Menkum Supratman Tutup Kongres XXIV INI, Irfan Ardiansyah Terpilih Sebagai Ketum PP INI Periode 2026-2030
- account_circle Ghana
- calendar_month 1 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

SEMARANG, Jarrakpos.com — Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, secara resmi menutup Kongres XXIV Ikatan Notaris Indonesia (INI) yang dihelat di Padma Hotel Semarang pada Jumat (23/10/2026). Rangkaian kongres yang berlangsung sejak 21 Oktober 2026 tersebut sukses menetapkan Irfan Ardiansyah sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat INI (PP INI) periode 2026–2030, serta membentuk jajaran Dewan Kehormatan Pusat (DKP) INI yang baru.
Acara penutupan ini dikemas melalui agenda khusus Kementerian Hukum RI bertajuk “PASTI ADA SOLUSI” (PAS). Sesi pembekalan materi PAS dihadirkan sebagai langkah konkret pemerintah dalam memberikan arahan strategis, memastikan kepastian hukum, serta menjawab berbagai tantangan organisasi pasca-putusan kasasi Mahkamah Agung.
Dalam arahannya, Menkum Supratman menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang dikeluarkan kementeriannya selalu didasarkan pada analisis berbasis bukti (evidence-based policy), bukan atas dasar kepentingan pribadi maupun subjektivitas pejabat.

”Sejak saya jadi Menteri Hukum, tidak ada satu pun kebijakan yang saya keluarkan dalam bentuk peraturan menteri suka-suka menteri. Semua didasarkan atas analisis kebijakan. Setiap kebijakan harus diuji dan dilandasi dokumentasi analisis kebijakan berbasis bukti,” tegas Supratman di hadapan lebih dari 2.500 kader INI yang hadir.
Dorong Digitalisasi E-Notary dan Keamanan Data
Pada kesempatan tersebut, Menkum menyambut positif dukungan anggota INI terhadap implementasi E-Notary. Pengembangan sistem digital ini dirancang untuk membantu notaris mengelola protokol secara efisien serta mendongkrak keamanan profesi melalui teknologi face recognition demi mencegah penyalahgunaan akun oleh biro jasa.
Pemanfaatan Big Data: Digitalisasi ini dinilai krusial bagi pemerintah guna menghadirkan big data yang akurat sebagai fondasi perumusan kebijakan di masa depan.
Integrasi Lintas Kementerian: Kementerian Hukum kini tengah membangun sistem terintegrasi yang mempermudah akses layanan secara cepat, seperti menghubungkan pengesahan badan hukum langsung dengan sistem administrasi perpajakan.
Pengingat Integrasi dan Pengawasan Fidusia
Selain transformasi digital, Supratman mengingatkan para notaris agar senantiasa menjaga integritas tinggi sebagai pejabat umum. Ia menekankan pentingnya kepatuhan mutlak dalam penerbitan sertifikat fidusia dengan menerapkan prinsip satu objek satu sertifikat.
Kementerian Hukum juga berkomitmen memperketat pengawasan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) fidusia guna mencegah potensi kerugian negara.
”Yang paling penting di antara teman-teman semua, supaya jangan terhantui dengan kasus-kasus hukum, integritas itu menjadi modal utama bagi kita semua. Teman-teman sebagai pejabat umum, kami sebagai pejabat negara,” ujar Supratman.
Guna memperkuat koordinasi, Menkum turut meminta PP INI menunjuk Liaison Officer (LO) khusus yang dapat berkomunikasi langsung dengan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU). Langkah ini diambil agar kendala layanan maupun pengaduan anggota dapat ditindaklanjuti secara cepat.

Komitmen Ketua Umum Terpilih
Sementara itu, Ketua Umum PP INI terpilih, Irfan Ardiansyah, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kongres yang mengusung tema “Dari Rumah Kita untuk Indonesia Membangun Keberlangsungan Organisasi untuk Kemajuan dan Kebersamaan Seluruh Anggota demi Tercapainya Indonesia Emas”.
”Kami sayang dan cinta organisasi ini. Kami membutuhkan rumah ini untuk menyerap aspirasi dari daerah karena wadah INI hanya satu. Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi dan mendukung penuh inovasi layanan kenotariatan Kementerian Hukum seperti E-Notary,” ungkap Irfan.
Kehadiran Pejabat Tinggi Negara
Penutupan Kongres XXIV INI ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi Kementerian Hukum, di antaranya:
Inspektur Jenderal R.Z. Panca Putra Simanjuntak, Direktur Jenderal AHU Widodo, Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Hermansyah Siregar, Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah Heni Susila Wardoyo, Serta para pengurus wilayah INI dari seluruh penjuru Indonesia. (Agh@N)
- Penulis: Ghana





Saat ini belum ada komentar