Truk Kontainer Pengangkut 60 Sepeda Listrik Terbakar di Losari Cirebon, Diduga Korsleting Baterai

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 80
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Sebuah mobil truk kontainer pengangkut sepeda listrik hangus terbakar di Jalan Tuk Sari, Desa Panggangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Kamis (24/9/2026) siang. Kebakaran diduga kuat dipicu oleh hubungan arus pendek (korsleting) pada baterai sepeda listrik yang diangkutnya. Berdasarkan laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Cirebon, api pertama kali diketahui […]

  • Pedagang Sayur Magelang ini Apes

    Pedagang Sayur Magelang ini Apes

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM  – Nasib apes dialami oleh bakul sayur keliling inisial FHD (30) dan kernetnya, SA (20). Gegara mendahului mobil lain, keduanya dihajar oleh tiga orang hingga mengalami sejumlah luka. Para pelaku yakni BYH (44), ARP (20), dan YD (25), warga Muntilan, Kabupaten Magelang, sudah ditangkap dan ditahan. Pengeroyokan itu terjadi di Jalan Raya Magelang-Jogja wilayah […]

  • Fraksi Gerindra DPRD Kuningan Tinjau Lapas Kelas IIA, Pastikan Tidak Ada Fasilitas Mewah dan Perlakuan Khusus

    Fraksi Gerindra DPRD Kuningan Tinjau Lapas Kelas IIA, Pastikan Tidak Ada Fasilitas Mewah dan Perlakuan Khusus

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Menanggapi isu nasional yang tengah viral mengenai fasilitas mewah bagi narapidana di lembaga pemasyarakatan, Anggota DPRD Kabupaten Kuningan dari Fraksi Gerindra, Sri Laelasari, melakukan kunjungan kerja langsung ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan, Selasa (29/09/2026). Kunjungan ini dilakukan guna memastikan kelayakan fasilitas serta menjamin tidak adanya diskriminasi maupun perlakuan istimewa bagi […]

  • Korban KDRT Gugat Cerai Ke Pengadilan Agama Tangerang

    Korban KDRT Gugat Cerai Ke Pengadilan Agama Tangerang

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Tangerang, jarrakpos.com |  Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan mendampingi kliennya berinisial SHP (27) yang merupakan korban kekerasan seksual dalam rumah tangga. Dalam proses gugatan cerai di Pengadilan Agama Tangerang. Gugatan cerai ini diajukan setelah klien melaporkan kasus kekerasan seksual yang dialaminya kepada pihak kepolisian pertanggal 8 Oktober 2025 dengan nomor LP/B/1521/X/2025/SPKT/Polres Metro Tangerang Kota/Polda Metro […]

  • BNN Periksa Pemilik Kos Sakura Permai Terkait Kasus Etomidate, Belum Temukan Bukti Keterlibatan

    BNN Periksa Pemilik Kos Sakura Permai Terkait Kasus Etomidate, Belum Temukan Bukti Keterlibatan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Batam, jarrakpos.com — Penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN) RI telah memeriksa AH sebagai saksi terkait temuan narkotika jenis Etomidate di Ruko Sakura Permai Blok A Nomor 1-2, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau. Pemeriksaan terhadap AH dilakukan pada Jumat, 14 Agustus 2026. Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan penggerebekan yang dilakukan BNN RI […]

expand_less