Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Kadistan NTT Sebut 24,55 Ton Benih Jagung Hibrida yang Disalurkan Usman Husin di Kabupaten Kupang Potensi Hasilkan 10 Ton per Hektare

Kadistan NTT Sebut 24,55 Ton Benih Jagung Hibrida yang Disalurkan Usman Husin di Kabupaten Kupang Potensi Hasilkan 10 Ton per Hektare

  • account_circle Mario
  • calendar_month 34 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Dari pagi hingga larut malam, upaya menjangkau petani dan memastikan bantuan pertanian tersalurkan terus dilakukan Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin. Selama tiga hari, Rabu hingga Jumat, 14–16 Oktober 2026, sebanyak 24,55 ton benih jagung hibrida disalurkan untuk mendukung petani di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menghadapi musim tanam pertama (MT I).

Bantuan tersebut menjangkau sejumlah kelompok tani di Oebelo serta petani di Kecamatan Kupang Barat, Nekamese, Fatuleu, Amabi Oefeto Timur, hingga Amarasi Timur. Bagi petani, benih bukan sekadar bantuan yang diterima, melainkan modal awal untuk kembali mengolah lahan, menanam harapan, dan mengupayakan hasil panen bagi keluarga.

Di balik penyaluran itu, ada potensi besar yang dapat dikembangkan. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Billy Oemboe Wanda, menyebut jagung hibrida berpotensi menghasilkan 7–10 ton per hektare apabila didukung pemupukan yang baik, kondisi lahan yang sesuai, ketersediaan air, serta penanganan hama dan penyakit tanaman.

Potensi tersebut menjadi peluang bagi petani Kabupaten Kupang untuk meningkatkan produktivitas lahan. Namun, hasil panen yang optimal tetap membutuhkan pengelolaan pertanian yang tepat dan dukungan sarana produksi yang memadai.

Tiga Hari Menjangkau Petani

Penyaluran benih jagung hibrida berlangsung selama tiga hari dengan jumlah bantuan yang berbeda pada setiap tahap.

Pada Rabu, 14 Oktober 2026, sebanyak 3,5 ton benih jagung hibrida super disalurkan kepada 12 kelompok tani di Oebelo.

Penyaluran berlanjut pada Kamis, 15 Oktober 2026. Sebanyak 12 ton benih jagung hibrida diberikan untuk mendukung petani di Kecamatan Kupang Barat dan Nekamese.

Sehari kemudian, Jumat, 16 Oktober 2026, bantuan kembali menjangkau petani di Kecamatan Fatuleu, Amabi Oefeto Timur, dan Amarasi Timur dengan total 9,05 ton.

Jika digabungkan, jumlah benih yang disalurkan selama tiga hari mencapai 24,55 ton. Bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung persiapan petani menghadapi musim tanam pertama, saat pengolahan lahan dan ketersediaan benih menjadi bagian penting dalam memulai kegiatan pertanian.

Penyaluran dari satu wilayah ke wilayah lainnya juga menjadi kesempatan untuk melihat kebutuhan petani secara lebih dekat. Sebab, kebutuhan di lapangan tidak selalu berhenti pada benih, tetapi juga mencakup pengolahan lahan, air, pupuk, perawatan tanaman, hingga alat dan mesin pertanian.

Kadistan NTT Ungkap Potensi Jagung Hibrida Kualitas Super

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Billy Oemboe Wanda, menjelaskan bahwa kebutuhan benih jagung hibrida untuk satu hektare lahan sekitar 15 kilogram.

Dengan pemupukan yang baik, jagung hibrida berpotensi menghasilkan 7–10 ton per hektare. Meski demikian, hasil aktual sangat dipengaruhi kondisi lahan, ketersediaan air, dan penanganan hama serta penyakit tanaman.

Keterangan tersebut menunjukkan bahwa benih berkualitas merupakan salah satu unsur penting dalam meningkatkan produksi, tetapi bukan satu-satunya penentu keberhasilan panen.

Dengan kebutuhan sekitar 15 kilogram benih per hektare, total 24,55 ton secara teoritis setara dengan kebutuhan benih untuk sekitar 1.636 hektare lahan. Perhitungan ini merupakan estimasi berdasarkan takaran benih, bukan data pasti luas lahan yang akan ditanami oleh kelompok penerima.

Artinya 24,55 ton benih jagung hibrida berpotensi mendukung penanaman sekitar 1.636,67 hektare lahan, dengan potensi hasil panen sekitar 16.366,67 ton jagung, jika setiap hektare menghasilkan 10 ton.

Potensi produksi 7–10 ton per hektare juga perlu dipahami sebagai kemungkinan hasil dalam kondisi budidaya yang mendukung, bukan jaminan bahwa setiap lahan akan menghasilkan jumlah yang sama.

Karena itu, pemanfaatan benih perlu disertai perencanaan tanam, pemupukan, pengelolaan air, serta pengendalian organisme pengganggu tanaman secara tepat.

Usman Husin: Bantuan Harus Dirasakan Petani

Bagi Usman Husin, perhatian terhadap petani tidak cukup diwujudkan melalui penyaluran bantuan yang hanya tercatat dalam laporan. Bantuan harus sampai kepada kelompok tani yang membutuhkan dan benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian.

Petani memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan, menggerakkan perekonomian daerah, serta menopang kehidupan keluarga. Karena itu, dukungan kepada mereka perlu diarahkan pada kebutuhan nyata yang dapat membantu meningkatkan hasil produksi.

“Bagi saya, membantu petani bukan sekadar menyerahkan bantuan. Yang terpenting adalah bantuan tersebut benar-benar sampai kepada kelompok tani yang membutuhkan dan dimanfaatkan dengan baik. Petani harus mendapat kesempatan untuk mengembangkan lahannya, meningkatkan hasil panen, dan memperbaiki kesejahteraan keluarganya,” ucap Usman Husin.

Ia berharap benih jagung hibrida yang telah disalurkan dapat digunakan sesuai kebutuhan lahan dan rencana tanam masing-masing kelompok tani. Penanaman, pemupukan, perawatan, serta pengelolaan lahan harus dilakukan dengan baik agar potensi benih dapat dimaksimalkan.

Usman juga menekankan pentingnya melihat langsung kondisi petani. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk mengetahui kebutuhan di lapangan sekaligus memastikan bantuan diterima oleh kelompok yang tepat.

“Saya turun langsung supaya bisa mengetahui kondisi petani dan memastikan bantuan ini sampai kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan. Kita ingin bantuan pemerintah memberikan manfaat nyata, bukan hanya tercatat sudah disalurkan,” lanjutnya.

Ia menegaskan, bantuan benih tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas lahan. Harapannya, petani tidak hanya terbantu dalam memulai musim tanam, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh hasil panen yang baik.

Benih sebagai Modal Awal, Bukan Akhir Perjuangan

Bagi petani penerima bantuan, benih menjadi titik awal dari proses panjang menuju panen. Setelah benih ditanam, masih ada pekerjaan yang harus dilakukan: merawat tanaman, memastikan kebutuhan air terpenuhi, memberikan pupuk sesuai kebutuhan, serta mengendalikan hama dan penyakit.

Semua itu membutuhkan tenaga, waktu, biaya, dan ketekunan. Karena itu, bantuan benih dapat meringankan salah satu kebutuhan petani, tetapi keberhasilan produksi tetap memerlukan dukungan yang berkelanjutan.

Usman berpandangan bahwa petani juga membutuhkan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta fasilitas pendukung lainnya. Ketersediaan sarana tersebut diharapkan dapat membantu meringankan pekerjaan, mempercepat pengolahan lahan, dan meningkatkan efisiensi usaha tani.

Di Kabupaten Kupang, penyaluran 24,55 ton benih jagung hibrida menjadi salah satu upaya mendukung petani memasuki musim tanam pertama. Potensi hasil hingga 10 ton per hektare memberikan harapan, tetapi harapan itu perlu dijaga melalui budidaya yang baik dan pendampingan yang berkesinambungan.

Pada akhirnya, keberhasilan bantuan tidak hanya diukur dari jumlah ton benih yang tersalurkan atau banyaknya kelompok yang menerima. Ukuran yang lebih penting adalah bagaimana benih tersebut tumbuh di lahan petani, menghasilkan panen, dan memberi manfaat bagi kehidupan keluarga mereka.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Ramadan 1447 H, Kapolresta Cirebon dan Forkopimda Sidak Dua Pasar, Pastikan Harga Sembako Stabil dan Stok Aman

    Jelang Ramadan 1447 H, Kapolresta Cirebon dan Forkopimda Sidak Dua Pasar, Pastikan Harga Sembako Stabil dan Stok Aman

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 241
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS COM – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Kapolresta Cirebon Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan bahan pokok di dua pasar tradisional, yakni Pasar Sumber dan Pasar Pasalaran, Kabupaten Cirebon. Jumat (13/2/2026). Kegiatan dihadiri Bupati Cirebon Imron, […]

  • BP Batam dan BRIN Memperkuat Riset Ketahanan Sumber Daya Air, Dukung Industri Berkelanjutan

    BP Batam dan BRIN Memperkuat Riset Ketahanan Sumber Daya Air, Dukung Industri Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Batam, Jarrakpos.com |Komitmen Badan Pengusaan (BP) Batam dan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) tentang pemanpaatan teñtang riset dan Inovasi serta pengkajian pembangunan Batam di Gedung B J Habibi Jakarta,Kamis (18/6/2026). Anggota Deputi. Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam. Sudirman Saad mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi upaya penting untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan Batam kedepan,terutama […]

  • Ratusan Warga Ikuti Upacara HUT ke-80 RI di Kecamatan Air Majunto

    Ratusan Warga Ikuti Upacara HUT ke-80 RI di Kecamatan Air Majunto

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 463
    • 0Komentar

    MUKOMUKO, jarrakpos.com – Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Camat Air Majunto, Kabupaten Mukomuko, saat ratusan warga dari berbagai elemen mengikuti upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Minggu pagi (17/8/2025). Upacara tahun ini mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Bertindak sebagai inspektur upacara yakni Camat Air Majunto, Dr. M. Fadly, SSTP., M.Si., […]

  • Prancis vs Maroko, Petra: Duel Seru dan Menarik

    Prancis vs Maroko, Petra: Duel Seru dan Menarik

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Medan – Timnas Prancis dijagokan memetik kemenangan atas Timnas Maroko di babak 8 besar Piala Dunia 2026. Kylian Mbappe akan menjadi penentu untuk Les Bleus. Prancis vs Maroko akan berlangsung di Stadion Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, Jumat (10/7/2026). Laga itu akan kickoff pukul 03.00 WIB atau 04.00 Wita. “Ini duel yang menarik.Kedua tim mengalami perform yang menakjubkan […]

  • Penculikan Anak Perempuan 14 Tahun di Magelang Berhasil Diungkap Polres Magelang Kota

    Penculikan Anak Perempuan 14 Tahun di Magelang Berhasil Diungkap Polres Magelang Kota

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 290
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polres Magelang Kota berhasil ungkap penculikan seorang anak perempuan 14 tahun asal Kota Magelang, Jawa Tengah, yang diculik seorang laki-laki ke Kabupaten Temanggung setelah mereka berkenalan melalui aplikasi kencan Omi. Korban anak juga diperkosa beberapa kali selama hampir sepekan disandera oleh pelaku. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Magelang Kota AKP Iwan Kristiana mengatakan […]

  • Melanjutkan Langkah dari Desa ke Desa, Usman Husin Salurkan 600 Ayam Petelur untuk Peternak Rebeka

    Melanjutkan Langkah dari Desa ke Desa, Usman Husin Salurkan 600 Ayam Petelur untuk Peternak Rebeka

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 325
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Ada harapan di antara suara-suara ayam petelur yang memecah keheningan desa. Kali ini, giliran Desa Rebeka, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, yang merasakan langsung sentuhan aspirasi wakil rakyat. Selasa, 23 Desember 2025, Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin, menyalurkan 600 ekor ayam petelur kepada Kelompok Peternakan Nekabua. […]

expand_less