Pemkab Kuningan Gelar Profiling 3.000 ASN Berbasis Digital, Wabup Tuti Andriani Pantau Langsung di SMKN 3
- account_circle Ghana
- calendar_month 7 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com — Pemerintah Kabupaten Kuningan mengambil langkah progresif dalam memetakan dan mengembangkan potensi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebanyak 3.000 ASN di lingkungan Pemkab Kuningan menjalani kegiatan profiling melalui Penilaian Kompetensi Berbasis Digital.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn., hadir langsung untuk meninjau jalannya proses penilaian tersebut yang dipusatkan di SMKN 3 Kuningan, Minggu (18/10/2026).
Dalam peninjauannya, Wabup Tuti menjelaskan bahwa pelaksanaan asesmen ini dibagi ke dalam beberapa gelombang untuk memenuhi kuota yang telah ditetapkan.
”Kabupaten Kuningan diberikan kesempatan kuota untuk 600 ASN per hari, dengan total keseluruhan mencapai 3.000 ASN. Dan yang pelaksanaan hari ini diikuti oleh 600 ASN,” ujar Tuti di sela-sela pemantauannya.
Fondasi Pengisian Manajemen Talenta dan Sistem Meritokrasi
Lebih lanjut, Wabup Tuti menegaskan bahwa kegiatan profiling ini bukan sekadar evaluasi biasa. Hasil dari penilaian kompetensi berbasis digital tersebut akan menjadi fondasi utama dalam pengisian Manajemen Talenta (MT) di lingkup Pemkab Kuningan.
Langkah ini merupakan wujud komitmen serius pemerintah daerah dalam menerapkan prinsip meritokrasi, menempatkan sumber daya manusia yang tepat pada posisi yang tepat (the right man on the right place). Melalui sistem ini, iklim birokrasi diharapkan menjadi lebih kompetitif dan berorientasi pada kinerja nyata.
”Tentunya bagi peserta yang mengikuti profiling ASN ini, tujuannya adalah untuk pengisian Manajemen Talenta. Di situlah bagaimana kinerja ASN didorong untuk bisa berkompetisi secara sehat dengan ASN lainnya,” tegasnya.
Modernisasi Birokrasi untuk Kualitas Pelayanan Publik
Penerapan profiling berbasis digital ini menandai babak baru modernisasi birokrasi di Kabupaten Kuningan. Dengan pemetaan kompetensi yang akurat dan transparan, setiap ASN diharapkan memiliki ruang yang jelas untuk berkembang, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan kontribusi terbaiknya.
Melalui penguatan Manajemen Talenta ini, Pemkab Kuningan optimis dapat mendongkrak kualitas tata kelola pemerintahan serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin prima dan responsif bagi masyarakat. (Agh@N)
- Penulis: Ghana





Saat ini belum ada komentar