Cakrabuana Karnaval: Sinergi UMKM dan Budaya Lokal Dongkrak Ekonomi Cirebon
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON , JARRAKPOS.COM – Kabupaten Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memadukan pelestarian budaya dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Melalui acara Cakrabuana Karnaval, UMKM Cakrabuana berhasil menghadirkan kolaborasi strategis bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Koperasi dan UKM. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (13/08) di Pendopo Bupati Cirebon ini menjadi bukti nyata bahwa seni tradisi dan ekonomi kreatif dapat tumbuh beriringan.
Ketua UMKM Cakrabuana Kabupaten Cirebon, Gus Idrus, menegaskan bahwa karnaval ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan upaya serius untuk menjaga warisan leluhur sekaligus menghidupkan roda perekonomian warga. “Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni tradisional serta menjaga Tari Topeng Cirebon agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.
Rangkaian acara dikemas secara apik untuk melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Perlombaan Tari Topeng Cirebon menjadi sorotan utama, menampilkan kreativitas peserta yang tetap memegang teguh pakem tradisi. Selain itu, lomba tumpeng juga digelar sebagai wujud apresiasi terhadap kekayaan kuliner lokal dan nilai gotong royong yang masih kental di masyarakat Cirebon.
Dari sisi ekonomi, pameran produk unggulan UMKM memberikan panggung bagi pelaku usaha lokal untuk memamerkan hasil karya mereka. Kehadiran produk-produk inovatif ini diharapkan dapat memperluas jaringan pasar dan meningkatkan daya saing UMKM Cirebon di tingkat regional maupun nasional.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Cirebon, Alex Heriawan, menekankan pentingnya keberlanjutan ekosistem usaha mikro pasca-event. “Cakrabuana Karnaval bukan hanya soal kemeriahan sesaat, tetapi harus menjadi pintu masuk bagi UMKM kita untuk naik kelas. Kami akan memastikan bahwa eksposur dari kegiatan ini diikuti dengan pendampingan akses permodalan, digitalisasi pemasaran, dan standardisasi produk agar para pelaku usaha benar-benar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon, Fajar Sutrisno, S.Si, menyambut baik inisiatif ini. Ia menekankan bahwa pelestarian identitas budaya adalah fondasi penting dalam pembangunan daerah. “Kegiatan ini tidak hanya menggerakkan roda perekonomian, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga identitas budaya Cirebon agar tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi mendatang,” tandasnya.
Kolaborasi lintas sektor melalui Cakrabuana Karnaval ini dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berbasis kearifan lokal. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan antusiasme masyarakat, kegiatan ini diproyeksikan akan terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang produktif dan bermanfaat bagi kemajuan Kabupaten Cirebon.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar