Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Dari KHDTK Mapoli, Kepala BP2SDM Kemenhut Ajak Anak Muda Jadi Influencer Pelestarian Hutan

Dari KHDTK Mapoli, Kepala BP2SDM Kemenhut Ajak Anak Muda Jadi Influencer Pelestarian Hutan

  • account_circle Mario
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Mapoli di Kota Kupang menjadi titik lahirnya semangat baru pelestarian hutan dari generasi muda. Melalui Forest Youthverse Summit 2026, Kementerian Kehutanan mengajak anak-anak muda Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak hanya menjadi pelestari hutan, tetapi juga influencer positif yang mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan melalui media sosial.

Pesan itu disampaikan Plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) Kementerian Kehutanan, Drh. Indra Exploitasia, M.Si, saat menghadiri puncak Forest Youthverse Summit di KHDTK Mapoli, Selasa (20/7/2026). Kedatangannya disambut hangat dengan tarian adat serta prosesi Natoni, sebagai bentuk penghormatan masyarakat NTT kepada tamu.

Dalam kesempatan tersebut, Indra meresmikan Camping Ground Sakawanabakti dan Basecamp Genries yang akan menjadi pusat pembinaan generasi muda pelestari hutan. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pelepasan balon sebagai simbol dimulainya penguatan pembinaan generasi muda kehutanan di NTT.

Menurut Indra, keberadaan camping ground dan basecamp bukan sekadar pembangunan fasilitas, tetapi menjadi ruang pembelajaran yang akan melahirkan rimbawan-rimbawan muda yang peduli terhadap kelestarian hutan.

“Atas nama Kementerian Kehutanan, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung lahirnya tempat ini. Kami berharap kawasan ini menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk berkumpul, belajar, berbagi pengalaman, dan menghadirkan aksi nyata dalam menjaga kelestarian hutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kawasan KHDTK Mapoli seluas sekitar 16 hektare memiliki potensi besar sebagai laboratorium alam. Selain menjadi lokasi pembelajaran konservasi, kawasan tersebut juga dimanfaatkan sebagai pusat pembibitan tanaman hutan dan pengembangan berbagai kegiatan pendidikan lingkungan.

Lebih jauh, Indra menekankan bahwa tantangan pelestarian hutan saat ini membutuhkan pendekatan yang lebih dekat dengan generasi muda. Salah satunya dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi.

“Sampaikan hal-hal positif melalui media sosial. Jadilah corong Kementerian Kehutanan. Jadilah rimbawan-rimbawan muda yang mampu menjadi influencer positif untuk mengedukasi masyarakat tentang kehutanan,” pesannya di hadapan peserta.

Ia juga mengajak Gerakan Pramuka, khususnya Saka Wanabakti, untuk terus memperkuat pembinaan generasi muda di bidang kehutanan melalui kolaborasi bersama Kementerian Kehutanan.

“Kami membutuhkan kolaborasi bersama Kwartir Nasional dan seluruh jajaran Pramuka agar pembinaan kepada adik-adik Pramuka, khususnya di bidang kehutanan, semakin kuat dan melahirkan generasi yang mencintai hutan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Balai P2SDM Wilayah VII Kupang, ak Dr. Muh. Arif Muhammadiyah, S.Hut.,M.Sc, mengatakan Forest Youthverse Summit menjadi momentum penting bagi masa depan generasi muda dan kelestarian hutan di NTT.

“Hari ini kita menghadirkan momen penting bagi masa depan pemuda. KHDTK Mapoli menjadi episentrum yang mempertemukan semangat generasi muda dalam menjaga keanekaragaman hayati. Kawasan ini dioptimalkan sebagai pusat pembelajaran melalui camping ground dan basecamp agar lahir semakin banyak aksi nyata untuk pelestarian hutan,” ujarnya.

Forest Youthverse Summit merupakan puncak pembinaan yang diselenggarakan Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri) BP2SDM Kementerian Kehutanan bekerja sama dengan Balai P2SDM Wilayah VII Kupang.

Sebanyak 30 Generasi Pelestari Hutan (Genries) terbaik dari berbagai perguruan tinggi dan komunitas di NTT mengikuti kegiatan ini setelah lolos dari proses mentoring dan coaching.

Selama dua hari mereka mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari pemeliharaan tanaman di KHDTK Mapoli, kunjungan ke Persemaian Fatukoa, refleksi hutan, penyusunan inovasi pelestarian, hingga mempresentasikan gagasan dalam Forest Innovation Pitching.

Melalui kegiatan tersebut, Kementerian Kehutanan berharap lahir semakin banyak generasi muda yang tidak hanya peduli terhadap kelestarian hutan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menggerakkan masyarakat melalui aksi nyata dan edukasi di media sosial.

Pada kesempatan yang sama juga diselenggarakan Forum Konsolidasi Penguatan Saka Wanabakti Wilayah Nusa Tenggara Timur yang dihadiri oleh unsur Pimpinan Saka Wanabakti Nasional, Balai P2SDM Wilayah VII Kupang, Balai Perhutanan Sosial Kupang, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam NTT, BPKH Wilayah XIV Kupang, BPDAS Benain Noelmina, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi NTT, Kwartir Cabang Kota Kupang, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Dengan demikian, semangat menjaga hutan tidak berhenti di kawasan konservasi, melainkan menyebar luas hingga ke ruang digital dan menjadi gerakan bersama untuk masa depan hutan Indonesia.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Mahasiswa “UBHI” Ikuti Pendidikan Anti Narkotika di Rumah Rehabilitasi Tenjo Laut

    Puluhan Mahasiswa “UBHI” Ikuti Pendidikan Anti Narkotika di Rumah Rehabilitasi Tenjo Laut

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 273
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan profesional yang unggul dan peduli masyarakat. Pada Rabu, 17 dan 22 Oktober 2025, UBHI melaksanakan kegiatan Belajar Mengajar di IPWL Rumah Tenjo Laut, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini mengangkat materi keperawatan dalam Rehabilitasi Napza sebagai bagian dari […]

  • Babinsa yang Tuduh Penjual es Gabus Akhirnya Ditahan

    Babinsa yang Tuduh Penjual es Gabus Akhirnya Ditahan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 294
    • 0Komentar

    BOGOR,JARRAKPOS.COM – Komando Distrik Militer 0501/Jakarta Pusat resmi menahan Serda Heri, Babinsa Kelurahan Utan Kayu, usai menjalani sidang hukuman disiplin militer terkait kasus dugaan kekerasan terhadap Suderajat (49), pedagang es gabus yang sebelumnya dituduh berjualan menggunakan bahan spons. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Donny Pramono) menyampaikan bahwa sidang disiplin digelar pada Kamis (29/1/2026) dan memutuskan […]

  • Polsek Rambah Gelar Patroli dan Himbauan Rutin di Pasar Modern Pasir Pengaraian

    Polsek Rambah Gelar Patroli dan Himbauan Rutin di Pasar Modern Pasir Pengaraian

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 31
    • 0Komentar

      Rokan Hulu.Jarrakpos.com  – Beri Rasa dan Cegah Gangguan Kamtibmas, Piket Pelayanan Regu II Polsek Rambah Polres Rohul melaksanakan patroli menyasar sejumlah titik pusat Aktifitas warga masyarakat seperti dilaksanakan Pagi ini di Pasar Modern Jalan Tuanku Tambusai Desa Rambah Tengah Utara (RTU) Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu Riau Jumat (14/8/2026) Pagi Kapolres Rokan Hulu AKBP […]

  • Tonggak Sejarah Baru, Kelompok Perhutanan Sosial di NTT Pertama Kali Setor PSDH ke Kas Negara

    Tonggak Sejarah Baru, Kelompok Perhutanan Sosial di NTT Pertama Kali Setor PSDH ke Kas Negara

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 177
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Perhutanan Sosial di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menorehkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya, Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) di NTT melakukan pembayaran Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH) sebagai bagian dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) atas pemanfaatan hasil hutan yang dikelola secara legal. Capaian ini menjadi tonggak penting yang menegaskan bahwa pengelolaan […]

  • PSMS EPA U19, Management Disebut Abaikan pembinaan Putra Daerah

    PSMS EPA U19, Management Disebut Abaikan pembinaan Putra Daerah

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Medan – Persiapan tim Elite Pro Academy (EPA) PSMS Medan menuju EPA Championship U-19 2026 memicu perdebatan hangat di kalangan pecinta sepak bola Sumatera Utara. Sorotan tajam tertuju pada komposisi skuad muda Ayam Kinantan yang kabarnya didominasi oleh talenta dari luar daerah, alih-alih memaksimalkan potensi putra daerah Sumut. Tim pelatih di bawah komando Kas Hartadi […]

  • Polres Dumai Ungkap Praktik Terstruktur Pengiriman PMI Ilegal, Puluhan Orang Berhasil Diselamatkan

    Polres Dumai Ungkap Praktik Terstruktur Pengiriman PMI Ilegal, Puluhan Orang Berhasil Diselamatkan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jarrakpos.Com Dumai-Satuan Reserse Kriminal Polres Dumai berhasil mengungkap praktik penempatan pekerja migran Indonesia secara ilegal melalui jalur tidak resmi di wilayah pesisir Kota Dumai. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Hasyim Risahondua menegaskan, pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan kepolisian dalam menindak kejahatan yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat.23/04/26 Menurutnya, kasus […]

expand_less