Babinsa Koramil di Tempuran Ditemukan Meninggal Tak Wajar
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month 36 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Kematian mendadak seorang prajurit TNI Angkatan Darat yang bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 22/Tempuran menyisakan tanda tanya.
Korban ditemukan tidak bernyawa oleh warga di area lahan pembibitan tanaman buah Dusun Sempu, Desa Tanggulrejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Jumat (24/7) sekitar pukul 08.00 WIB.
Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0705/Magelang, Letkol Inf Satrio Budi Bowo Leksono, memastikan insiden tersebut tengah diselidiki secara intensif oleh aparat gabungan TNI dan kepolisian.
Pihaknya meminta seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri dan tidak berspekulasi mengenai penyebab pasti melayangnya nyawa korban sebelum ada hasil resmi.
“Sampai saat ini saya juga belum tahu apa yang menyebabkan anggota kami meninggal. Mohon rekan-rekan ikut mendoakan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Satrio, Sabtu (25/7/2026).
Perwira menengah yang baru saja menerima tongkat komando dari Letkol Inf Afrizal Rakhman itu menegaskan, seluruh jajarannya saat ini sedang berkabung. Oleh karena itu, markas meniadakan segala bentuk eforia guna menghormati pengabdian mendiang semasa hidup.
“Yang terbaik, tentunya kita semua berbelasungkawa. Mudah-mudahan almarhum diterima di sisi Allah,” tutur dia.
Terkait desas-desus di tengah masyarakat yang mengaitkan kematian prajurit kelahiran Magelang, 16 Oktober 1988 itu dengan persoalan pribadi, Satrio kembali menegaskan bahwa tim di lapangan masih terus bekerja mengumpulkan bukti.
Pihak kesatuan, lanjutnya, sama sekali belum memperoleh kesimpulan akhir.
Editor: Feri
- Penulis: Feri Taufiandi




Saat ini belum ada komentar