Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sumatera Selatan » Diskusi Pinggir Jurang: Pendidikan Sumsel Dinilai Jadi Alat Kekuasaan, Bukan Lagi Hak Rakyat

Diskusi Pinggir Jurang: Pendidikan Sumsel Dinilai Jadi Alat Kekuasaan, Bukan Lagi Hak Rakyat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

PALEMMBANG, jarrakpos.com – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) bersama Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Sumatera Selatan menggelar diskusi publik bertajuk “Pendidikan Sumsel: Dari Hak Asasi ke Alat Kekuasaan” di Rumah Sintas, Palembang, Kamis (25/9/2025). Forum ini menghadirkan kritik tajam terhadap kondisi pendidikan di Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan, yang dinilai kian menjauh dari hak dasar rakyat.

Dalam orasi pembuka, Dwiki Simbolon, Koordinator Wilayah II Pengurus Pusat GMKI, menegaskan bahwa wajah pendidikan di Sumsel hari ini telah “diperkosa oleh kepentingan elit.” Ia menyoroti tingginya angka putus sekolah, praktik pungutan liar, hingga kasus pencopotan kepala sekolah hanya karena menegur anak pejabat.

“Sekolah yang seharusnya menjadi ruang belajar rakyat justru berubah menjadi arena rente, jual beli kursi, dan manipulasi kekuasaan,” kata Dwiki.

Diskusi tersebut mengerucut pada tiga persoalan utama: ketiadaan visi jangka panjang pendidikan nasional, politik yang membelenggu dunia pendidikan, serta fenomena jual beli kursi sekolah yang marak terjadi.

Dr. Suherman, S.Pd., M.Si., salah satu narasumber, menegaskan bahwa krisis pendidikan bukan hanya kesalahan pemerintah, melainkan juga masyarakat. Menurutnya, budaya pungli dan sikap permisif orang tua ikut memperburuk keadaan.

“Regulasi yang lemah, budaya pungli yang dibiarkan, dan sikap permisif orang tua membuat pendidikan semakin terkomodifikasi. Solusinya jelas: pendidikan gratis harus dihidupkan kembali dan dijadikan fokus utama negara,” tegas Suherman.

Sementara itu, Christie A. Manurung, Ketua GMKI Palembang, menyoroti fakta-fakta lapangan yang menunjukkan krisis pendidikan di Sumsel.

“Indeks Pembangunan Manusia Sumsel tahun 2024 hanya 73,84, di bawah rata-rata nasional. Rata-rata lama sekolah kita baru 8,78 tahun, setara anak kelas 2 SMP. Lebih dari 14 ribu anak putus sekolah di tingkat dasar, dan ribuan lainnya di tingkat menengah. Apakah ini wajah pendidikan yang berpihak pada rakyat? Jelas tidak!” tegas Christie.

Hal serupa disampaikan Made Joni Sukanda, Ketua KMHDI Sumsel. Ia menyebut lemahnya kinerja Dinas Pendidikan dalam mengatasi persoalan yang ada sebagai bukti kegagalan pemerintah daerah.

“Kalau ada 14 ribu anak SD dan lebih dari 8 ribu anak SMP-SMA putus sekolah, berarti pemerintah daerah gagal menjalankan tugasnya. Apalagi praktik jual beli kursi sekolah masih marak. Ini membuktikan Dinas Pendidikan tidak bekerja dengan baik. Karena itu, kami dari KMHDI dan GMKI mendorong KPK dan BPK untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap jajaran Dinas Pendidikan hingga kepala sekolah,” ujarnya.

Diskusi kemudian ditutup dengan penegasan bahwa pendidikan harus dikembalikan kepada rakyat. Forum mendesak agar kurikulum memiliki visi jangka panjang, tidak mudah diubah hanya karena pergantian menteri atau kepentingan politik.

“Pendidikan harus kembali menjadi hak dasar rakyat: gratis, adil, dan membebaskan,” simpul forum. (red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPP Tani Merdeka: Kolaborasi Kawal Kesejahteraan Petani Daerah

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com SUMENEP – Musim panen garam di daerah seringkali menghadirkan tantangan tersendiri bagi petani. Masalah utama yang dihadapi adalah penyerapan hasil garam yang tidak optimal, sehingga menyebabkan penumpukan stok yang berdampak pada turunnya harga dan merugikan petani. Hal tersebut menjadi perhatian serius Ketua Umum DPP Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, saat mengunjungi lahan pertanian di […]

  • Ratusan Warga Ikuti Upacara HUT ke-80 RI di Kecamatan Air Majunto

    Ratusan Warga Ikuti Upacara HUT ke-80 RI di Kecamatan Air Majunto

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    MUKOMUKO, jarrakpos.com – Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Camat Air Majunto, Kabupaten Mukomuko, saat ratusan warga dari berbagai elemen mengikuti upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Minggu pagi (17/8/2025). Upacara tahun ini mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Bertindak sebagai inspektur upacara yakni Camat Air Majunto, Dr. M. Fadly, SSTP., M.Si., […]

  • Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung

    Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 52
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon terus mendorong optimalisasi pengelolaan data di tingkat dasar. Melalui kegiatan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Diskominfo menggelar pembinaan bagi seluruh aparatur pemerintah desa se-Kecamatan Kedawung. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Kedawung pada Senin (20/7/2026) ini bertujuan memperkuat kapasitas pengelola data desa demi menunjang pemerintahan […]

  • 10 Cabor Nyatakan Dukungan pada Hatunggal Siregar Jadi Ketua KONI Sumut

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 1.150
    • 0Komentar

    Medan – Sejumlah 10 cabang olahraga (cabor) yang tergabung di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara, menyatakan dukungan untuk A Kolonel Purn Hatunggal Siregar sebagai calon Ketua KONI Sumut periode 2025-2029. Dukungan dari cabor itu disampaikan pada acara silaturahmi dan perkenalan bakal calon Ketua KONI Sumut di Medan pada Rabu (5/2/2025) sore. Dukungan cabor […]

  • Artotel Leguna, Hotel Baru di Magelang Resmi Dibuka Tawarkan Promo Trial Opening hingga Maret 2026

    Artotel Leguna, Hotel Baru di Magelang Resmi Dibuka Tawarkan Promo Trial Opening hingga Maret 2026

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 441
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Artotel Leguna Magelang kini hadir di pusat Kota Magelang, dengan membawa konsep nuansa candi, arsitektur bangunan ini terlihat eye catching, dengan tone warna yang soft namun megah. Hotel lifestyles ini memberikan pengalaman baru menginap di hotel dengan view gunung dan city light yang dapat memanjakan mata. ARTOTEL LEGUNA Magelang kini menawarkan promo yang […]

  • Perwali Nomor 11 Tahun 2025 Jadi Landasan Kokoh SPBE Kota Kupang

    Perwali Nomor 11 Tahun 2025 Jadi Landasan Kokoh SPBE Kota Kupang

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 341
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kupang, Ariantje M. Baun, SE, M.Si, menyatakan bahwa transformasi digital di lingkup Pemerintah Kota Kupang kini berada di jalur yang tepat, berkat hadirnya Peraturan Wali Kota (Perwali) Kupang Nomor 11 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dalam wawancara pada Rabu, 13 Agustus 2025, […]

expand_less