Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » BKD Pacitan Minta ASN Tak Gaduh soal Wacana Pengalihan Gaji ke Himbara

BKD Pacitan Minta ASN Tak Gaduh soal Wacana Pengalihan Gaji ke Himbara

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,Jarrakpos.com-Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pacitan diminta tidak resah menyikapi wacana pengalihan pembayaran gaji dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) ke bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pacitan, Deni Cahyantoro, menegaskan bahwa hingga saat ini rencana tersebut belum memiliki kepastian hukum. Karena itu, ia meminta para ASN tidak menyikapi isu tersebut secara berlebihan sebelum terdapat regulasi yang secara resmi mengatur pelaksanaannya.

“Belum ada kepastian,” terang Deni, Kamis (10/9).

Menurut Deni, pembahasan mengenai pemindahan rekening maupun pengelolaan keuangan daerah tidak dapat dilepaskan dari ketentuan dan kewenangan pemerintah pusat. Termasuk di dalamnya mengenai penunjukan bank yang digunakan sebagai tempat penyimpanan dan pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

Kendati demikian, sampai saat ini RKUD Kabupaten Pacitan masih berada di BPD. Dengan demikian, belum terdapat perubahan mekanisme yang berdampak langsung terhadap sistem pembayaran gaji ASN di daerah tersebut.

“RKUD kita masih di BPD. Jadi jangan ada kegaduhan soal isu pengalihan gaji ASN ke Himbara. Kita tunggu saja payung hukumnya,” jelasnya.

Penegasan tersebut menjadi penting di tengah berkembangnya informasi mengenai kemungkinan pengalihan pengelolaan transaksi keuangan pemerintah daerah kepada bank-bank milik negara.

Bagi ASN, isu tersebut berpotensi menimbulkan kekhawatiran karena menyangkut rekening penerimaan gaji dan mekanisme layanan perbankan yang selama ini digunakan.

Namun, Deni meminta agar informasi yang berkembang tidak dipahami sebagai keputusan yang sudah final. Selama belum ada ketentuan hukum yang menjadi dasar pelaksanaan, pemerintah daerah masih menjalankan mekanisme yang berlaku saat ini.

Secara prinsip, pengelolaan keuangan daerah memang harus berjalan berdasarkan regulasi. Penempatan RKUD, tata kelola penerimaan dan pengeluaran daerah, hingga pembayaran hak pegawai merupakan bagian dari administrasi keuangan negara dan daerah yang memiliki dasar hukum serta prosedur tersendiri.

Karena itu, BKD Pacitan memilih menunggu aturan resmi dari pemerintah pusat sebelum mengambil langkah lebih lanjut. Dengan demikian, setiap perubahan nantinya dapat dilakukan secara tertib, terukur, dan memiliki landasan hukum yang jelas.

Untuk sementara, ASN Pacitan diminta tetap bekerja seperti biasa dan tidak terpengaruh oleh kabar yang belum memiliki kepastian tersebut. Pemerintah daerah memastikan setiap kebijakan yang berdampak terhadap sistem penggajian maupun pengelolaan keuangan daerah akan mengikuti ketentuan resmi yang berlaku.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekitar 20 Siswa Di SDN 13 Buluh Kasab  Dumai Dilarikan ke Rumah Sakit Diduga Keracunan MBG

    Sekitar 20 Siswa Di SDN 13 Buluh Kasab  Dumai Dilarikan ke Rumah Sakit Diduga Keracunan MBG

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 32
    • 0Komentar

    ‎ ‎Dumai- Jarrakpos.com – Sejumlah korban penerima manfaat Menu Makanan Bergizi untuk Sekolah Dasar  dilaporkan mengalami keluhan kesehatan dan sebagian di antaranya telah mendapat perawatan lebih lanjut di RSUD Dumai.13/08/26 ‎ Dugaan keracunan setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di SDN 13 Dumai, kawasan Buluh Kasap. Informasi sementara menyebutkan sekitar […]

  • Kisah Inspiratif Didin: Dari “Magang” di Ciwaru Hingga Menjadi Juragan Tahu Sukses di Timbang

    Kisah Inspiratif Didin: Dari “Magang” di Ciwaru Hingga Menjadi Juragan Tahu Sukses di Timbang

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 392
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Kesuksesan bukanlah buah yang jatuh tiba-tiba dari pohonnya. Ia adalah hasil dari ketekunan, proses belajar yang panjang, dan keberanian untuk memulai. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh Didin (44), seorang pria asal Cangkuang, Kecamatan Kuningan, yang kini memetik manisnya perjuangan sebagai pengusaha tahu sukses. ​Berguru pada Sang Kakak ​Perjalanan Didin tidak dimulai dengan […]

  • Warga City Garden Residence Tuntut Developer Nakal: 10 Tahun Janji Fasum-Fasos Tak Kunjung Terpenuhi

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 695
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Puluhan warga Perumahan City Garden Residence (CGR), Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, kembali menuntut hak mereka atas pemenuhan fasilitas umum (Fasum) dan fasilitas sosial (Fasos) yang hingga kini tak kunjung terealisasi dari pihak pengembang, PT Graha Anugerah Nusantara (GAN). Aksi ini kembali mengemuka setelah warga yang dipimpin oleh Mohamad Arfan dan […]

  • Wali Kota Kupang: Pengentasan Kemiskinan Dimulai dari Pemberdayaan, Program Garuda Jadi Langkah Nyata

    Wali Kota Kupang: Pengentasan Kemiskinan Dimulai dari Pemberdayaan, Program Garuda Jadi Langkah Nyata

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 65
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa upaya mengentaskan kemiskinan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan sosial, tetapi harus dibangun melalui pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Menurutnya, masyarakat perlu didorong agar mampu menciptakan nilai ekonomi secara mandiri sehingga kesejahteraan dapat meningkat secara berkesinambungan. Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengentasan […]

  • Pendaki Gunung Slamet Asal Magelang Ditemukan Meninggal Dunia

    Pendaki Gunung Slamet Asal Magelang Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 357
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Syafiq Ali pelajar yang hilang saat mendaki gunung Slamet ditemukan Meninggal Dunia oleh Timsar setelah 17 hari penuh melakukan pencarian. Sosok Syafiq Ridhan Ali Razan 18 tahun adalah pendaki asal Magelang sekaligus siswa kelas 12 SMAN 5 Magelang. Ia hilang saat mendaki Gunung Slamet pada 27 Desember 2025 dan ditemukan dalam kondisi meninggal […]

  • Pemkab Rohul Turut Berduka Cita

    Pemkab Rohul Turut Berduka Cita

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Pemkab Rohul Turut Berduka Cita

expand_less