BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Gencarkan Perlindungan Pekerja Informal, Komunitas Ojol Bengkulu Tengah Jadi Sasaran Sosialisasi
- account_circle Sepriyanita
- calendar_month Senin, 29 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bengkulu Tengah,Jarrakpos.com
– Upaya memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal terus dilakukan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu. Kali ini, sosialisasi menyasar komunitas pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Bengkulu Tengah sebagai bagian dari komitmen memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja.
Kegiatan tersebut diikuti puluhan pengemudi ojek online yang antusias mendapatkan informasi terkait berbagai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan. Para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja yang sehari-hari beraktivitas di jalan dan memiliki tingkat risiko kerja yang cukup tinggi.
Dalam sosialisasi itu, BPJS Ketenagakerjaan memaparkan sejumlah program unggulan, di antaranya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang dapat diikuti oleh pekerja sektor Bukan Penerima Upah (BPU), termasuk para pengemudi ojek online.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu, Ferama Putri, mengatakan bahwa pekerja informal saat ini memiliki peran penting dalam mendorong perekonomian daerah, sehingga sudah seharusnya mendapatkan perlindungan jaminan sosial yang memadai.
“Pengemudi ojek online setiap hari menghadapi berbagai risiko saat bekerja di jalan. Karena itu, kehadiran BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan perlindungan bagi para pekerja maupun keluarga mereka apabila terjadi risiko kerja,” ujar Ferama.
Menurutnya, dengan iuran yang relatif terjangkau, peserta dapat memperoleh manfaat perlindungan yang besar, mulai dari biaya perawatan akibat kecelakaan kerja hingga santunan kematian bagi ahli waris.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi dialog interaktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi langsung mengenai tata cara pendaftaran, besaran iuran, serta mekanisme pengajuan klaim apabila terjadi risiko selama bekerja.
Ferama menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai komunitas pekerja informal guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami berharap semakin banyak pengemudi ojek online yang menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Dengan perlindungan ini, para pekerja dapat menjalankan aktivitasnya dengan lebih tenang dan produktif,” tambahnya.
Sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat, BPJS Ketenagakerjaan juga membuka layanan pendampingan pendaftaran di lokasi kegiatan bagi anggota komunitas yang ingin segera bergabung menjadi peserta.
Melalui sosialisasi ini, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu optimistis cakupan kepesertaan pekerja informal, khususnya pengemudi ojek online di Bengkulu Tengah, akan terus meningkat sehingga perlindungan jaminan sosial dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat pekerja.
- Penulis: Sepriyanita




Saat ini belum ada komentar