Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Warga City Garden Residence Tuntut Developer Nakal: 10 Tahun Janji Fasum-Fasos Tak Kunjung Terpenuhi

Warga City Garden Residence Tuntut Developer Nakal: 10 Tahun Janji Fasum-Fasos Tak Kunjung Terpenuhi

  • account_circle Derry Rachman
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Puluhan warga Perumahan City Garden Residence (CGR), Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, kembali menuntut hak mereka atas pemenuhan fasilitas umum (Fasum) dan fasilitas sosial (Fasos) yang hingga kini tak kunjung terealisasi dari pihak pengembang, PT Graha Anugerah Nusantara (GAN).

Aksi ini kembali mengemuka setelah warga yang dipimpin oleh Mohamad Arfan dan H. Dikdik Kusnandar menggelar audiensi kedua bersama Komisi III DPRD Kota Bandung, Senin (21/10/2025).

Audiensi dipimpin Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bandung, H. Sutaya, serta dihadiri Camat Mandalajati Evy Oktaviyanty, Lurah Jatihandap Heri Nermansyah, dan perwakilan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung.

Janji yang Tak Pernah Ditepati Sejak 2009

Ketua Paguyuban Warga CGR, H. Dikdik Kusnandar, menjelaskan bahwa persoalan bermula sejak kompleks tersebut mulai dihuni pada 2009. Saat itu, pihak pengembang bahkan sudah membangun tahap kedua tanpa pemberitahuan kepada warga tahap pertama, padahal kawasan awal belum diserahterimakan secara resmi.

“PT GAN pernah menjanjikan fasilitas seperti masjid, jogging track, sarana olahraga, hingga area pemakaman. Namun, sampai 2025 sebagian besar belum terealisasi,” ungkap H. Dikdik.

Ia menuturkan, persoalan semakin memanas pada 2017, saat warga memprotes Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) yang dianggap tidak transparan. Dua tahun kemudian, warga melakukan aksi mogok bayar.

Puncaknya terjadi pada 2023, ketika developer menaikkan IPL secara sepihak dari Rp100.000 menjadi Rp150.000 per bulan. “Warga menolak membayar sebelum ada kejelasan soal Fasum dan Fasos,” ujar H. Dikdik.

Pada pertemuan Oktober 2023, warga dan pengembang sempat menyepakati enam poin tuntutan, namun menurut warga hanya dua yang dijalankan. Akibatnya, warga membentuk tim investigasi swakelola untuk menelusuri dugaan penyalahgunaan dana IPL dan pengelolaan fasilitas lingkungan.

Aksi Mogok, Somasi, dan Krisis Kepercayaan

Tensi meningkat pada Juli 2024, ketika warga kembali melakukan aksi mogok bayar kedua dan mengirim somasi resmi kepada PT GAN serta Pemerintah Kota Bandung.

Untuk memperkuat posisi hukum, pada 2025 warga membentuk paguyuban berbadan hukum. Namun konflik makin meruncing menjelang Ramadan 2024, ketika pengembang diduga memutus aliran air bersih ke sejumlah rumah warga.

“Fase pertama ini seharusnya sudah diserahterimakan, tapi hingga 2025 Fasum dan Fasos masih tak jelas, sementara warga terus ditarik iuran,” kata Dikdik.

Selain itu, warga juga mengeluhkan sampah tak terangkut, lampu jalan padam, paving block belum selesai, serta tagihan air membengkak hingga Rp8 juta per rumah. Bahkan, pengembang dituding mengklaim fasilitas yang justru dibangun secara swadaya oleh warga.

Paguyuban Warga CGR berharap DPRD dan Pemkot Bandung segera menindaklanjuti janji penegakan hukum terhadap pengembang.

“Kami hanya menuntut hak kami sesuai aturan dan janji developer. Sudah lebih dari 10 tahun kami menunggu,” tegas Dikdik.

Pemkot dan DPRD Siapkan Langkah Tegas

Sekretaris Dinas DPKP Kota Bandung, Usan Supriatna, menegaskan pihaknya sudah berulang kali memanggil PT GAN untuk klarifikasi, namun tidak pernah direspons.

“Kalau kondisi ini terus berlanjut, kami akan pertimbangkan pencabutan izin atau sanksi tegas. Kasus serupa juga terjadi di 14 lokasi lain milik pengembang yang sama,” kata Usan.

Sementara Camat Mandalajati, Evy Oktaviyanty, menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan warga.

“Kami akan mendorong langkah hukum, bahkan bila perlu mendorong pengambilalihan paksa Fasum dan Fasos melalui surat resmi kepada Wali Kota Bandung,” tegasnya.

Lurah Jatihandap, Heri Nermansyah, juga menyebut pihaknya telah menerima laporan resmi warga terkait IPL sejak awal masa jabatannya.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Bu Camat dan siap membantu penyelesaian, termasuk pembentukan RT/RW baru agar aspirasi warga terserap,” ujarnya.

Dari pihak legislatif, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bandung, H. Sutaya, menegaskan akan segera memanggil manajemen PT GAN dan melakukan kunjungan lapangan.

“Permasalahan ini sudah terlalu lama. Kami akan mencari titik temu dan memastikan pengembang bertanggung jawab,” katanya.

Kasus City Garden Residence menjadi potret lemahnya pengawasan pemerintah terhadap developer perumahan di daerah. Warga menuntut agar pemerintah tidak hanya menjadi mediator, tetapi menegakkan hukum dan melindungi hak konsumen perumahan.***

 

  • Penulis: Derry Rachman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Wali Kota Kupang: Pentas Seni NCIPS Wujud Nyata Pendidikan Karakter Lewat Budaya

    Wakil Wali Kota Kupang: Pentas Seni NCIPS Wujud Nyata Pendidikan Karakter Lewat Budaya

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 454
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., memberikan apresiasi tinggi pada kegiatan Pentas Seni TK dan SD NCIPS Kupang yang berlangsung meriah di Aula El Tari, Sabtu (24/5). Acara tahunan ini mengangkat tema “Melestarikan Kearifan Lokal untuk Generasi Masa Depan”, sebuah pesan kuat tentang pentingnya pendidikan karakter yang berpijak pada budaya. […]

  • Aquatic Gelar Pelatihan Pelatih Dasar Level D, Dorong Prestasi Atlet Kota Medan

    Aquatic Gelar Pelatihan Pelatih Dasar Level D, Dorong Prestasi Atlet Kota Medan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Medan,- Dunia olahraga air di kota Medan kembali menggeliat. Aquatik Kota ini sukses menyelenggarakan Pelatihan Pelatih renang Tingkat Dasar Level D yang berlangsung di Kolam Sapadia Medan pada Sabtu (7/2). Acara ini mendapat sambutan luar biasa dari para pelatih. Terbukti, sebanyak 80 peserta dari berbagai klub Aquatik se- Sumatera Utara Deli Serdang, Medan, bahkan dari […]

  • 328 Siswa Ikuti Uji Sertifikasi Profesi LSP di SMK Negeri 6 Kupang, Siap Bersaing di Dunia Kerja

    328 Siswa Ikuti Uji Sertifikasi Profesi LSP di SMK Negeri 6 Kupang, Siap Bersaing di Dunia Kerja

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 141
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Sebanyak 328 siswa mengikuti Uji Sertifikasi Profesi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) SMK yang dipusatkan di SMK Negeri 6 Kupang pada 7 hingga 11 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, menandai dimulainya rangkaian uji kompetensi […]

  • Gelar RAT Ke-XIX, KSP Ranaka Sejahtera Bersama Tetap Eksis Menuju Digitalisasi: Aset Capai Rp 4,5 Miliar

    Gelar RAT Ke-XIX, KSP Ranaka Sejahtera Bersama Tetap Eksis Menuju Digitalisasi: Aset Capai Rp 4,5 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 1.193
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Ranaka Sejahtera Bersama gelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-XIX. Forum bermartabat ini berlangsung pada Sabtu, 1 Maret 2025 bertempat di Aula Dinas Kominfo Provinsi NTT. Turut hadir dalam momen ini, Ketua Dewan Koperasi Wilayah (Dekopinwil) NTT, Paulus Rante Tadung serta ratusan anggota KSP Ranaka Sejahtera Bersama yang tampak antusias. […]

  • Ribut Dua Kubu Keraton Kartasura

    Ribut Dua Kubu Keraton Kartasura

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    SOLO,JARRAKPOS,COM – Dua kubu di Keraton Kasunanan Surakarta kembali terlibat keributan di depan mata Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada Minggu (18/1/2026). Awalnya Menteri Kebudayaan Fadli Zon hadir dalam sebuah acara Wilujengan di Keraton Kasunanan Surakarta. Usai menteri berpidato, mendadak salah satu Putri Pakubuwono XIII Gusti Kanjeng Ratu Panembahan Timoer Rumbai Kusuma Dewayani berbicara di depan […]

  • FONKACI Dorong Kreativitas dan Karakter Anak Sejak Dini

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 430
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menghadiri Forum Anak Kabupaten Cirebon (FONKACI) yang diselenggarakan oleh TP PKK Kabupaten Cirebon berkolaborasi dengan DPPKBP3A Kabupaten Cirebon di ruang Nyi Mas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon, Selasa (18/2/2025). Hadir pula Kepala dan Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon, […]

expand_less