Askab PSSI Rote Ndao Sebut Usman Husin Cup Konsisten Lahirkan Talenta Muda, Banyak Pemain Perkuat Perserond
- account_circle Mario
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Turnamen sepak bola Usman Husin Cup dinilai memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan sepak bola di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain menjadi ajang kompetisi antarklub, turnamen yang kini memasuki edisi ketiga itu juga menjadi wadah bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, hingga mempersiapkan diri memperkuat tim Perserond Rote Ndao.
Sekretaris Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Rote Ndao, Jacobias Denfer Pingak, ( Defers Pingak) mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Usman Husin Cup. Menurutnya, turnamen tersebut telah ikut melahirkan sejumlah talenta muda yang kemudian mendapat kesempatan memperkuat Perserond Rote Ndao.
“Menurut saya, Usman Husin Cup ini digelar dengan sangat konsisten. Kita sudah melihat hasilnya, karena turnamen ini telah melahirkan banyak bibit pemain muda untuk Rote Ndao. Bahkan, pemain-pemain muda yang lahir melalui Usman Husin Cup sudah banyak yang memperkuat Perserond,” ujar Defers Pingak, (21/10/2026).
Ia menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPR RI, Usman Husin, yang dinilainya telah memberikan dukungan bagi pengembangan talenta sepak bola di daerah tersebut.
Defers menjelaskan, pembinaan sepak bola di Rote Ndao masih menghadapi keterbatasan. Dalam situasi itu, kehadiran Usman Husin Cup menjadi ruang penting bagi para pemain muda untuk memperoleh pengalaman dan jam terbang yang tidak selalu mereka dapatkan dalam aktivitas latihan bersama klub.
Menurutnya, kemampuan teknis saja tidak cukup untuk membentuk seorang pemain yang siap bersaing. Pengalaman menghadapi lawan, memahami dinamika pertandingan, serta menjaga mental saat berada di lapangan juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan.
“Di Rote Ndao, kita tahu pembinaan sepak bola masih minim. Melalui Usman Husin Cup, sepak bola kembali digiatkan. Banyak pemain muda yang sebelumnya belum memiliki pengalaman dan jam terbang, tetapi lewat turnamen ini mereka mendapat kesempatan bermain. Jadi, ketika nantinya dipanggil untuk memperkuat Perserond, mereka sudah lebih siap,” jelasnya.
Bagi Defers, manfaat turnamen ini tidak hanya dirasakan oleh klub-klub yang berlaga. Keterlibatan tim dari berbagai wilayah juga menunjukkan bahwa Usman Husin Cup mampu mengakomodasi minat masyarakat terhadap sepak bola sekaligus mempertemukan pemain dari berbagai kecamatan di Rote Ndao.
Ia menilai penyelenggaraan edisi ketiga ini juga menunjukkan bahwa panitia semakin berpengalaman dan profesional dalam mengelola kompetisi. Pengalaman dari pelaksanaan sebelumnya menjadi modal penting untuk menjaga keberlangsungan turnamen tersebut.
Karena itu, Defers berharap Usman Husin Cup tidak berhenti pada edisi ketiga, tetapi dapat terus dilaksanakan hingga edisi berikutnya.
“Kami berharap Usman Husin Cup bisa terus digelar sampai edisi keempat dan seterusnya. Turnamen ini mengakomodasi berbagai kalangan masyarakat. Hampir semua kecamatan memiliki perwakilan. Dari sisi kepanitiaan, kami juga melihat penyelenggara semakin profesional karena sudah memiliki pengalaman dari turnamen-turnamen sebelumnya,” katanya.
Di balik apresiasinya terhadap pelaksanaan Usman Husin Cup, Defers juga menyampaikan harapan agar dukungan terhadap sepak bola Rote Ndao dapat berlanjut pada pembinaan rutin di tingkat klub.
Ia mengusulkan agar klub-klub peserta memperoleh dukungan fasilitas latihan, khususnya bola sepak, sehingga para pemain dapat berlatih lebih giat dan menjaga kemampuan mereka meskipun turnamen telah berakhir.
Sebagai langkah awal, ia berharap bantuan tersebut setidaknya dapat diberikan kepada klub-klub yang berhasil melaju ke babak 16 besar atau delapan besar. Dengan demikian, semangat kompetisi yang tumbuh selama turnamen dapat berlanjut menjadi latihan dan pembinaan yang lebih terarah di masing-masing klub.
“Kami juga mengusulkan agar pembinaan ini terus berlanjut. Minimal, klub-klub yang lolos ke babak 16 besar atau delapan besar bisa dibantu dengan fasilitas bola agar mereka lebih giat berlatih di klub masing-masing,” ungkapnya.
Melalui Usman Husin Cup III, harapan terhadap lahirnya pemain-pemain muda berkualitas kembali mendapat ruang. Lebih dari sekadar perebutan piala bergilir, turnamen ini menjadi kesempatan bagi talenta lokal untuk menambah pengalaman, memperkuat klub, dan mempersiapkan diri membawa nama Rote Ndao melalui Perserond.
Untuk diketahui, Sebanyak 48 tim sepak bola ambil bagian dalam Turnamen Usman Husin Cup III Tahun 2026 di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.
Turnamen ini resmi dibuka pada Senin, 19 Oktober 2026, oleh Kapolres Rote Ndao, AKBP Henry Eko Irawan, S.I.K., dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Christian Nehemia Dillak, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain.***
- Penulis: Mario





Saat ini belum ada komentar