Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OLAHRAGA » PSMS EPA U19, Management Disebut Abaikan pembinaan Putra Daerah

PSMS EPA U19, Management Disebut Abaikan pembinaan Putra Daerah

  • account_circle Syawal
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Medan – Persiapan tim Elite Pro Academy (EPA) PSMS Medan menuju EPA Championship U-19 2026 memicu perdebatan hangat di kalangan pecinta sepak bola Sumatera Utara. Sorotan tajam tertuju pada komposisi skuad muda Ayam Kinantan yang kabarnya didominasi oleh talenta dari luar daerah, alih-alih memaksimalkan potensi putra daerah Sumut.

Tim pelatih di bawah komando Kas Hartadi sebelumnya menggelar seleksi di dua lokasi berbeda, yakni Jakarta dan Medan. Hasilnya menunjukkan ketimpangan yang cukup mencolok; 18 pemain terjaring dari seleksi Jakarta, sementara hanya tujuh pemain yang lolos dari seleksi di Medan. Kondisi ini memicu kritik keras karena Sumut selama ini menyandang predikat sebagai lumbung pesepak bola berbakat di tanah air.

“Saya sangat menyayangkan management PSMS mengabaikan potensi daerah untuk membela PSMS dikompetisi EPA”, kata Sari Azhar Tanjung via pesan wasthap, Sabtu (14/3).

Bukan cuma itu, Sari Tanjung bersama H Sunarto Fajar pemilik klub Pratama, Sumitro (Sahata), Sumardi (Medan Utara dll nya menyebut kan, beberapa klub anggota PSMS sangat menyesal kan PSMS U19 tak melibatkan anak-anak Medan dan sekitarnya untuk mengikuti seleksi U19, padahal sebagaimana biasanya management PSMS itu mengundang klub anggota PSMS untuk mengirimkan pemain pemain U19.

“Kebiasaan seperti sebelumnya pemain yang ikut seleksi tersebut dapat rekomendasi dari klub anggota PSMS ditambah lagi dari diluar klub anggota PSMS sesuai kriteria tim seleksi”, kata Sari Azhar Tanjung

Pria yang pernah membela psms Medan menyatakan PSMS tidak lepas dari peran klub yang membesarkan nama PSMS. Untuk itu management PSMS jangan sesuka hati saja mengotak ngatik PSMS yang juga dimiliki masyarakat Medan dan Sumut

“Klub anggota PSMS pada saat ini masih tetap pemilik PSMS sesuai dengan AD/RT. Oleh karena itu setiap yang membawa nama PSMS selama ini harus dapat rekomendasi dari klub anggota PSMS. Herannya baru kurang lebih 10 tahun inilah PSMS itu dikotak katik oleh oknum yang seolah olah memiliki PSMS. Kami klub anggota PSMS sangat menyayangkan bagaimana PSMS tak berprestasi dan naik turun terus didalam liga belakangan ini. Kenapa? Ini tidak lain karena managemen tidak menghargai klub anggota PSMS yang mana selalu dikecilkan bahkan ditiadakan seolah olah PSMS itu tidak ada berasal dari klub dia berdiri sendiri.

Apabila PSMS mau sukses coba management itu harus duduk sama dgn anggota klub psms,bicarakan bagaimana untuk kedepannya agar PSMS ini tidak terganjalkan prestasinya untuk kedepan. Kita tidak tau kenapa terus begini nasib PSMS karena sepak bola disamping teknis non teknispun harus kita lihat juga”, ujarnya

Herannya baru kurang lebih 10 tahun inilah PSMS itu dikotak katik oleh oknum yang seolah olah memiliki PSMS.

Harus nya juga management menghargai para pendiri pengurus pemain PSMS era era terdahulu sebelum sistim sepak bola ini berbentuk profesional karena PSMS ini punya nama dan disegani di Indonesia sebelum liga berputar.

Sebelum nya Presiden Direktur PSMS Medan, Fendi Jonathan, menegaskan bahwa pemilihan pemain murni berdasarkan kualitas teknis dan kesiapan di lapangan. Menurutnya, tim pelatih memilih mereka yang paling siap mengingat waktu persiapan yang sangat mepet. Ia juga meluruskan bahwa banyak talenta muda asli Medan yang tidak bisa memperkuat tim EPA karena sudah terdaftar di kompetisi Liga 3.

Manajemen PSMS menegaskan keikutsertaan tahun ini lebih bersifat pemenuhan kewajiban kompetisi tanpa memasang target muluk-muluk. Fendi menyebut pihaknya baru akan merancang program pembinaan infrastruktur yang lebih matang, termasuk mes dan fasilitas latihan, pada musim depan jika kondisi Liga 2 sudah stabil dan target promosi ke Liga 1 semakin jelas. Untuk musim ini, target realistis hanyalah lolos dari fase grup.

” Kalau tak punya target kenapa harus pemain luar Sumut. Ini mengherankan, membawa nama PSMS tetapi anak daerah asal PSMS tidak ada mengisi untuk pemain pemain usia 19 sangat di sayangkan”, timpal Sunarto Fajar

  • Penulis: Syawal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tengku Harfansyah Kecam Rekruitmen Tenaga Kerja TA 2026 Di Pertamina Dumai, Diduga Ada Kongkalikong

    Tengku Harfansyah Kecam Rekruitmen Tenaga Kerja TA 2026 Di Pertamina Dumai, Diduga Ada Kongkalikong

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Jarrakpos.Com DUMAI – Panglima Bungsu Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kecamatan Dumai Timur, Tengku Harfansyah, melontarkan pernyataan keras kepada pihak Pertamina RU II Dumai terkait proses penerimaan tenaga kerja Turn Around (TA) 2026.(08/03/26) Tengku Harfansyah menegaskan bahwa proses penerimaan tenaga kerja harus dilakukan secara transparan, jujur, dan tanpa praktik kecurangan. Ia juga meminta agar pihak […]

  • Gubernur Helmi Hasan Lantik Riduan Jadi Komisaris Independen Bank Bengkulu Periode 2025–2029

    Gubernur Helmi Hasan Lantik Riduan Jadi Komisaris Independen Bank Bengkulu Periode 2025–2029

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 593
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Struktur pengawasan Bank Bengkulu semakin diperkuat. Gubernur Helmi Hasan secara resmi melantik Riduan sebagai Komisaris Independen Bank Bengkulu periode 2025–2029. Pelantikan berlangsung di Aula Moechtar Azehari, Graha Bank Bengkulu, Senin (20/10/2025). Pelantikan ini dilaksanakan setelah terbitnya salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor KEPR-159/D.03/2025 tanggal 24 September 2025 tentang hasil […]

  • Terus Raih Prestasi, BNNK Kuningan Raih Juara 1 KPPN Awards 2025

    Terus Raih Prestasi, BNNK Kuningan Raih Juara 1 KPPN Awards 2025

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 207
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Kinerja konsisten dan tata kelola anggaran yang akuntabel kembali mengantarkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuningan meraih Juara 1 Satuan Kerja dengan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Terbaik Tahun 2025, penghargaan yang diberikan oleh KPPN Kuningan pada 28 Januari 2025 di Grand Asmarandana Ballroom, Grand Cordela Hotel AS Putra Kuningan. Kepala BNNK Kuningan, […]

  • Kesehatan Jadi Fondasi Pembangunan NTT, Melki Laka Lena Tekankan Percepatan Penurunan Stunting

    Kesehatan Jadi Fondasi Pembangunan NTT, Melki Laka Lena Tekankan Percepatan Penurunan Stunting

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 13
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat sektor kesehatan sebagai salah satu fondasi utama pembangunan daerah. Percepatan penurunan stunting, penguatan layanan kesehatan dasar, hingga pengendalian penyakit menular menjadi perhatian dalam arah pembangunan NTT. Hal tersebut disampaikan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat menyampaikan Pidato Pembangunan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan […]

  • Argentina vs Swiss, Yomi: Diatas Kertas La Albiceleste Unggul

    Argentina vs Swiss, Yomi: Diatas Kertas La Albiceleste Unggul

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Medan – Argentina akan menghadapi Swiss pada perempat final Piala Dunia 2026. Duel ini dijadwalkan berlangsung di Kansas City, Amerika Serikat, pada Sabtu malam, 11 Juli 2026 waktu setempat, atau Minggu pagi, 12 Juli 2026 waktu Indonesia. Di atas kertas, Argentina jelas lebih diunggulkan. Status juara bertahan, skuad bertabur pemain bintang, dan keberadaan Lionel Messi […]

  • Pelaku Pembacokan di Magelang Berhasil Diringkus Polisi

    Pelaku Pembacokan di Magelang Berhasil Diringkus Polisi

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 206
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Seorang pria ditangkap Resmob Polresta Magelang dan Reskrim Polsek Mertoyudan karena melakukan pembacokan. Polisi menyebut pembacokan itu dipicu oleh kesalahpahaman. Dugaan penganiayaan tersebut terjadi di Pandansari, Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Mertoyudan, pada Senin (18/5) sekitar pukul 22.45 WIB. Korban berinisial AMA (33) warga Sumberrejo, Mertoyudan. Pelaku pembacokan diketahui berinisial SBN (31), warga Kelurahan Rejowinangun […]

expand_less