Eldy Kana Kawal Aspirasi Warga, Jalan Lapen Eza Jaya Tofa Jawab Keluhan Bertahun-tahun
- account_circle Mario
- calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Perjuangan aspirasi warga kembali berbuah hasil. Pembangunan jalan lapen di Perumahan Eza Jaya Tofa, Kelurahan Maulafa, menjadi bukti nyata komitmen anggota DPRD Kota Kupang, Djuniedi Kana (Eldy Kana) dari Partai Demokrat, dalam mengawal kebutuhan dasar masyarakat.
Eldy Kana menegaskan, pembangunan sekaligus pembukaan akses jalan baru tersebut merupakan aspirasi warga yang telah lama disuarakan, khususnya oleh masyarakat RT 33 dan RT 23 Kelurahan Maulafa. Selama bertahun-tahun, warga harus berhadapan dengan kondisi jalan sertu yang berlumpur saat musim hujan dan sulit dilalui.
“Pada dasarnya ini menjawab kebutuhan masyarakat secara umum, dan secara khusus warga RT 33 dan RT 23. Jalan ini sebelumnya hanya berupa jalan sertu, sehingga ketika hujan sangat sulit dilewati,” ujar Eldy Kana (17/1/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan pantauan langsung di lapangan, aspirasi tersebut kemudian disampaikan kepada pemerintah Kota Kupang.
Hasilnya, pada tahun anggaran lalu wilayah tersebut telah mendapatkan pembangunan jalan lapen sepanjang kurang lebih 130 meter. Pekerjaan fisik jalan lapen ini dikerjakan oleh CV Nim Karya sebagai pelaksana proyek.
“Harapan kami, di tahun ini melalui alokasi anggaran murni, pembangunan bisa diselesaikan secara menyeluruh agar akses jalan ini benar-benar tembus dan menghubungkan RT 24 dan RT 23, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh semua masyarakat,” tambahnya.
Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kupang, Jeck Puu, mengatakan bahwa proyek jalan lapen tersebut dikerjakan sebagai respons atas berbagai keluhan masyarakat terkait keterbatasan akses jalan.
Pekerjaan dilakukan menggunakan metode Lapis Penetrasi Makadam (Lapen), yakni teknik perkerasan jalan dengan menyemprotkan aspal cair di atas lapisan batu pokok, lalu ditutup batu kecil sebagai pengunci dan dipadatkan secara bertahap. Metode ini membuat struktur jalan lebih kuat dan saling mengikat.
“Teknologi lapen ini cocok untuk lalu lintas ringan hingga sedang dan sesuai dengan karakteristik banyak wilayah di Kota Kupang,” jelas Jeck Puu (4/12/2025)
Pembangunan jalan ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan Perumahan Eza Jaya Tofa dan sekitarnya.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar