Gempar Pergantian Kapolri Terjadi
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month 9 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

JAKARTA, JARRAKPOS.COM – Guncangan di Trunojoyo, Kronologi Senyap Pencopotan Jenderal Listyo Sigit dan Naiknya Komjen Suyudi ke Kursi Kapolri 1
Jagat media sosial dan ruang publik nasional mendadak gempar.
Penelusuran jurnalistik mendalam mengonfirmasi bahwa dokumen dan informasi tersebut bukanlah hoaks, melainkan sebuah manuver politik-keamanan terbesar di awal era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, nakhoda Kepolisian Republik Indonesia resmi bergeser. Kamis,(1/10/2026)
Jenderal Listyo Sigit Prabowo diberhentikan dengan hormat, dan tongkat komando tertinggi Polri kini bersiap diserahkan kepada Kepala BNN, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto.
Bagaimana operasi senyap kilat ini terjadi? Berikut adalah hasil investigasi lini masa dan fakta di balik layar yang berhasil dihimpun:
1. Operasi Senyap Istana (30 September 2026)
Di tengah situasi politik yang tampak tenang, Presiden Prabowo Subianto menandatangani Surat Presiden (Surpres) Nomor R57/Surpres/09/2026.isi surat ini sangat rahasia dan krusial: usulan pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan penunjukan calon tunggal Kapolri baru.surat ini dikirimkan secara kilat ke meja pimpinan DPR RI malam itu juga, menghindari kebocoran prematur ke publik.
2. Pagi Hari yang Menegangkan di Senayan (1 Oktober 2026)
Pukul 08.00 WIB : Pimpinan DPR RI menerima dokumen fisik Surpres. Badan Musyawarah (Bamus) DPR langsung menggelar rapat darurat. Tanpa menunda waktu, mereka melimpahkan mandat kepada Komisi III DPR RI untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
Pukul 09.10 WIB : Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman,membuka sidang terbuka.Komjen Pol.Suyudi Ario Seto hadir menghadap.dalam waktu singkat, Suyudi memaparkan visi strategisnya untuk internal Polri. Komisi III langsung mengetok palu persetujuan.
3. Ketukan Palu Paripurna (1 Oktober 2026 10.36 WIB).Puncak dramatis terjadi di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara II. Ketua DPR RI, Puan Maharani, berdiri di podium memimpin sidang.suasana mendadak hening saat Puan membacakan agenda pemberhentian Kapolri.ketika pertanyaan krusial dilemparkan kepada forum, “apakah pemberhentian dengan hormat Jenderal Listyo Sigit Prabowo dapat disetujui? seluruh anggota dewan serentak meneriakkan kata “SETUJU!” diiringi ketukan palu tunggal yang menggema.proses politik di parlemen selesai secara mutlak hanya dalam hitungan jam.
Mengapa Komjen Suyudi Ario Seto?
Penunjukan Suyudi dinilai banyak pengamat sebagai langkah taktis Presiden Prabowo untuk menyegarkan reformasi birokrasi dan penegakan hukum hukum, khususnya pemberantasan narkotika dan kejahatan struktural.rekam jejak Suyudi yang cemerlang sebagai mantan Kapolda Banten, Wakapolda Metro Jaya, hingga posisi terakhirnya sebagai Kepala BNN, menjadikannya figur “kuda hitam” yang bersih dan berani.
Saat berita ini diturunkan, publik kini menanti jadwal resmi pelantikan Komjen Suyudi Ario Seto di Istana Negara oleh Presiden Prabowo Subianto. Pergeseran takhta Trunojoyo ini dipastikan akan mengubah peta penegakan hukum di Indonesia secara dramatis ke depan.
Editor: Feri
- Penulis: Feri Taufiandi




Saat ini belum ada komentar