Pacitan Pacu Akselerasi Kinerja Pemerintahan melalui Sistem Pelaporan Digital SILPPD
- account_circle Yuniardi Sutondo
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepala Bagian Pemerintahan dan Kerjasama Setda Pacitan, Hesti Suteki.
Pacitan,JarrakPos-Pemerintah Kabupaten Pacitan terus meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan, presisi, dan akuntabel.
Berpijak pada arahan Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri terkait Penginputan Data Triwulan Capaian Kinerja LPPD 2026 dan Pemutakhiran Data Profil Daerah, Pemkab Pacitan bergerak cepat memantapkan langkah penguatan tata kelola data pembangunan.
Penguatan sistem pelaporan berbasis Sistem Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (SILPPD) menjadi fondasi utama dalam mengukur efektivitas pelaksanaan 32 urusan pemerintahan konkuren, mulai dari urusan wajib pelayanan dasar hingga urusan pilihan. Melalui fitur pemantauan triwulanan ini, evaluasi capaian kinerja daerah tak lagi sekadar menjadi formalitas akhir tahun, melainkan proses pengawasan yang real-time dan terukur.
Kepala Bagian Pemerintahan dan Kerjasama Setda Pacitan, Hesti Suteki, menegaskan bahwa penerapan sistem pelaporan triwulanan dan pemutakhiran data profil daerah merupakan pijakan strategis bagi Kabupaten Pacitan untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan tepat sasaran.
“Penginputan data capaian kinerja secara berkala setiap triwulan melalui SILPPD ini bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen komando dan evaluasi internal yang sangat krusial. Dengan data yang presisi dan valid, kita dapat memantau indikator kinerja kunci secara berkala, mengidentifikasi sektor yang membutuhkan percepatan, serta memadukan perencanaan anggaran agar benar-benar berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Pacitan,” tegas Hesti, Jum’at (6/11).
Ia menuturkan, koordinasi lintas Perangkat Daerah yang dipandu oleh Sekretaris Daerah serta dikawal oleh Inspektorat Daerah dan Bappeda menjadi kunci utama agar seluruh data dukung (evidence) terintegrasi secara utuh.
Langkah transformasi pelaporan berbasis digital ini selaras dengan agenda Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) serta persiapan implementasi teknologi AI OCR pada platform SILPPD Kemendagri yang diproyeksikan mulai berjalan mendatang guna efisiensi validasi data.
Dengan sinergi data perencanaan, penganggaran, dan pelaporan yang semakin padu, Kabupaten Pacitan optimis mampu mempertahankan standar akuntabilitas publik yang prima sekaligus mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas pelayanan dasar bagi seluruh warga.(Red/yun).
- Penulis: Yuniardi Sutondo





Saat ini belum ada komentar